Komputer & Gadget

10 Rekomendasi SSD Terbaik

Solid-state drive (SSD) menjadi standar storage baru pengganti hard-disk drive (HDD). Modern ini, kehadirannya pada sistem desktop maupun laptop terbilang esensial untuk memastikan performa terbaik. Bila Anda berencana merakit PC baru, atau menginginkan penyegaran untuk sistem lama yang mulai terasa lemot, jangan ragu lagi untuk membeli SSD!

Dari berbagai pilihan, misalnya SSD keluaran Kingston, SanDisk, dan Seagate, mana yang hendak Anda miliki? Yuk, ketahui dulu aspek-aspek yang mesti diperhatikan saat memilih SSD. Setelahnya, PickyBest akan rekomendasikan SSD terbaik untuk Anda. Selamat membaca!

Cara Memilih SSD

Supaya bekerja optimal, memilih SSD terbaik harus teliti. Apalagi bila Anda membelinya secara online. Jika salah pilih, bisa-bisa malah tidak bisa dipakai sama sekali karena tidak cocok dengan sistem. Karena itu, perhatikanlah aspek-aspek berikut ini.

Mana Jenis Antarmuka yang Didukung Motherboard Anda?

Antarmuka (interface) ialah jalur yang dipakai antar komponen untuk bertukar informasi. Dalam hal ini, komponen tersebut adalah SSD dengan motherboard. Untuk SSD, ada dua jenis antarmuka, yaitu SATA dan PCIe. Periksalah antarmuka mana yang didukung oleh motherboard Anda.

SATA: Antarmuka Mayoritas Sistem

Serial ATA (SATA) merupakan antarmuka yang paling umum. Nyaris semua motherboard memiliki port SATA, baik keluaran lama atau baru, maupun yang murah atau mahal.

SSD yang mendukung SATA III (generasi ketiga SATA) biasanya memiliki standar sequential speed sebesar 600 MB/s untuk membaca dan 300 MB/s untuk menulis. Adapun kecepatan acak umumnya adalah 100.000 IOPS untuk membaca dan 90.000 untuk menulis. Angkanya tidak akan jauh dari situ.

Dibanding antarmuka PCIe, SATA memang kalah cepat. Meski demikian, SATA, bahkan di generasi pertamanya sekalipun, tetap jauh lebih cepat dari HDD. Sebagai perbandingan, sequential speed HDD 7.200 RPM hanya berkisar dari 80 sampai 160 MB/s saja. Jadi, SSD terbaik jenis SATA paling basic pun tetap lebih baik dari HDD modern.

SATA adalah antarmuka yang sama yang dipakai HDD. Alhasil, tidak perlu bingung apakah sistem lama Anda bisa di-upgrade ke SSD atau tidak. Selama masih ada port SATA yang kosong, semua sistem dapat upgrade ke SSD. Harganya pun lebih murah dibanding SSD PCIe. Antarmuka ini ada yang memakai bentuk 2.5 inci maupun M.2.

PCIe: Kesuluruhan Performa yang Lebih Baik

blank

Antarmuka PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) menawarkan performa lebih kencang dan minim latensi. Terlihat dari bagaimana komponen terhubung langsung ke motherboard melalui port. Tidak seperti SATA yang menggunakan perantara kabel. Itu sebabnya PCIe tidak hanya digunakan untuk storage, tapi juga kartu grafis, sound card, dan Wi-Fi card.

PCIe menghadirkan peningkatan kecepatan berkali-kali lipat, baik itu kecepatan berurut maupun acak. Pada PCIe 3.0 x4 (“3.0” berarti generasi ketiga, “x4” berarti ada 4 jalur), kecepatan baca/tulis berurutnya ada di kisaran 2.300-3.300/1.330-2.000 MB/s.

Sementara itu kecepatan acak baca/tulisnya ada di bilangan 140.000-400.000/150.000-350.000 IOPS. Jika menggunakan SSD terbaik berprotokol NVMe, kecepatannya akan lebih tinggi lagi dari ini.

Tidak heran, performanya yang sangat tinggi ini menjadikan harga SSD-nya lebih mahal dari SATA. Selain itu, karena merupakan teknologi antarmuka yang keluar belakangan, PCIe tidak tersedia pada motherboard keluaran lama. Di samping itu, form factor yang dipakai hanya M.2.

Periksa Form Factor yang Sesuai di Sistem Anda

Istilah “form factor” merujuk pada bentuk dan ukuran hardware. Untuk SSD, jenisnya ada tiga, yaitu 2.5-inci, mSATA, dan M.2. Meski demikian, karena kelahiran M.2, mSATA telah mulai ditinggalkan. Sebab itu, kami arahkan Anda pada SSD terbaik 2.5-inci dan M.2 saja.

2.5-inci: Ukuran Standar pada Kebanyakan Sistem

blank

Inilah ukuran standar pada HDD laptop. Antarmukanya pun sama-sama menggunakan SATA. Alhasil, jika laptop Anda hari ini masih pakai HDD, maka upgrade-nya menjadi mudah. Begitu pun untuk desktop, umumnya dengan tambahan adaptor 3.5 inci. SSD 2.5 inci harganya lebih murah karena menggunakan antarmuka SATA.

M.2: Ukuran Lebih Kecil yang Umum pada Sistem Baru

blank

Form factor M.2 memiliki ukuran yang jauh lebih kecil dan ringkas dari SSD 2.5 inci. Sistem modern biasanya sudah dilengkapi slot ini. M.2 sendiri ada yang pakai antarmuka SATA dan PCIe.

Utamakan untuk memilih SSD M.2 PCIe karena jika pakai SATA maka performanya sama saja dengan SSD 2.5 inci. Harga dari SSD M.2 relatif lebih mahal, apalagi kalau menggunakan protokol NVMe yang memberikan performa lebih kencang.

Apakah Anda Membutuhkan SSD NVMe?

blank

Sumber: Samsung.com

Seperti telah disinggung di poin sebelumnya, SSD M.2 PCIe ada yang memakai protokol NVMe (Non-Volatile Memory Express). Yang istimewa dari protokol ini adalah overhead-nya yang minim sehingga kecepatannya paling unggul. Alhasil, harga SSD ini lebih tinggi dibanding SATA.

Kendati demikian, SSD SATA juga telah menawarkan kecepatan yang tinggi. Lebih dari cukup untuk membuat waktu boot secepat kilat, serta menjalankan segala program harian, gaming, dan transfer file. Di sinilah Anda perlu bertanya, apakah Anda benar-benar membutuhkan SSD NVMe?

Jika pemakaian Anda hanya seperti disebutkan tadi, jawabannya tidak perlu. Tetapi, bila Anda, misalnya, bekerja di rumah produksi yang banyak melakukan transfer data foto dan video yang jumlahnya masif setiap hari, maka lonjakan performa dari NVMe akan mempercepat alur kerja.

Kesimpulannya, periksa lagi kebutuhan Anda agar tidak perlu keluar uang lebih untuk membeli SSD terbaik NVMe, jika memang tidak butuh.

Sequential Speed vs Random Speed

blank

Saat membaca spesifikasi produk, Anda akan menemukan dua kategori kecepatan, yaitu sequential speed dan random speed.

Data pada komputer ditulis dalam blok. Sequential speed (kecepatan berurut) mengacu pada kecepatan dalam membaca dan menulis data dari himpunan blok besar yang berurutan, misalnya file video, musik, gambar, dan file satuan lainnya.

Seberapa cepat SSD dalam meng-handle file sekuen ini efeknya terasa ketika melakukan transfer data. Makin tinggi kecepatannya, makin cepat pula transfer file berlangsung. Kelebihan ini akan sangat memudahkan untuk Anda yang kesehariannya sering memindahkan file besar.

Meski demikian, kebanyakan orang tidak seberapa sering mentransfer data dan lebih banyak memakai komputer untuk keperluan biasa, seperti menjalankan aplikasi, browsing internet, dan gaming. Untuk pola pemakaian seperti ini, kecepatan yang lebih relevan adalah random speed.

Random speed (kecepatan acak) menunjukkan seberapa cepat SSD memproses blok data dalam himpunan-himpunan kecil yang tersebar acak di drive. Inilah proses yang berjalan ketika kita menjalankan program atau gaming.

Kalau Anda ukur dengan aplikasi benchmark, random speed direpresentasikan sebagai kecepatan 4K dalam ukuran MB/s. Sedangkan di spesifikasi produk, diukur dalam satuan IOPS (Input/Output per Second).

Kesimpulannya, jika pemakaian Anda normal, tempatkan perhatian utama Anda pada random speed atau IOPS dari SSD. Sedangkan Anda yang pemakaian rutinnya melibatkan transfer data berukuran besar, prioritasnya ada di sequential speed.

Pada kebanyakan SSD terbaik kelas atas, dua standar kecepatan ini sama-sama baik. Namun untuk SSD di kelas harga menengah ke yang lebih murah, kecepatan acaknya bukan yang terbaik.

Jadi, jangan tergoda dulu saat menemukan SSD murah yang sequential speed-nya setara dengan SSD mahal. Jika IOPS-nya terlalu rendah, sebaiknya dihindari saja, kecuali Anda hanya menjadikannya sebagai storage sekunder untuk menyimpan koleksi file seperti koleksi musik atau film.

Sebaiknya Pilih yang Paling Tidak Berkapasitas 256 GB

blank

Saat ini, standar kapasitas SSD terbaik paling kecil untuk penggunaan harian adalah 128 GB yang harganya pun paling terjangkau. Meski demikian, kami sarankan Anda untuk paling tidak membeli yang berkapasitas 256 GB. Pasalnya, ruang SSD 128 GB relatif terlalu kecil.

Dalam perspektif, instalasi bersih sistem operasi Windows 10 memerlukan ruang kosong sekitar 15 GB. Dengan segala update-nya, kira-kira total ruang untuk OS akan habis 20 GB. Dari situ, sisanya tinggal 108 GB saja, yang akan habis dalam sekejap setelah Anda instal program-program esensial seperti office dan sejenisnya.

Kalaupun cukup, ruang kosong yang tersisa akan sedikit sekali. Sementara, sangat disarankan untuk tidak memenuhi SSD karena semakin penuh, semakin menurun performanya. Sedangkan niat awal Anda memakai SSD tentu karena performanya, bukan?

Sebab itu, sisakan 10 sampai 20 persen ruang kosong untuk mempertahankan SSD dalam performa terbaiknya dalam jangka waktu panjang. Itulah sebabnya kami rekomendasikan Anda untuk membeli SSD yang berkapasitas minimal 256 GB.

Di kapasitas ini, Anda memiliki ruang cukup leluasa untuk memasang banyak program, menyimpan file besar, sambil masih menyisakan ruang kosong yang memadai. Tentu saja, jika budget berlebih Anda dapat pilih yang 500 GB, 1 TB, atau 2 TB.

10 Rekomendasi SSD Terbaik

Setelah memahami aspek-aspek dasar yang perlu diperhatikan dalam memilih SSD, sekarang saatnya untuk Anda menjatuhkan pilihan. Di bagian ini, kami telah mengumpulkan sepuluh SSD terbaik dari beragam merek. Pilihlah dengan mempertimbangkan poin-poin yang telah dijelaskan.

1. Kingston A400 SATA SSD

blank

Sumber: Kingston.com

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Harga bersaing untuk Anda yang mau upgrade dari HDD

Mari upgrade HDD lama Anda ke SSD. SSD Kingston satu ini harganya bersaing pada kapasitas 240 GB. Performanya pun jempolan dengan kecepatan sepuluh kali lipat HDD. SSD terbaik ini tersedia dalam ukuran 2.5 inci maupun M.2 SATA. Kalau 240 GB masih kurang, ada pula varian 480 GB, 960 GB, dan 1.92 TB yang harganya juga bersaing!

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 500/350 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 240 GB
Kisaran harga Rp661.000

2. Kingston A2000 NVMe PCIe SSD

blank

Sumber: Kingston.com

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Cocok untuk content creator

Content creator memerlukan SSD terbaik yang lega nan kencang. Dari Kingston, seri A2000 inilah yang kami rekomendasikan. Penggunaan protokol NVMe menjadikan transfer file besar berlangsung nyaris instan. Tentu saja, random speed-nya juga sangat tinggi untuk memastikan pengoperasian aplikasi atau sesi gaming menjadi minim loading.

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 2.200/2.000 MB/s
Random read/write speed 180.000/200.000 IOPS
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.465.000

3. WD Green SATA SSD 2.5”/7mm Cased

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Konsumsi daya hemat, tidak menghabiskan baterai laptop

Bila ingin agak berhemat, SSD terbaik dari Western Digital alias WD ini terhitung murah. Performanya pun cukup baik untuk menunjang pemakaian sehari-hari, entah itu bekerja atau bermain.

Bila Anda hendak upgrade HDD laptop, produk ini sangat menarik karena diklaim memiliki konsumsi daya yang lebih hemat. Alhasil, baterai laptop Anda tidak cepat habis. Hebatnya lagi, meski harganya terjangkau, WD memberikan garansi sampai 3 tahun!

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 545/80 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 240 GB
Kisaran harga Rp553.000

4. WD_BLACK SN750 NVMe SSD

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Performa optimal untuk gaming

Melihat desainnya yang keren, Anda tentu sudah paham bahwa SSD ini dipasarkan sebagai SSD gaming. Yang berarti, performanya sangat optimal untuk menunjang sesi gaming kompetitif sekalipun. Terdapat program khusus untuk mengaktifkan mode gaming yang mendorong kinerja SSD ke tingkat maksimum.

Saat bekerja di performa tertingginya, SSD terbaik ini akan menghasilkan panas yang lebih. Untuk itu, terdapat varian yang dilengkapi heatsink untuk memastikan komponen tetap adem walau sedang bekerja maksimal.

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 3.430/2.600 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.315.000

5. Sandisk Ultra 3D SSD

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Kecepatan menulis berurut di atas rata-rata

Sandisk Ultra 3D menghadirkan sequential speed yang sangat tinggi hingga 525 MB/s. Alhasil, proses transfer file menjadi sangat pesat. Kinerja yang unggul ini menjadikan harganya sedikit di atas SSD sejenis. Meski begitu, SSD terbaik ini dapat jadi alternatif untuk Anda yang ingin kecepatan transfer file baik, tapi kekurangan budget untuk ambil SSD M.2 PCIe.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 550/525 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 250 GB
Kisaran harga Rp699.000

6. Sandisk SSD Plus

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Harganya bersaing untuk menunjang kebutuhan sehari-hari

Kalau pemakain Anda normal-normal saja, pilihlah SSD terbaik Sandisk ini. Harganya sangat bersaing untuk ukuran 480 GB. Sementara itu, performanya diklaim 20 kali lebih cepat dibanding HDD biasa. Kinerjanya pun efisien, tidak boros daya, dan adem. Alhasil, baterai laptop tidak cepat habis.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 535/445 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan
Kapasitas 480 GB
Kisaran harga Rp959.000

7. Samsung 870 EVO

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Salah satu SSD paling populer di pasaran

Performa Samsung 870 EVO jangan Anda tanya lagi. Seri pendahulunya, yakni 850 dan 860 EVO merupakan SSD terbaik yang best-seller di lingkup internasional. Di seri terbarunya ini, Samsung menawarkan peningkatan di banyak aspek.

Sequential speed-nya diklaim paling kencang. Saking hebatnya, bahkan nyaris setara antara membaca dan menulis. Tentu, performa unggulan ini menjadikan harganya agak lebih mahal dibanding merek lain. Tapi sangat setimpal, kok! Apalagi mengingat garansinya yang mencapai 5 tahun.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 560/530 MB/s
Random read/write speed 98.000/88.000 IOPS (QD32) 13.000/36.000 IOPS (QD1)
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.167.000

8. Samsung 970 EVO Plus

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Cocok untuk semua kebutuhan!

Salah satu komponen penyebab bottleneck yang paling umum adalah storage. Upgrade storage Anda ke Samsung 970 EVO Plus ini dan ucapkan selamat tinggal pada bottleneck. Pasalnya, performa SSD ini adalah salah satu yang paling unggul di daftar rekomendasi produk kami kali ini.

Apapun kebutuhan Anda, SSD terbaik ini menjamin semuanya berlangsung pesat dan minim latensi. Tak peduli aktivitas multimedia, transfer file besar, ataupun main game AAA terbaru, semuanya lancar!

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 3.0 x4
Sequential read/write speed 3.500/3.200 MB/s
Random read/write speed 480.000/550.000 IOPS (QD32) 19.000/60.000 IOPS (QD1)
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.699.000

9. Seagate BarraCuda 120

blank

Sumber: Seagate.com

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Tingkatkan kapasitas dan performa gaming console Anda dengan SSD ini!

Kalau Anda punya PS5, PS4, atau gaming console lain, tingkatkan storage-nya dengan SSD terbaik ini. Selain diuntungkan dengan tambahan kapasitas untuk mengimbangi jumlah game di library Anda, performa konsol Anda pun bakal lebih kencang.

Rasakan boot lebih cepat, loading lebih sebentar, dan performa game yang lebih mulus. Perlu dicatat, untuk PS4 lebih disarankan memasangnya pada PS4 Pro karena PS4 reguler masih pakai SATA II.

Form factor 2.5-inch
Antarmuka SATA III
Sequential read/write speed 560/540 MB/s
Random read/write speed 90.000/90.000 IOPS
Kapasitas 500 GB
Kisaran harga Rp1.150.000

10. Seagate FireCuda 520

blank

Sumber: Seagate.com

Cek Harga di Shopee Cek Harga di Lazada Cek Harga di Blibli

Menggunakan PCIe generasi keempat!

SSD terbaik ini diciptakan untuk gamer yang punya budget lebih dan menginginkan totalitas. Performanya begitu pesat untuk memastikan potensi sistem high-end keluar sepenuhnya. Performa luar biasa ini dapat dicapai berkat interface PCIe termutakhir generasi ke 4 yang 45% lebih kencang dari PCIe 3.0.

Luar biasanya lagi, sebagai jaring pengaman bila terjadi kerusakan, Seagate memberikan jaminan data recovery dengan tingkat keberhasilan 95 persen yang berlaku sampai tiga tahun!

Form factor M.2 2280
Antarmuka PCIe 4.0 x4
Sequential read/write speed 5.000/4.400 MB/s
Random read/write speed 750.000/700.000
Kapasitas 2 TB
Kisaran harga Rp6.950.000

Tabel Perbandingan SSD

Produk Kingston A400 SATA SSD Kingston A2000 NVMe PCIe SSD WD Green SATA SSD 2.5”/7mm Cased WD_BLACK SN750 NVMe SSD Sandisk Ultra 3D SSD Sandisk SSD Plus Samsung 870 EVO Samsung 970 EVO Plus Seagate BarraCuda 120 Seagate FireCuda 520
blank blank blank blank blank blank blank blank blank blank
Form factor 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch 2.5-inch 2.5-inch M.2 2280 2.5-inch M.2 2280
Antarmuka SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III SATA III SATA III PCIe 3.0 x4 SATA III PCIe 4.0 x4
Sequential read/write speed 500/350 MB/s 2.200/2.000 MB/s 545/80 MB/s 3.430/2.600 MB/s 550/525 MB/s 535/445 MB/s 560/530 MB/s 3.500/3.200 MB/s 560/540 MB/s 5.000/4.400 MB/s
Random read/write speed Tidak disebutkan 180.000/200.000 IOPS Tidak disebutkan Tidak disebutkan Tidak disebutkan Tidak disebutkan 98.000/88.000 IOPS (QD32) 13.000/36.000 IOPS (QD1) 480.000/550.000 IOPS (QD32) 19.000/60.000 IOPS (QD1) 90.000/90.000 IOPS 750.000/700.000
Kapasitas 240 GB 500 GB 240 GB 500 GB 250 GB 480 GB 500 GB 500 GB 500 GB 2 TB
Kisaran harga Rp661.000 Rp1.465.000 Rp553.000 Rp1.315.000 Rp699.000 Rp959.000 Rp1.167.000 Rp1.699.000 Rp1.150.000 Rp6.950.000
Periksa ketersediaan Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli Cek di Shopee Cek di Lazada Cek di Blibli

Yuk, cek rekomendasi storage device dari PickyBest lainnya!

Kesimpulan

Dari sepuluh SSD di atas, mana yang mau Anda implementasikan ke sistem? Memilih SSD terbaik memang harus teliti dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti form factor, antarmuka, dukungan protokol NVMe, dan kapasitasnya.

Kalau Anda masih pemula, pilihlah SSD SATA 2.5 inci dengan kapasitas sesuai kebutuhan dan pas dengan budget. Meski begitu, jika Anda ragu, Anda bisa membawa komputer Anda ke teknisi agar lebih pasti. Mudah-mudahan SSD terbaik yang Anda pilih membuat performa sistem Anda jadi lebih kencang, ya!

Referensi

How to Choose the Right SSD Form Factor for Your Upgrade
https://insights.samsung.com/2018/11/30/how-to-choose-the-right-ssd-form-factor-for-your-upgrade/ diakses pada 26 Maret 2021

SATA vs. PCIe: What’s the difference?
https://www.digitaltrends.com/computing/sata-vs-pcie/ diakses pada 26 Maret 2021

NVMe SSDs: Everything you need to know about this insanely fast storage
https://www.pcworld.com/article/2899351/everything-you-need-to-know-about-nvme.html diakses pada 26 Maret 2021

What size SSD is right for me?
https://www.pcgamer.com/what-size-ssd-is-right-for-me/ diakses pada 26 Maret 2021

You may also like

Comments are closed.