Kosmetik & Kesehatan

10 Rekomendasi Obat Pereda Nyeri Terbaik

Secara umum, nyeri otot atau myalgia terjadi di satu otot tertentu, namun kemungkinan menjalar ke seluruh bagian tubuh tetap ada. Selain melakukan pemijatan, nyeri otot yang menyiksa bisa diredakan dengan konsumsi obat. Walau tidak dianggap suatu penyakit, Anda tetap dianjurkan meminum obat pereda nyeri otot sebagai pemulih kondisi.

Pada kesempatan ini, PickyBest akan menjelaskan cara memilih obat pereda nyeri terbaik dan rekomendasinya dari merek-merek seperti Salonpas, Counterpain, dan Panadol. Sebelum itu, ketahui dulu penyebab nyeri otot, yuk!

Kenapa Nyeri Otot Terjadi?

Kenapa Nyeri Otot Terjadi

Nyeri otot ditandai dengan rasa kaku, berat, kram, tertarik, atau lemah pada otot. Adapun kondisi-kondisi yang mengakibatkan munculnya nyeri otot antara lain:

  • Melakukan gerakan berulang sewaktu olahraga atau aktivitas lain.
  • Melakukan olahraga dengan teknik yang salah, atau dengan ritme gerakan yang terlalu cepat dan terlalu lama.
  • Postur badan yang buruk, misalnya duduk tidak tegak atau salah posisi ketika mengangkat beban berat.
  • Tidak melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan pendinginan setelahnya.
  • Terjatuh, terbentur, atau kecelakaan.
  • Stres, mengakibatkan terciptanya hormon yang menyulitkan tubuh melawan penyakit.
  • Tubuh mengalami dehidrasi (tak jarang disertai sakit kepala dan kelelahan).
  • Kurang nutrisi dan waktu tidur.

Selain dikarenakan aktivitas fisik berlebihan, nyeri otot dapat juga terjadi akibat sejumlah penyakit atau kondisi medis, contohnya:

  • Rheumatoid arthritis.
  • Fibromyalgia, adalah penyakit yang ditandai nyeri di seluruh tubuh.
  • Sindrom kelelahan kronis (chronic fatigue syndrome).
  • Penyakit tiroid, seperti hipotiroidisme dan hipertiroidisme.
  • Penyakit autoimun, seperti lupus, polimiositis, dan dermatomiositis.
  • Kerusakan pada otot (rhabdomyolisis).
  • Kontraksi otot yang tidak terkontrol (dystonia).
  • Infeksi virus, semisal polio dan flu.
  • Infeksi bakteri, seperti pada penyakit Lyme.
  • Gangguan elektrolit, misalnya hipokalemia (kekurangan kalium).
  • Terjadi penyumbatan aliran darah ke tungkai akibat penyakit arteri perifer.

Nyeri otot ringan dapat ditangani dengan obat. Namun, ketika sewaktu nyeri otot Anda mengalami demam, muncul kemerahan di area nyeri, dan nyeri tidak hilang setelah beberapa hari, menemui dokter adalah langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan.

Cara Memilih Obat Pereda Nyeri Otot

Mari kita bahas poin-poin penting apa saja yang perlu diperhatikan saat mencari obat pereda nyeri terbaik. Check it out!

Pilihlah Berdasarkan Cara Mengonsumsi Obat, Oral atau Topikal?

Obat pereda nyeri terbaik dibedakan menjadi dua bentuk utama, yakni oral (diminum) dan topikal (dioles). Setiap wujud memiliki karakteristik dan tingkat kemudahan yang berbeda. Simak lebih jauh di bagian berikut ini, yuk!

Untuk Obat Oral, Carilah yang Mampu Menghilangkan Nyeri dengan Efek Samping Minimal

Untuk Obat Oral Carilah yang Mampu Menghilangkan Nyeri dengan Efek Samping Minimal

Obat oral merupakan kategori obat yang dikonsumsi dengan cara diminum. Yang tergolong obat oral umumnya berwujud tablet, pil atau kapsul, dan sirop, namun ada pula bentuk bubuk atau puyer yang diseduh bersama air hangat. Berikut jenisnya.

  • Paracetamol. Adalah obat pereda nyeri di banyak titik tubuh, salah satunya untuk otot. Paracetamol sangat umum dijadikan obat untuk mengatasi sakit ringan dan sedang, seperti sakit kepala, keram menstruasi, sakit punggung, sakit gigi, radang sendi, dan demam.
  • Obat anti-inflamasi nonsteroid (OAINS). Disebut juga nonsteroidal anti-inflammatory drugs (NSAIDs), adalah obat nyeri berupa aspirin, naproxen sodium, dan ibuprofen dengan tingkat penghilang nyeri sedang hingga berat. Bisa menimbulkan efek samping mag sehingga harus konsultasi dengan dokter dahulu.
  • Obat opioid. Efeknya kuat dan ampuh, tapi harus didasari resep dokter. Dapat memicu efek samping mual, penurunan kesadaran, dan kecanduan atau ketergantungan.

Selain 3 macam obat tersebut, ada juga obat oral lain berupa

  • Relaksan otot (baclofen, cyclobenzaprine, carisoprodol, eperison)
  • Antidepresan (citalopram, fluoxetine, paroxetine, amtripyline, venlafaxine, duloxetine)
  • Antikonvulsan atau obat untuk meredakan nyeri neuroleptik (gabapentin, carbamazepine, dan pregabalin)

Untuk Obat Topikal, Carilah yang Efektif Meredakan Nyeri Otot tanpa Mengiritasi Kulit

Untuk Obat Topikal Carilah yang Efektif Meredakan Nyeri Otot Tanpa Mengiritasi Kulit

Obat topikal digunakan dengan cara dioles atau dibalurkan pada permukaan area kulit yang nyeri otot. Bentuknya seperti krim, gel, plester (koyo), dan sebagainya. Tergolong lebih praktis dipakai, berikut adalah contoh obatnya:

  • Obat topikal yang mengandung Capsaicin. Biasa berbentuk krim, kandungan capsaicin berfungsi menekan rasa nyeri. Capsaicin mengirimkan sinyal rasa sakit untuk memicu pelepasan hormon endorfin yang berguna menahan rasa sakit. Obat seperti ini menimbulkan rasa panas menyengat di permukaan kulit yang tak semua orang tahan.
  • Obat topikal berupa koyo dingin. Obat jenis ini mengandung natrium diklofenak, unsur pereda nyeri yang tidak menimbulkan rasa panas menyengat, membuat Anda lebih nyaman sewaktu memakainya.
  • Obat topikal dengan efek analgesik. Umumnya berbentuk salep, gel, dan krim. Formula antiinflamasi dan analgesik akan meresap ke dalam kulit, membantu meredakan sakit dengan menghangatkan area yang sakit dan melancarkan sirkulasi darah. Obat oles umumnya mengandung wewangian menyegarkan.

Pengonsumsian obat secara topikal memiliki efek samping berbeda-beda tergantung jenisnya, misalnya koyo yang membuat kulit terasa kasar. Meski demikian, obat oles, plester, atau koyo tempel dianggap lebih aman karena tidak menimbulkan efek samping seperti masalah lambung atau menurunkan kesadaran.

Pilihlah Berdasarkan Cara Kerja Obat, untuk Melemaskan Otot atau Meredakan Nyeri?

Secara garis besar, obat untuk mengatasi nyeri otot bekerja dengan dua cara, yaitu mengendurkan otot yang tegang dan meredakan nyeri dengan mengurangi intensitas rasa sakit. Berikut penjabarannya.

Obat Pelemas Otot: Efektif Mengurangi Gejala Nyeri, namun Menimbulkan Efek Kantuk

Obat Pelemas Otot yang Efektif Mengurangi Gejala Nyeri Namun Menimbulkan Efek Kantuk

Obat pereda nyeri dengan peranan melemaskan otot tegang cukup membantu Anda yang kerap mengalami nyeri berulang karena aktivitas fisik. Salah satu komponen dalam obat jenis ini adalah chlorzoxazone yang efektif meringankan gejala nyeri akut pada otot.

Meski efektif, chlorzoxazone dapat menimbulkan kantuk. Sebagai alternatif, Anda bisa meminum obat berkandungan methocarbamol yang mampu mengobati nyeri otot akibat reaksi saraf berlebihan, seperti kejang otot. Unsur tersebut bertindak langsung menekan reaksi saraf yang membuat rasa sakit perlahan mereda.

Obat Pereda Nyeri: Bekerja Cepat Mengurangi Rasa Sakit, namun Tidak Bereaksi pada Sumber Nyeri

Obat Pereda Nyeri yang Bekerja Cepat Mengurangi Rasa Sakit Namun Tidak Mengatasi Sumber Nyeri

Jika Anda tidak ingin merasakan kantuk setelah mengonsumsi obat, cobalah tipe obat yang diutamakan dengan fungsi meredakan nyeri, bukan melemaskan otot. Obat pereda nyeri semacam ini contohnya adalah analgesik yang termasuk obat antiinflamasi nonsteroid.

Sama halnya dengan ibuprofen dan aspirin, analgesik bertindak mengurangi rasa sakit tanpa membuat kesadaran penggunanya menurun. Kendati demikian, obat analgesik tidak menyembuhkan sumber rasa nyeri, tapi hanya mengurangi rasa nyeri yang timbul.

Gunakanlah obat analgesik hanya saat nyeri otot menjadikan Anda tidak bisa bergerak banyak.

Alternatif Lain: Memilih Obat Herbal Tiongkok

Bisa Juga Memilih Obat Herbal Tiongkok Sebagai Alternatif

Bedanya obat herbal dengan obat sintetis terletak pada bahan baku penyusunnya. Anda bisa mengonsumsi obat herbal Tiongkok sebagai alternatif dari obat on-the-counter yang umumnya mengandung bahan-bahan sintetis.

Obat herbal Tiongkok biasanya mengandalkan ekstrak daun, batang, dan bagian lain pada tumbuhan, termasuk buah dengan efek kerja yang disesuaikan dengan kondisi.

Apabila Anda bermaksud membeli obat-obatan herbal Tiongkok atau obat Cina, pilihlah obat yang diproduksi oleh brand ternama agar lebih terjamin kualitasnya.

10 Rekomendasi Obat Pereda Nyeri Terbaik

Kami telah me-review sepuluh obat pereda nyeri terbaik dari berbagai merek. Tertarik membeli salah satunya? Berikut kami telah siapkan list-nya. Selamat memilih!

1. Neo Rheumacyl

Neo Rheumacyl

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Mengandung kombinasi properti pereda nyeri dan antiinflamasi

Disertai atau tanpa disertai demam, Neo Rheumacyl berperan aktif mengobati nyeri otot. Tablet berbahan utama paracetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg per tabletnya ini bertindak sebagai properti painkiller, sangat bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri pada otot dan sendi.

Tidak hanya berfungsi meredakan nyeri otot dan sendi, obat pereda nyeri terbaik ini dapat pula mengatasi sakit gigi, nyeri haid, dan sakit kepala. Neo Rheumacyl tergolong tidak sering menimbulkan efek samping, namun pastikan Anda mencermatinya lagi di kemasan, ya!

Jenis Obat oral (tablet)
Komposisi Ibuprofen, Paracetamol
Dosis 1 tablet setiap 4-6 jam atau 3-4 x sehari bila diperlukan
Kisaran harga Rp7.950
Isi 20 tablet

2. Tong Mai Dan

Tong Mai Dan

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Tanpa bahan kimia, ramuan tradisional ini dapat Anda konsumsi dengan tenang

Tong Mai Dan adalah obat herbal Tiongkok untuk mengatasi nyeri otot produksi Tongsheng Pharmaceutical. Berbagai keluhan mampu ditangani obat pereda nyeri terbaik ini, mulai dari sakit urat, nyeri otot, dan sakit pinggang.

Mengonsumsi ramuan herbal Cina ini ikut meningkatkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Pasalnya, Tong Mai Dan bekerja pula melancarkan peredaran darah. Obat herbal berikut ini dapat menjadi solusi praktis untuk Anda yang ingin meredakan nyeri tak tertahankan sesegera mungkin.

Jenis Obat oral (kapsul) Tiongkok
Komposisi Cordyceps, Ganoderma, Coinu Ceni Pantotrichum, Ginseng, Rhizoma gastrodiae, dll
Dosis Dewasa 3 x per hari @3 kapsul
Kisaran harga Rp33.000
Isi 48 kapsul

3. Oskadon SP

Oskadon SP

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Kembalikan semangat Anda tanpa diganggu nyeri otot

Oskadon SP dijual secara bebas karena jarang sekali menimbulkan efek samping. Dirancang khusus sebagai terapi komplementer untuk mengurangi nyeri dan peradangan, obat pereda nyeri terbaik ini akan membantu Anda kembali bugar menjalani hari dengan penuh semangat.

Oskadon SP telah teregistrasi dalam Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Walau minim efek samping, tetaplah mematuhi dosis dan aturan penggunaan agar terhindar dari risiko seperti kerusakan hati, gangguan saluran cerna, dan efek samping lainnya.

Jenis Obat oral (tablet)
Komposisi Ibuprofen, Paracetamol
Dosis Dewasa: 3-4 x per hari @1 tablet
Kisaran harga Rp2.000
Isi 4 tablet

4. Counterpain Analgesic Balm Cream

Counterpain Analgesic Balm Cream

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Krim oles yang tidak berminyak, tanpa noda, dan cepat menyerap

Counterpain mengirimkan rasa hangat yang bekerja cepat meredakan nyeri otot. Tergolong obat pereda nyeri topikal, produk ini menjauhkan Anda dari risiko gangguan pencernaan atau masalah internal tubuh lainnya.

Untuk menambah kenyamanan, obat pereda nyeri terbaik yang banyak dipakai atlet olahraga ini tidak berminyak dan meninggalkan noda di permukaan kulit.

Jenis Obat topikal (krim/balm)
Komposisi Methyl Salicylate, Menthol, Eugenol
Dosis 1-3 x per hari
Kisaran harga Rp123.500
Isi 120 gr

5. Salonpas Pain Relief Patch

Salonpas Pain Relief Patch

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Koyo pereda nyeri yang tipis dan lentur. Nyaman dipakai!

Hisamitsu Pharma Indonesia menawarkan banyak pilihan koyo untuk meredakan nyeri otot. Apabila Anda menginginkan efek treatment yang bertahan hingga 8 jam, cobalah varian Pain Relief Patch yang melancarkan aliran darah serta melemaskan otot dan sendi yang sakit.

Cukup ditempelkan ke area yang sakit, sensasi panasnya mengendurkan ketegangan pada jaringan otot dan sendi. Setiap helai obat pereda nyeri terbaik ini dibuat tipis dan lentur untuk meningkatkan kenyamanan, bahkan Anda nyaris seperti tidak sedang menempelkan apapun di kulit.

Jenis Obat topikal (koyo)
Komposisi Metilsalisilat, Menthol
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 3-4 x per hari

Anak < 12 tahun: konsultasikan ke dokter

Kisaran harga Rp15.700
Isi 3 lembar

6. Balsem Otot Geliga Muscular Balm

Balsem Otot Geliga Muscular Balm

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Balsam pereda nyeri yang ideal diajak bepergian

Balsem ini bisa mengatasi berbagai keluhan nyeri akibat memar, keseleo, dan salah postur saat mengangkat beban. Berhati-hatilah sewaktu mengaplikasikan obat pereda nyeri terbaik ini karena sensasi panasnya yang tergolong kuat.

Saking efektifnya, banyak sekali olahragawan yang memanfaatkan balsam ini sebagai warming up balm. Ukurannya pun kecil, memungkinkan Anda membawa produk ini sebagai teman bepergian. Ketika pegal-pegal menimpa sehabis menempuh perjalanan jauh, cukup oleskan Balsem Otot Geliga Muscular Balm, nyeri otot bakal mereda seketika!

Jenis Obat topikal (balm)
Komposisi Methyl Salicylate, Peppermint Oil, White Camphor Oil
Dosis Digunakan sesuai kebutuhan. Untuk anak-anak < 12 tahun konsultasi dengan dokter sebelum penggunaan
Kisaran harga Rp8.800
Berat 20 gr

7. Counterpain Cool Gel

Counterpain Cool Gel

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Gel transparan untuk meredakan nyeri tanpa sensasi panas

Taisho Pharmaceutical Indonesia merumuskan gel dingin dengan mekanisme analgesik yang bisa Anda jadikan pilihan. Counterpain Cool Gel merupakan bentuk ‘oposisi’ dari seri sebelumnya, Counterpain Analgesic Balm Cream.

Untuk menangkal sensasi panas yang muncul, produsen menambahkan formula menthol 4%. Berkat komponen tersebut, gel ini terasa sejuk dan dingin ketika dioleskan ke permukaan area kulit yang mengalami nyeri otot. Selain itu, obat pereda nyeri terbaik ini semakin nyaman karena gelnya tidak berwarna dan tidak lengket di kulit.

Jenis Obat topikal (gel)
Komposisi Eugenol, Methyl Salicylate, Menthol
Dosis 3-4 x per hari
Kisaran harga Rp72.500
Berat 60 gr

8. Neuralgin Pain Analgesic Cream

Neuralgin Pain Analgesic Cream

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Sensasi hot yang terasa mijit-mijit

Formulasi bahan alami lavender oil di dalam obat pereda nyeri terbaik ini bertindak sebagai agen anxiolytic mood modulator pemberi efek relaksasi. Neuralgin Pain Analgesic Cream mengandalkan methyl salicylate, yakni turunan asam salisilat dengan fungsi antiiritatif dan topical analgesic untuk memberikan efek pelemasan otot.

Kondisi memar, kaki terkilir, dan nyeri karena cedera olahraga dapat pula diredakan secara optimal. Saat mengaplikasikan krim analgesik ini, pastikan untuk membiarkan permukaan kulit terpapar udara ruangan. Jangan ditutup dengan kain atau bantalan pemanas karena bisa menyebabkan kulit rusak dan iritasi.

Jenis Obat topikal (krim)
Komposisi Metil Salisilat, Eugenol, Menthol, Lavender Oil
Dosis 3-4 x per hari atau sesuai kebutuhan
Kisaran harga Rp34.650
Berat 30 gr

9. Panadol Extend For Muscle & Joint Pain

Panadol Extend For Muscle Joint Pain

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Meredakan nyeri secara cepat dan berkala hingga 8 jam

Obat pereda nyeri terbaik ini dikhususkan sebagai penyembuh bermacam bentuk nyeri terkait osteoarthritis, sakit punggung ringan hingga sedang, dan nyeri sendi ataupun nyeri otot seperti keseleo.

Panadol Extend For Muscle & Joint Paint tidak cuma berperan mengobati nyeri otot, tetapi juga sakit kepala dan migrain. Menariknya, kapsul obat ini terdiri dari dua lapis. Lapisan pertama bekerja langsung meredakan nyeri, lapisan kedua mencegah rasa nyeri muncul selama 8 jam ke depan.

Jenis Obat oral (tablet)
Komposisi Paracetamol
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 3 x per hari @2 tablet
Kisaran harga Rp100.000
Isi 18 tablet

10. Paramex Nyeri Otot

Paramex Nyeri Otot

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Tokopedia

Mengobati ragam bentuk nyeri tanpa menimbulkan kantuk

Obat pereda nyeri terbaik ini bekerja tepat ke pusat nyeri tanpa menyebabkan kantuk. Di samping meredakan nyeri otot dan sendi, Paramex Nyeri Otot juga bisa mengobati sakit kepala, demam, dan pegal linu. Apalagi, kemasan satu stripnya mudah dibawa bepergian.

Jenis Obat oral (tablet)
Komposisi Paracetamol, Ibuprofen
Dosis 3 – 4 x per hari @1 tablet
Kisaran harga Rp2.200
Isi 4 tablet

Kesimpulan

Gunakanlah obat pereda nyeri otot berdasarkan level nyeri yang Anda rasakan, serta perhatikan apakah obat tersebut berfokus kerja melemaskan otot yang bermasalah atau hanya sebatas menekan rasa nyeri yang timbul.

Waspadalah terhadap obat-obatan yang belum diuji lembaga resmi atau tidak diproduksi brand terpercaya. Semoga nyeri otot Anda cepat teratasi dengan meminum obat pereda nyeri terbaik rekomendasi kami sebelumnya. Good luck!

You may also like

Comments are closed.