Written by 18:14 Hobi

10 Rekomendasi Pompa Aquarium Terbaik

Air aquarium perlu dijaga kebersihannya guna menunjang kehidupan ikan yang tinggal di dalamnya. Anda bisa melakukan filtrasi kotoran hingga pemberian oksigen terlarut dengan bantuan pompa aquarium. Ada pompa yang diletakkan di dalam maupun di luar aquarium. Dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing, mana pompa aquarium terbaik untuk kebutuhan Anda?

Untuk mengetahui pompa aquarium yang cocok, sebaiknya Anda pahami beberapa aspek penting ketika melakukan pemilihan. Kami telah menyiapkan poin-poin yang bisa Anda cek ketika memilih pompa aquarium, beserta membagikan sepuluh rekomendasi pompa berkualitas keluaran Yamano, Hidom, Resun, Eheim, dan beberapa merek lainnya. Yuk, ikuti terus ulasannya sampai akhir!

Pentingnya Menyediakan Pompa Aquarium

Ketika memelihara ikan dalam aquarium, menyediakan air jernih saja belum cukup mendukung keberlangsungan hidup ikan. Pastikan air yang digunakan mencakup beberapa unsur seperti oksigen terlarut, gas nitrat, dan zat pendukung lainnya. Akan tetapi, seberapa pun baiknya kualitas air yang digunakan, air akan secara alami berubah menjadi keruh setelah beberapa waktu karena bercampur dengan sisa makanan ikan, kotoran, dan kuman.

Air kotor dan berwarna keruh menyebabkan lingkungan hidup ikan menjadi tidak sehat. Oleh karenanya, diperlukan komponen tambahan berupa pompa aquarium. Alat ini berfungsi sebagai penyaring air untuk menjaga aquarium Anda bersih lebih lama. Selain itu, pompa aquarium menciptakan aliran air yang berguna agar oksigen dapat tersebar merata ke setiap area aquarium. Oksigen tidak hanya penting untuk ikan hias, tetapi juga penghuni aquarium lainnya seperti tanaman air, koral, dan bakteri.

Penggunaan pompa aquarium yang digabungkan dengan alat pemanas atau pendingin dapat memberikan lebih banyak manfaat pada ekosistem aquarium Anda. Selain kebersihan air terjaga dan aliran oksigen merata, Anda bisa menjaga temperatur dalam aquarium agar tetap stabil. Hal ini akan membuat kualitas hidup ikan hias menjadi lebih baik sehingga bisa memiliki waktu hidup lebih lama.

Cara Memilih Pompa Aquarium

Sebelum membeli pompa aquarium, beberapa hal sebaiknya Anda perhatikan guna memperoleh produk sesuai kebutuhan dan budget. Di bawah ini telah kami rangkum poin-poin yang bisa Anda simak. Selamat membaca!

Periksa Tipe Pompa berdasarkan Lokasi Pemasangannya

Terdapat 3 jenis pompa aquarium berdasarkan lokasi pemasangannya. Tipe inline pump untuk instalasi di luar aquarium, submersible pump untuk pemasangan di dalam, serta tipe amfibi yang bisa dipasang di bagian dalam maupun luar aquarium. Masing-masing tipe pompa ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus Anda periksa lebih lanjut.

Tipe Inline Pump: Tidak Membuat Suhu Air Meningkat

Keuntungan dari tipe inline pump adalah tidak membuat suhu air meningkat karena lokasi pemasangan alatnya di luar aquarium. Tak hanya itu, kemampuan untuk memompa airnya relatif lebih powerful sehingga dapat menghasilkan sirkulasi oksigen secara optimal ke seluruh bagian aquarium.

Akan tetapi, karena pemasangannya di luar aquarium, Anda perlu menyediakan spot tambahan untuk tempat menaruh pompanya. Tipe pompa ini juga menimbulkan suara cukup bising yang mungkin bisa membuat Anda terganggu. Bila tertarik memilih pompa ini, perlu Anda ketahui bahwa pemasangan head yang terlalu tinggi hingga 2 meter atau lebih dapat meningkatkan risiko timbulnya tekanan balik.

Tipe Submersible Pump: Tidak Menimbulkan Kebisingan

Bagi Anda yang menginginkan pompa aquarium yang tidak berisik, maka tipe submersible pump bisa menjadi pilihan. Pompa ini dipasang di dalam aquarium, membuat suara yang dihasilkan lebih minim dari kebisingan. Selain itu, instalasinya pun lebih mudah karena Anda tidak perlu menyiapkan tempat tambahan serta tidak perlu membuat sekat filter.

Tipe submersible bekerja di dalam air dengan mengambil air hasil filtrasi dan mengalirkannya kembali ke dalam aquarium. Di balik kelebihannya, pompa ini membuat temperatur air di aquarium Anda meningkat. Selain itu, kemungkinan pompa didekati ikan serta kontaminasi kotoran dan sisa makanan lebih besar terjadi. Selain itu, submersible pump juga lebih sulit dibersihkan.

Tipe Amphibious Pump: Bisa Ditempatkan di Dalam dan Luar Aquarium

Pompa amphibious memiliki kelebihan yang memungkinkan Anda bisa memilih lokasi pemasangan di dalam dan di luar aquarium. Sifat versatile pompa memungkinkan penggunaan air tawar maupun asin berdasarkan karakteristik ikan. Pompa amfibi merupakan opsi ideal bagi Anda yang mengutamakan fleksibilitas.

Kekurangan pompa ini berada pada harga lebih mahal dari pompa jenis lain. Hal ini cukup wajah mengingat kegunaan dari pompa ini yang lebih banyak. Yang perlu Anda ingat ketika bermaksud membeli pompa amfibi, pros dan cons dari pompa ini juga mencakup dua tipe pompa sebelumnya.

Sesuaikan Ukuran Pompa dengan Ukuran Aquarium

Ukuran aquarium menentukan ukuran pompa air yang Anda butuhkan. Untuk mengetahui besar ukuran aquarium Anda, hitung volume air yang bisa ditampung dengan rumus “Volume aquarium = (Panjang x Lebar x Tinggi) : 1.000’. Setelah mendapatkan ukuran pompa yang sesuai, Anda perlu mengetahui seberapa sering air aquarium disirkulasikan ke filter dalam waktu satu jam.

Sirkulasi air aquarium ideal adalah minimal 1 – 2 kali per jam. Bila Anda ingin mengetahui penghitungan tepatnya, Anda bisa gunakan rumus “Rotasi per jam (rpm) = kecepatan aliran air : volume aquarium”. Rumus ini berlaku untuk jenis ikan peliharaan yang umum. Jika Anda membiakkan ikan karnivora besar, sirkulasi air ideal adalah 7 – 10 kali per jamnya.

Sesuaikan Pompa dengan Karakteristik Ikan di Dalam Aquarium

Macam-macam jenis ikan hias akan membutuhkan kondisi air tertentu sebagai tempat hidupnya. Karena itu, menempatkan pompa air saja belum cukup untuk mendapatkan kondisi air ideal bagi ikan. Anda harus memerhatikan karakteristik ikan yang hendak Anda pelihara. Ikan akan lebih menyukai kondisi air yang menyerupai habitat aslinya.

Aliran air deras akan menyebabkan ikan yang habitatnya hidup di air tenang menjadi stres. Selain itu, air beraliran deras dapat membuat ikan-ikan bersembunyi, Anda pun sulit menikmati keindahannya. Untuk mengakali hal ini, Anda dapat menempatkan penghalang seperti batu atau kayu pada ujung selang pompa. Lakukan pembersihan bagian tersebut secara rutin agar untuk mencegah tumbuhnya lumut.

Berencana Menginstalasi Perangkat Tambahan? Pilih Performa Pompa yang Tangguh

Pemasangan perangkat tambahan seperti cooler dan sterilizing light akan menyebabkan sirkulasi dalam air terhambat sehingga menyebabkan beban kerja pompa aquarium lebih berat. Meskipun Anda rajin merawat pompa secara berkala, pompa tetap takkan bekerja dengan performa maksimal.

Bila Anda berencana memasang aksesori atau komponen lain pada aquarium, pilihlah pompa dengan daya sirkulasi yang tangguh. Perhatikan spesifikasi pompanya apakah sesuai dengan komponen tambahan yang Anda inginkan. Pompa air dengan spesifikasi tinggi mampu memberikan sirkulasi air terbaik meski dipadukan dengan perangkat lain.

Perhatikan Aspek Lain seperti Daya Listik dan Sirkulasi per Jamnya

Ketika membeli peralatan elektronik apa pun, aspek daya listrik menjadi salah satu yang perlu Anda jadikan bahan pertimbangan, termasuk saat membeli pompa aquarium. Sebaiknya Anda pilih pompa hemat daya dengan kemampuan sirkulasi mumpuni. Anda bisa menemukan berbagai jenis pompa dengan kebutuhan daya berbeda-beda

Beberapa merek pompa mampu melakukan sirkulasi air sebanyak 120 liter/jam dengan daya hanya 1,5  watt saja. Water flow seperti ini cocok untuk ikan yang habitat hidupnya di air tenang. Di sisi lain, ada juga pompa dengan kekuatan 3.600 liter/jam berdaya listrik 50 watt. Sesuaikan daya listrik dengan kemampuan sirkulasi yang Anda butuhkan, ya!

10 Rekomendasi Pompa Aquarium Terbaik

Setelah mengetahui aspek-aspek yang harus dipertimbangkan ketika memilih pompa aquarium, pada bagian ini kami telah menyiapkan rekomendasi produk untuk memudahkan Anda menentukan pilihan. Simak list-nya berikut ini!

1. Resun SP-2500 Submersible Pump

Durability tangguh serta cocok untuk sistem hidroponik NFT

Pompa celup ini mampu menyirkulasi 1.400 liter air per jamnya. Terbuat dari bahan shaft stainless steel dengan rotor magnet permanen membuatnya memiliki durability tangguh untuk pemakaian 24 jam penuh. Tak hanya mampu menjernihkan air aquarium, pompa ini juga ideal diterapkan pada sistem hidroponik NFT (nutrient film technique).

Sama seperti pompa submersible lain, suara pompa ini relatif halus sehingga tidak menimbulkan kebisingan yang mengganggu. Selain itu, kualitas besi berkualitas pada pompa ini membuatnya antikorosi atau tidak mudah berkarat, bahkan bila digunakan untuk aquarium berisi air asin sekalipun. Instalasi pompa ini cukup mudah, stabil, dan ramah lingkungan pula!

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 18 W
Daya sirkulasi 1.400 liter/jam
Kisaran harga Rp132.000

2. Yamano WP-3600 Water Pump

Pompa aquarium hemat listrik dengan material ceramic shaft

Bila Anda sedang mencari pompa aquarium yang awet untuk penggunaan jangka panjang, Yamano WP-3600 dapat menjadi pilihan tepat. Material luarnya tersusun dari bahan ceramic shaft yang tahan di segala kondisi air. Tak hanya itu, bagian luar motor diselubungi lapisan resin epoksi untuk memastikan keamanannya.

Dengan kekuatan sirkulasi sebanyak 1.000 liter per jam, produk ini juga cocok digunakan sebagai pompa air mancur, air terjun, dan kolam, lho! Mesinnya yang kuat mampu digunakan terus menerus dengan tetap mempertahankan konsumsi listrik yang minim. Hemat listrik, tahan lama, dan terjangkau, kurang apalagi?

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 20 W
Daya sirkulasi 1.000 liter/jam
Kisaran harga Rp75.000

3. Hidom HP-6000 Amphibious Pump

Pompa amfibi dengan banderol harga ramah di kantong

Biasanya, pompa jenis amfibi dipatok dengan harga hingga jutaan rupiah. Namun, tidak dengan pompa keluaran Hidom satu ini. Di range harga kisaran Rp200.00 – Rp300.000, Anda sudah bisa membawa pulang pompa untuk menjernihkan air aquarium Anda. Produk ini terbuat dari material ceramic yang kukuh.

Meski ramah kantong, pompa ini menawarkan flow rate cukup tinggi hingga 2.800 liter per jam. Tak cuma itu, meskipun flow rate-nya tergolong tinggi, daya listrik yang dibutuhkan pompa ini hanya 60 watt saja. Anda bisa memasang pompa amfibi ini di dalam maupun luar aquarium. Fleksibel dan serba guna!

Tipe pompa Amphibious pump
Konsumsi listrik 60 W
Daya sirkulasi 2.800 liter/jam
Kisaran harga Rp276.000

4. Resun Air Pump AIR-3000

Aerator serbaguna untuk suplai oksigen di dalam maupun luar ruangan

Merawat kesehatan air aquarium tak melulu harus menggunakan pompa air. Pompa udara keluaran Resun ini dapat menjadi alternatif lain. Jika pompa air menyirkulasi oksigen, aerator bekerja dengan memberikan suplai oksigen ke dalam perairan. Resun AIR-3000 didesain berbentuk mobil berwarna perak dan abu-abu yang elegan.

Bagi Anda yang memiliki kolam taman kecil, Resun AIR-3000 juga bisa diandalkan! Selain itu, produk ini sanggup mengatur udara pada model yang besar. Apalagi, performa mesin yang terkenal antiberisik membuat Anda semakin nyaman menikmati pemandangan ikan di dalam aquarium maupun kolam!

Tipe pompa Inline pump
Konsumsi listrik 3,5 W
Daya sirkulasi 120 liter/jam
Kisaran harga Rp98.900

5. Amara P-5200 Aquarium Submersible Pump

Menawarkan flow rate paling kencang di kelasnya!

Rangka body Amara P-5200 dirancang dengan balutan ceramic shaft yang tahan aus dan lebih tahan lama. Keunggulan utamanya terletak pada flow rate jumbo yang dihasilkan, yakni sebesar 3.800 liter/jam. Amara mengklaim kecepatan sirkulasinya adalah yang terbesar di kelas seri P-5200 merek lain.

Produk ini berada di kisaran harga mendekati dua ratus ribuan. Sangat terjangkau untuk besar daya yang dihasilkan, bukan? Selain itu, sistem operasinya termasuk tangguh, mudah dipasang, serta tidak membutuhkan perawatan ekstra. Anda bisa memercayakan aliran air aquarium dan kolam dengan pompa Amara P-5200!

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 50 W
Daya sirkulasi 3.600 liter/jam
Kisaran harga Rp185.000

6. Atman AT-104 Power Liquid Filter

Dilengkapi suction cups agar sesuai untuk semua ukuran aquarium

Apakah Anda masih ragu dengan ukuran pompa yang pas untuk aquarium? Jika iya, produk ini bisa menjawab kebingungan Anda! Pada bagian selangnya terdapat fitur suction cups yang difungsikan agar bisa menempel fleksibel dengan semua ukuran aquarium.

Ketika alat ini bekerja, Anda hampir tidak akan mendengar suara berkat teknologi low noise serta perangkat yang berada di bawah air. Produk ini akan awet untuk jangka panjang berkat material ceramic shaft yang digunakan. Selain itu, Atman AT-103 cocok pula digunakan untuk air tawar maupun asin.

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 38 W
Daya sirkulasi 2.000 liter/jam
Kisaran harga Rp158.000

7. Recent AA-1200 Aquarium Power Heads

Memperkuat undergravel filter untuk aquarium bersih lebih lama

Produk ini merupakan water circulator yang ideal untuk aquarium berukuran sekitar 60 – 80 cm. Terdapat fitur oxygenator yang mampu memperkuat undergravel filter guna menjaga air tetap jernih. Bila Anda ingin menciptakan aquarium dengan efek berombak, produk ini dibekali kemampuan wave maker yang dapat Anda jadikan opsi.

Recent AA-1200 dibekali kemampuan untuk melakukan perputaran air 1.000 liter/jam. Dengan level sekuat itu, daya listrik yang dibutuhkannya hanya 15 watt saja! Dengan produk ini, Anda bisa memastikan keberlansungan hidup ikan dan tanaman hias pada aquarium tanpa menghabiskan budget hingga ratusan ribu.

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 15 W
Daya menyirkulasi udara 1.000 liter/jam
Kisaran harga Rp33.300

8. Sakkai Pro AA-103 Submersible Pump

Submersible pump terjangkau dengan desain simple dan compact

Sakkai menghadirkan pompa air dengan harga sangat terjangkau. Mengusung bentuk bodi yang simple dan mengotak membuatnya melekat sempurna pada dinding kaca aquarium Anda. Untuk mencapai kekuatan sirkulasi hingga 2.000 liter per jam, Sakkai Pro AA-103 hanya memangkas daya 18 W saja!

Sebab ukurannya yang kecil, pompa ini cocok untuk aquarium berukuran kecil hingga sedang. Pompa ini diperkaya ragam fitur yang umum ditemui pada submersible pump lain, misalnya minim noise dan easy installation. Satu lagi, pompa besutan Sakkai ini juga bekerja baik pada air laut!

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 18 W
Daya sirkulasi 2.000 liter/jam
Kisaran harga Rp70.100

9. LifeTech AP 1200 Aquarium Liquid Filter

Dengan aksi ganda sebagai supplier oksigen sekaligus filter

Pompa berukuran mini keluaran LifeTech ini memiliki efektifitas ganda. Selain mampu menyuplai oksigen, pompa ini juga bekerja memfiltrasi kotoran. Berkatnya, aquarium Anda akan senantiasa bersih. Sebagai gantinya, kualitas air yang meningkat turut memelihara keberlangsungan hidup ikan di dalamnya.

Tidak sampai puluhan watt, pompa ini sudah mampu memelihara sirkulasi air sebanyak 529 liter per jam. Buat Anda yang memerlukan submersible pump dengan harga terjangkau, LifeTech AP 1200 cukup direkomendasikan untuk aquarium berukuran kecil.

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 8 – 9 W
Daya sirkulasi 529 liter/jam
Kisaran harga Rp82.500

10. Eheim Universal Pump 1200

Mengadopsi teknologi Jerman dengan build quality terbaik

Bagi Anda yang memiliki budget lebih untuk membeli pompa air aquarium, Anda takkan dirugikan oleh produk ini. Eheim Universal Pump 1200 diproduksi menggunakan teknologi Jerman yang dilengkapi prefilter untuk menghalau kotoran masuk ke dalam impeller.

Dengan build quality terbaik, pompa aquarium ini terbukti super awet dan minim perawatan. Saat diinstalasi di luar aquarium, mesim pompa universal Eheim tidak mengeluarkan suara bising yang mengganggu. Bagi penggemar ikan hias, pompa berdaya listrik irit ini perlu dijadikan pertimbangan.

Tipe pompa Submersible pump
Konsumsi listrik 28 W
Daya sirkulasi 1.200 liter/jam
Kisaran harga Rp1.890.000

Kesimpulan

Dengan adanya rekomendasi pompa aquarium di atas, Anda takkan kebingungan lagi  mencari produk yang kualitasnya telah dibuktikan banyak orang. Terlebih, sederet tips pemilihan pompa aquarium juga telah Anda ketahui agar bisa diterapkan. Jadi, manakah pompa yang ideal untuk aquarium Anda?

Pastikan Anda pilih pompa yang dibekali spesifikasi unggul untuk menunjang filtrasi dan sirkulasi air seluas aquarium milik Anda. Selalu sesuaikan kekuatan sirkulasi pompa dengan karakteristik ikan yang Anda pelihara di dalam aquarium. Perhatikan pula daya listrik yang diperlukan pompa untuk bisa beroperasi. Selamat memilih!

(Visited 146 times, 8 visits today)