Komputer & Gadget

10 Rekomendasi SSD Terbaik

Perlahan-lahan, solid-state drive (SSD) menggantikan peran hard-disk drive (HDD) sebagai storage utama komputer. Modern ini, kehadirannya pada sistem desktop maupun laptop terbilang esensial untuk memastikan performa terbaik. Bila Anda berencana merakit PC baru, atau menginginkan penyegaran untuk sistem lama yang mulai terasa lemot, jangan ragu lagi untuk membeli SSD!

Dari berbagai pilihan, misalnya SSD keluaran Kingston, SanDisk, dan Seagate, mana yang hendak Anda miliki? Yuk, ketahui dulu aspek-aspek yang mesti diperhatikan saat memilih SSD. Setelahnya, kami rekomendasikan pula produk terbaik untuk Anda. Selamat membaca dan mari temukan produk yang cocok dengan kebutuhan Anda!

Cara Memilih SSD

Supaya bekerja optimal, memilih SSD harus teliti. Apalagi bila Anda membelinya secara online. Jika salah pilih, bisa-bisa malah tidak bisa dipakai sama sekali karena tidak cocok dengan sistem. Karena itu, perhatikanlah aspek-aspek seperti form factor, antarmuka, dukungan protokol NVMe, dan kapasitasnya.

Mana Jenis Antarmuka yang Didukung Motherboard Anda?

Antarmuka (interface) ialah jalur yang dipakai tiap komponen yang terhubung untuk bertukar informasi. Dalam hal ini, komponen tersebut adalah SSD dengan motherboard. Untuk SSD, ada dua jenis antarmuka, yaitu SATA dan PCIe. Periksalah antarmuka maka yang didukung oleh motherboard Anda.

SATA: Antarmuka Mayoritas Sistem

Serial ATA (SATA) merupakan antarmuka yang paling umum. Nyaris semua motherboard memiliki port SATA, baik yang keluaran lama atau baru, maupun yang murah atau mahal.

SSD yang mendukung SATA III (generasi ketiga SATA) biasanya memiliki standar sequential speed sebesar 600 MB/s untuk membaca dan 300 MB/s untuk menulis. Adapun kecepatan baca acak umumnya adalah 100.000 IOPS untuk membaca dan 90.000 untuk menulis.

Angka-angka ini dapat bervariasi pada tiap produk, tetapi tidak akan jauh dari itu. Dibanding antarmuka PCIe, SATA memang kalah cepat. Meski demikian, SATA, bahkan di generasi pertamanya sekalipun, tetap jauh lebih cepat dari HDD. Sebagai perbandingan, sequential speed HDD 7.200 RPM hanya berkisar dari 80 sampai 160 MB/s saja. Jadi, SSD SATA paling basic sekalipun tetap lebih baik dari HDD modern.

SATA adalah antarmuka yang sama yang dipakai HDD. Alhasil, tidak perlu bingung apakah sistem lama Anda bisa di-upgrade ke SSD atau tidak. Selama masih ada port SATA yang kosong, semua sistem dapat upgrade ke SSD. Harganya pun lebih murah dibanding SSD PCIe. Antarmuka ini ada yang memakai bentuk 2.5 inci maupun M.2.

PCIe: Kesuluruhan Performa yang Lebih Baik

blank

Antarmuka PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) menawarkan performa lebih kencang dan minim latensi. Terlihat dari bagaimana komponen terhubung langsung ke motherboard melalui port. Tidak seperti SATA yang menggunakan perantara kabel. Itu sebabnya PCIe digunakan untuk komponen seperti kartu grafis, sound card, Wi-Fi card, dan seterusnya. Termasuk storage.

Di segi kecepatan, PCIe menghadirkan peningkatan berkali-kali lipat, baik itu kecepatan berurut maupun acak. Pada PCIe 3.0 x4 (“3.0” berarti generasi ketiga, “x4” berarti ada 4 jalur), kecepatan baca/tulis berurutnya ada di kisaran 2.300-3.300/1.330-2.000 MB/s. Sedangkan kecepatan acak baca/tulis ada di 140.000-400.000/150.000-350.000 IOPS. Jika menggunakan protokol NVMe, kecepatannya akan lebih tinggi lagi.

Tidak heran, performanya yang sangat tinggi ini menjadikan harga SSD-nya lebih mahal dari SATA. Selain itu, karena merupakan teknologi antarmuka yang keluar belakangan, hanya tersedia pada motherboard keluaran baru. Di samping itu, form factor yang dipakai hanya M.2.

Periksa Form Factor yang Sesuai di Sistem Anda

Istilah “form factor” merujuk pada bentuk dan ukuran hardware. Di SSD, jenisnya ada tiga, yaitu 2.5-inch, mSATA, dan M.2. Meski demikian, karena kelahiran M.2, mSATA telah mulai ditinggalkan. Produsen yang memproduksinya pun makin sedikit. Sebab itu, kami arahkan Anda pada ukuran 2.5-inch dan M.2 saja.

2.5-inci: Ukuran Standar pada Kebanyakan Sistem

blank

Inilah ukuran standar pada HDD laptop. Antarmukanya pun sama-sama menggunakan SATA. Alhasil, jika laptop Anda hari ini masih pakai HDD, maka upgrade-nya menjadi mudah. Begitu pun untuk desktop, umumnya dengan tambahan adaptor 3.5 inci. SSD 2.5 inci harganya lebih murah karena menggunakan antarmuka SATA.

M.2: Ukuran Lebih Kecil yang Umum pada Sistem Baru

blank

Form factor M.2 memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dan ringkas dari 2.5 inci. Sistem modern biasanya sudah dilengkapi slot ini. M.2 ada yang pakai antarmuka SATA dan PCIe. Utamakan untuk memilih yang PCIe karena jika pakai SATA maka performanya sama saja dengan SSD 2.5 inci. Harga dari SSD M.2 lebih mahal, apalagi kalau menggunakan protokol NVMe yang memberikan performa lebih kencang.

Apakah Anda Membutuhkan SSD NVMe?

blank

Sumber: Samsung.com

Seperti telah disinggung di poin sebelumnya, SSD M.2 PCIe ada yang memakai protokol NVMe (Non-Volatile Memory Express). “Non-volatile” artinya storage tidak akan terhapus saat sistem dimatikan. Yang istimewa dari protokol ini adalah overhead-nya yang minim sehingga kecepatannya paling unggul. Alhasil, harga SSD ini pun lebih tinggi dibanding SATA.

Seperti yang juga telah dibahas, SSD SATA memiliki kecepatan yang tinggi. Lebih dari cukup untuk membuat waktu boot secepat kilat, serta menjalankan segala program harian, main gim, dan mentransfer file. Di sinilah Anda perlu bertanya, apakah Anda benar-benar membutuhkan SSD NVMe? Jika pemakaian Anda hanya seperti disebutkan tadi, jawabannya tidak perlu.

Tetapi, bila Anda, misalnya, bekerja di rumah produksi yang banyak melakukan transfer data foto dan video yang jumlahnya masif setiap hari, maka peningkatan performa dari NVMe akan mempercepat alur kerja. Sebab itu, periksa lagi kebutuhan Anda agar tidak perlu keluar uang lebih untuk membeli SSD NVMe, padahal tidak butuh.

Sequential Speed vs Random Speed

blank

Saat membaca spesifikasi produk, Anda akan menemukan dua kategori kecepatan, yaitu sequential speed dan random speed. Data pada komputer ditulis dalam blok. Kecepatan sekuen (berurut) mengacu pada kecepatan dalam membaca dan menulis data dari himpunan blok besar yang berurutan, misalnya file video, musik, gambar, dan file satuan lainnya.

Seberapa cepat SSD dalam meng-handle file sekuen ini efeknya terasa ketika melakukan transfer data. Makin tinggi kecepatannya, makin cepat pula transfer file berlangsung. Kelebihan ini akan sangat memudahkan untuk Anda yang kesehariannya sering memindah-mindah file besar.

Meski demikian, kebanyakan dari kita hanya memakai komputer untuk keperluan biasa, seperti menjalankan aplikasi, browsing internet, dan main gim. Tidak seberapa sering memindah-mindah file. Pada pola pemakaian seperti ini, kecepatan yang lebih relevan adalah kecepatan acak.

Kecepatan acak menunjukkan seberapa cepat SSD memproses blok data dalam himpunan-himpunan kecil yang tersebar acak di drive. Inilah proses yang berjalan ketika kita menjalankan program atau main gim. Kalau Anda ukur dengan program benchmark, ia direpresentasikan sebagai kecepatan 4K dalam ukuran MB/s. Sedangkan di spesifikasi produk, diukur dalam satuan IOPS (Input/Output per Second).

Kesimpulannya, jika pemakaian Anda normal, tempatkan perhatian utama Anda pada kecepatan acak atau IOPS produk. Sedangkan Anda yang pemakaian rutinnya melibatkan transfer data berukuran besar, prioritasnya ada di kecepatan berurut. Pada kebanyakan produk berkualitas, dua kecepatan ini sama-sama baik. Namun pada produk yang lebih murah, kecepatan acaknya sering mengkhawatirkan.

Jadi, jangan tergoda dulu saat menemukan SSD murah yang kecepatan berurutnya setara dengan produk yang lebih mahal. Jika IOPS-nya terlalu buruk, sebaiknya dihindari saja, kecuali Anda hanya menjadikannya sebagai storage sekunder untuk menyimpan data seperti koleksi musik atau film.

Sebaiknya Pilih yang Paling Tidak Berkapasitas 256 GB

blank

Di pasaran, umumnya kapasitas SSD paling kecil adalah 128 GB. Tentu harganya pun paling terjangkau. Meski demikian, kami sarankan Anda untuk paling tidak membeli yang berkapasitas 256 GB. Pasalnya, ruang SSD 128 GB relatif terlalu kecil.

Instalasi bersih sistem operasi Windows 10 memerlukan ruang kosong 15 GB. Dengan segala update-nya, kira-kira total ruang untuk OS akan habis 20 GB. Dari situ, sisanya tinggal 108 GB saja, yang tanpa Anda sadari akan habis dalam sekejap setelah Anda instal program-program esensial seperti office dan sejenisnya.

Kalaupun cukup, ruang kosong yang tersisa akan sedikit sekali. Sementara, sangat disarankan untuk tidak memenuhi SSD karena semakin penuh, semakin menurun performanya. Sedangkan niat awal Anda memakai SSD tentu karena performanya, bukan? Sebab itu, pastikan untuk menyisakan 10 sampai 20 persen ruang kosong untuk mempertahankan performa terbaik dalam jangka waktu panjang.

Berdasarkan hal tersebut, kami rekomendasikan Anda untuk membeli SSD yang berkapasitas minimal 256 GB. Di kapasitas ini, Anda memiliki ruang cukup leluasa untuk memasang banyak program, menyimpan cukup besar data, dan menyisakan ruang kosong. Tentu saja, jika budget berlebih Anda dapat pilih yang 500 GB, 1 TB, atau 2 TB.

10 Rekomendasi SSD Terbaik

Setelah memahami aspek-aspek mendasar yang perlu diperhatikan dalam memilih SSD, sekarang saatnya untuk Anda menjatuhkan pilihan. Di bagian ini kami telah mengumpulkan sepuluh SSD terbaik dari beragam merek. Pilihlah dengan mempertimbangkan poin-poin yang telah dijelaskan.

1. Kingston A400 SATA SSD

blank

Sumber: Kingston.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Harga bersaing untuk Anda yang mau upgrade dari HDD

Mari upgrade HDD komputer lama Anda ke SSD. Produk Kingston yang satu ini harganya bersaing pada kapasitas 240 GB. Performanya pun jempol dengan kecepatan sepuluh kali lipat HDD. Produk ini tersedia dalam ukuran 2.5 inci maupun M.2 SATA. Kalau 240 GB masih kurang, ada pula varian 480 GB, 960 GB, dan 1.92 TB yang harganya juga bersaing!

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 500/350 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 240 GB
Kisaran harga Rp661.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

2. Kingston A2000 NVMe PCIe SSD

blank

Sumber: Kingston.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Cocok untuk content creator

Bila Anda seorang content creator atau berencana menjadi content creator, Anda memerlukan storage lega nan kencang. Di Kingston, seri A2000 inilah yang kami rekomendasikan. Penggunaan protokol NVMe akan menjadikan transfer file nyaris instan. Tentu saja, kecepatan IOPS-nya juga sangat tinggi untuk memastikan pengoperasian aplikasi atau sesi gaming menjadi minim loading.

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 2.200/2.000 MB/s
Random read/write speed 180.000/200.000 IOPS
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.465.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

3. WD Green SATA SSD 2.5”/7mm Cased

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Konsumsi daya hemat, tidak menghabiskan baterai laptop

Bila ingin agak berhemat, SSD dari Western Digital alias WD ini terhitung murah. Performanya pun cukup baik untuk pemakaian sehari-hari. Bila Anda mau upgrade dari HDD laptop, produk ini sangat menarik karena diklaim memiliki konsumsi daya yang lebih hemat. Alhasil, baterai laptop tidak cepat habis. Hebatnya lagi, meski harganya terjangkau, WD memberikan garansi sampai 3 tahun!

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 545/80 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 240 GB
Kisaran harga Rp553.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

4. WD_BLACK SN750 NVMe SSD

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Performa optimal untuk gaming

Melihat desainnya yang keren, Anda tentu sudah paham bahwa SSD ini dipasarkan sebagai SSD gaming. Artinya, performa sangat optimal untuk menunjang sesi gaming kompetitif sekalipun. Terdapat program khusus untuk mengaktifkan mode gaming yang mendorong potensi SSD ke tingkat maksimum.

Saat bekerja di performa tinggi seperti ini, SSD akan menghasilkan panas yang lebih. Untuk itu, terdapat varian yang dilengkapi heatsink untuk memastikan komponen tetap adem walau sedang bekerja maksimal.

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 3.430/2.600 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.315.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

5. Sandisk Ultra 3D SSD

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Kecepatan menulis berurut di atas rata-rata

Sandisk Ultra 3D menghadirkan kecepatan menulis berurut yang sangat tinggi, hingga 525 MB/s. Alhasil, meski masih SATA, mentransfer file ke komputer menjadi sangat cepat. Kinerja yang lebih unggul ini menjadikan harganya sedikit di atas produk sejenis. Meski begitu, produk ini dapat jadi alternatif untuk Anda yang ingin kecepatan transfer file baik, tapi kekurangan budget untuk ambil M.2 PCIe.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 550/525 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 250 GB
Kisaran harga Rp699.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

6. Sandisk SSD Plus

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Harganya bersaing untuk menunjang kebutuhan sehari-hari

Kalau pemakain Anda normal-normal saja, pilih SSD Sandisk yang ini. Harganya pun bersaing untuk ukuran 480 GB. Sementara performanya diklaim 20 kali lebih cepat dibanding HDD biasa. Kinerjanya pun efisien, tidak boros daya dan adem. Alhasil, baterai laptop tidak cepat habis.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 535/445 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 480 GB
Kisaran harga Rp959.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

7. Samsung 870 EVO

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Salah satu SSD paling populer di pasaran

Performa 870 EVO jangan Anda tanya lagi. Seri pendahulunya 850 dan 860 EVO merupakan SSD best-seller skala internasional. Di seri terbarunya ini, Samsung menawarkan peningkatan di banyak aspek.

Pada kecepatan berurutnya diklaim nomor satu. Saking hebatnya, bahkan nyaris setara antara membaca dan menulis. Tentu, performa unggulan ini menjadikan harganya agak lebih mahal dibanding merek lain. Tapi, harganya sangat pantas, kok. Apalagi mengingat garansinya yang mencapai 5 tahun!

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 560/530 MB/s
Random read/write speed 98.000/88.000 IOPS (QD32) 13.000/36.000 IOPS (QD1)
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.167.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

8. Samsung 970 EVO Plus

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Cocok untuk semua kebutuhan!

Salah satu penyebab bottleneck yang paling umum adalah storage. Upgrade storage Anda ke 970 EVO Plus satu ini dan ucapkan selamat tinggal pada bottleneck. Performanya adalah salah satu yang paling unggul di daftar rekomendasi produk kami kali ini. Cocok dipakai apapun kebutuhan Anda. Baik itu multimedia, gaming, ataupun transfer file. Semuanya berlangsung cepat dengan latensi minim!

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 3.500/3.200 MB/s
Random read/write speed 480.000/550.000 IOPS (QD32) 19.000/60.000 IOPS (QD1)
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.699.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

9. Seagate BarraCuda 120

blank

Sumber: Seagate.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Tingkatkan kapasitas dan performa PS4 Anda dengan SSD ini!

Kalau di rumah Anda ada PS4, tingkatkan storage-nya dengan SSD ini. Selain diuntungkan dengan tambahan kapasitas untuk mengimbangi katalog gim Anda, performanya konsolnya pun bakal lebih kencang. Boot lebih cepat, loading lebih sebentar, dan performa gim yang lebih mulus. Meski begitu, lebih disarankan memasangnya pada PS4 Pro karena PS4 reguler masih pakai SATA II.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 560/540 MB/s
Random read/write speed 90.000/90.000 IOPS
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.150.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

10. Seagate FireCuda 520

blank

Sumber: Seagate.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Menggunakan PCIe generasi keempat!

Produk ini diciptakan untuk gamer yang punya budget lebih dan menginginkan totalitas. Performanya begitu pesat untuk memastikan potensi sistem high-end keluar sepenuhnya. Performa luar biasa ini dapat dicapai berkat interface PCIe termutakhir generasi ke 4 yang 45 persen lebih kencang dari PCIe 3.0.

Luar biasanya lagi, sebagai jaring pengaman bila terjadi kerusakan, Seagate memberikan jaminan data recovery dengan tingkat keberhasilan 95 persen yang berlaku sampai tiga tahun!

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 4.0 x4
Sequential read/write speed 5.000/4.400 MB/s
Random read/write speed 750.000/700.000
Kapasitas 2 TB
Kisaran harga Rp6.950.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

Tabel Perbandingan SSD

Produk Kingston A400 SATA SSD Kingston A2000 NVMe PCIe SSD WD Green SATA SSD 2.5”/7mm Cased WD_BLACK SN750 NVMe SSD Sandisk Ultra 3D SSD Sandisk SSD Plus Samsung 870 EVO Samsung 970 EVO Plus Seagate BarraCuda 120 Seagate FireCuda 520
blank blank blank blank blank blank blank blank blank blank
Form factor 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch 2.5-inch 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch M.2 2280
Antarmuka SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III SATA III SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III PCIe 4.0 x4
Sequential read/write speed 500/350 MB/s 2.200/2.000 MB/s 545/80 MB/s 3.430/2.600 MB/s 550/525 MB/s 535/445 MB/s 560/530 MB/s 3.500/3.200 MB/s 560/540 MB/s 5.000/4.400 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan 180.000/200.000 IOPS Tidak disebutkan Tidak disebutkan Tidak disebutkan Tidak disebutkan 98.000/88.000 IOPS (QD32) 13.000/36.000 IOPS (QD1) 480.000/550.000 IOPS (QD32) 19.000/60.000 IOPS (QD1) 90.000/90.000 IOPS 750.000/700.000
Kapasitas 240 GB 500 GB 240 GB 500 GB 250 GB 480 GB 500 GB 500 GB 500 GB 2 TB
Kisaran harga Rp661.000 Rp1.465.000 Rp553.000 Rp1.315.000 Rp699.000 Rp959.000 Rp1.167.000 Rp1.699.000 Rp1.150.000 Rp6.950.000
Periksa ketersediaan Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli

Yuk, cek rekomendasi hard disk eksternal dari PickyBest lainnya!

Anda butuh memori yang tak hanya cepat, tetapi juga fleksibel dibawa bepergian? Bila budget Anda terbatas, Anda dapat memilih hard disk eksternal.

Pilihan kapasitas dan kecepatan baca tulis datanya pun beragam. Temukan hard disk eksternal yang cocok untuk Anda pada artikel ini!

Kesimpulan

Dari sepuluh SSD di atas, mana yang mau Anda implementasikan ke sistem? Memilih SSD memang harus teliti dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti form factor, antarmuka, dukungan protokol NVMe, dan kapasitasnya.

Kalau Anda masih pemula, pilihlah SSD SATA 2.5 inci dengan kapasitas sesuai kebutuhan dan pas dengan budget. Sebabnya, tipe inilah yang digunakan pada desktop maupun laptop kebanyakan. Meski begitu, jika Anda ragu, Anda bisa membawa komputer Anda ke teknisi agar lebih pasti. Mudah-mudahan SSD yang Anda pilih membuat performa sistem Anda jadi lebih baik, ya!

Referensi

How to Choose the Right SSD Form Factor for Your Upgrade
https://insights.samsung.com/2018/11/30/how-to-choose-the-right-ssd-form-factor-for-your-upgrade/ diakses pada 26 Maret 2021

SATA vs. PCIe: What’s the difference?
https://www.digitaltrends.com/computing/sata-vs-pcie/ diakses pada 26 Maret 2021

NVMe SSDs: Everything you need to know about this insanely fast storage
https://www.pcworld.com/article/2899351/everything-you-need-to-know-about-nvme.html diakses pada 26 Maret 2021

What size SSD is right for me?
https://www.pcgamer.com/what-size-ssd-is-right-for-me/ diakses pada 26 Maret 2021

You may also like

Comments are closed.