Otomotif

10 Rekomendasi Oli Mesin Mobil Terbaik

Mesin dan oli adalah dua hal yang tidak boleh dipisahkan. Tanpa oli sebagai pelumas, mesin bisa rusak akibat pergesekan logam-logam di dalamnya. Begitu pun pada mobil. Penggunaan oli mesin yang tepat menjadi penting dalam memastikan kesehatan mesin mobil. Sebab itu, Anda mesti teliti dalam memilih oli mesin terbaik buat mobil Anda.

Merek oli mesin mobil sendiri ada banyak sekali, misalnya Shell, Castrol, Valvoline, dan Amsoil. Supaya tidak bingung, di artikel ini kami jelaskan cara memilih dengan jitu. Lebih dari itu, kami juga sudah merangkum sepuluh oli mesin terbaik dari berbagai merek. Selamat membaca!

Cara Memilih Oli Mesin Mobil

Asal Anda memahami apa yang harus diperhatikan, memilih oli mesin mobil sebenarnya bukan perkara yang terlalu rumit. Adapun sederet aspek yang perlu diperhatikan adalah nilai viskositas, standar API, jenis oli berdasarkan material, serta sertifikasinya.

Pilih Oli dengan Nilai Viskositas (Kekentalan) yang Tepat

Secara umum, oli yang lebih kental menghasilkan pelumasan lebih baik, sekaligus proteksi lebih tinggi terhadap komponen di dalam mesin. Tetapi, kekentalan oli tidaklah konstan, melainkan berubah mengikuti temperatur. Oli punya kecenderungan untuk mengental di temperatur rendah dan mengencer di temperatur tinggi.

Di botol oli, Anda bisa melihat kode yang terdiri dari kombinasi nomor dan angka, misalnya “5W-30”. Kode ini merupakan kode Society of Automotive Engineer (SAE) International yang mengindentifikasi nilai viskositas dari oli tersebut.

Kode SAE ini memuat dua informasi soal viskositas. Angka di depan sebagai indikator kekentalan di temperatur rendah, dan angka di belakang sebagai indikator kekentalan di temperatur tinggi.

Jadi, oli bernilai 5W-30 punya kekentalan 5 pada suhu rendah, dan 30 pada suhu tinggi. Adapun huruf ‘W’ yang menempel dengan angka pertama merupakan singkatan dari “winter” yang jadi penanda bahwa angka pertama menunjukkan nilai di temperatur rendah.

Setelah memahami sistematikanya, lantas bagaimana cara mengetahui nilai viskositas oli terbaik buat mobil Anda? Jawabannya sederhana saja, Anda cukup mencari tahu nilai viskositas oli yang direkomendasikan oleh pabrik mobil. Biasanya Anda dapat menemukannya di buku manual atau kadang juga tertulis di tutup oli pada mesin.

Prinsipnya, oli yang baik adalah oli yang encer di temperatur dingin (agar cepat naik ke mesin), dan tetap kental di temperatur tinggi (agar pelumasan tetap baik). Di samping itu, nilai viskositas juga perlu mengikuti kondisi iklim di daerah Anda mengemudi. Di daerah dingin, oli dengan angka depan yang kecil akan membuatnya lebih cepat mengalir ketika mobil baru dihidupkan dalam keadaan dingin (cold start).

Sementara itu, untuk daerah yang panas atau sering macet, oli dengan angka belakang yang lebih besar bakal mempertahankan daya pelumasan di temperatur tinggi. Itu sebabnya mengapa oli 5W-40 dan 0W-40 banyak di pakai di negara seperti Amerika yang sering mengalami temperatur ekstrem di musim dingin dan panas.

Karena kebanyakan daerah di Indonesia tidak terlalu dingin, normalnya Anda tidak perlu memilih oli yang terlalu encer. Viskositas 5W-30, 5W-40, 10W-40, 15W-40 sudah baik. Anda bisa pilih yang lebih kental kalau sering berkendara jarak jauh atau melewati kemacetan serius yang bikin mesin lebih panas. Biar begitu, agar lebih pasti sebaiknya tetap ikuti nilai viskositas yang dianjurkan di buku manual mobil Anda.

Pastikan Memilih Oli dengan Standar API yang Berlaku Saat Ini

blank

Selain kode SAE yang mengidentifikasi viskositas, oli mesin mobil juga memiliki kode standar American Petroleum Institute (API) yang mengidentifikasi kategori dan kualitas oli. Standar ini menentukan mesin mobil keluaran tahun berapa yang cocok dipakaikan oli tersebut. Karena itu, pastikan memilih oli yang standar kategori API-nya sedang berlaku saat ini.

Buat oli kendaraan berbahan bakar bensin, standar yang berlaku saat ini adalah SJ, SL, SM, SN, dan SP. Sementara untuk mesin diesel kategori yang berlaku saat ini adalah CH-4, CI-4, CJ-4, dan CK-4. Semakin huruf belakangnya mendekati “Z”, makin baru pula standar tersebut yang juga berarti makin tinggi pula kualitas oli tersebut. Lebih lengkap mengenai performa tiap kategori dapat Anda pelajari di situs resmi API.

Tentukan Jenis Oli yang Cocok dengan Kebutuhan dan Budget Anda

Oli mesin mobil dapat dikategorikan menjadi tiga jenis: oli mineral, semi-sintetis, dan sintetis. Perbedaan utama ketiganya terletak pada bahan baku. Di antara ketiga jenis ini, pilihlah jenis yang dianjurkan oleh buku manual mobil Anda.

Oli Mineral: Pilihan Konvensional dengan Harga Terjangkau

blank

Oli mineral atau konvensional adalah oli yang diolah dari minyak bumi. Setelah diproses di pabrik dan ditambahi berbagai macam zat aditif, oli mineral menghasilkan performa yang cukup baik dalam melumasi dan melindungi komponen mesin dari korosi. Tak heran, untuk waktu yang lama oli mineral menjadi standar industri, sampai akhirnya digeser oleh kemunculan oli sintetis.

Walau kalah dari oli sintetis, performa oli mineral mestinya lebih dari cukup untuk mobil dengan pemakaian harian biasa di dalam kota. Hanya saja, oli mineral harus diganti lebih sering, yakni tiap 5.000 sampai 7.000 km. Kendati demikian, harganya yang lebih terjangkau dibanding oli sintetis takkan memberatkan kantong.

Oli Sintetis: Performa Paling Baik untuk Anda yang Bersedia Merogoh Kocek Lebih Dalam

blank

Oli sintetis merupakan oli yang dibuat sepenuhnya dari bahan sintetis tanpa minyak bumi. Hasilnya, dibanding oli mineral, oli ini memiliki kekentalan lebih baik di temperatur tinggi, sekaligus lebih mudah mengalir di suhu rendah. Resistansinya terhadap oksidasi pun tinggi hingga menghasilkan proteksi lebih baik terhadap korosi dan karat.

Performanya yang sangat baik membuat oli ini dulunya hanya dipakai oleh kendaraan yang kinerjanya berat seperti double cabin 4×4 dan sejenisnya. Biar begitu, saat ini semua jenis mobil sudah banyak yang memakai oli sintetis. Salah satu alasannya karena ketahanannya yang panjang sehingga cukup diganti tiap 10.000 sampai 15.000 km saja. Namun, jika Anda berminat membeli oli ini, maka bersiaplah untuk merogoh kocek lebih dalam.

Oli Semi-sintetis: Peningkatan dari Oli Mineral dengan Harga yang Masih Ramah Kantong

blank

Oli semi-sintetis atau juga disebut synthetic blend adalah oli campuran dari bahan sintetis dan minyak bumi. Alhasil, kualitas performa oli semi-sintetis berada satu tingkat di atas oli mineral, namun harganya lebih murah ketimbang oli sintetis. Produk ini cocok buat Anda yang membutuhkan performa lebih tinggi, namun ogah membayar lebih mahal buat membeli oli sintetis.

Benarkah Oli Sintetis Tidak Cocok untuk Mobil Tua?

blank

Ada anggapan bahwa mobil tua tidak boleh menggunakan oli sintetis. Salah satu argumennya, sifat pembersih oli sintetis bakal melunturkan endapan mineral (sludge) di komponen mesin dan memengaruhi kinerja mesin tersebut. Oli sintetis memang punya sifat pembersih, namun pembersihan sludge dari komponen mesin justru hal yang bagus. Pasalnya, akumulasi endapan sludge dapat merusak mesin.

Argumen lain yang juga sering dilontarkan adalah bahwa oli sintetis mengandung bahan kimia yang dapat merusak seal yang sudah tua dan menyebabkan kebocoran. Dahulu, hal ini memang benar adanya, namun hari ini perkembangan oli sintetis sudah demikian jauh sehingga tidak lagi memakai kandungan yang dapat menimbulkan kerusakan.

Kesimpulannya, oli sintetis aman saja dipakai di mobil tua. Tapi, hanya karena aman bukan berarti harus pakai, bukan? Seperti telah kami paparkan di poin sebelumnya, keputusan untuk memakai oli sintetis atau tidak bergantung pada kebutuhan dan kemampuan budget Anda. Jika Anda rasa tidak perlu, misalnya karena mobil tua Anda hanya keluar garasi seminggu sekali, buat apa mengeluarkan uang lebih banyak untuk membeli oli sintetis?

10 Rekomendasi Oli Mesin Mobil Terbaik

Setelah memahami cara memilih oli yang tepat, sekarang Anda sudah siap buat segera belanja. Di bawah ini, telah kami rangkum sepuluh oli mesin mobil terbaik dari berbagai merek yang pantas buat Anda pilih.

1. Shell Helix HX8

blank

Sumber: Shell.com

Dilengkapi Flexi Molecule Technology untuk perlindungan adaptif

Shell Helix HX8 adalah oli sintetis yang dibekali Flexi Molecule Technology. Teknologi ini memungkinkan oli untuk beradaptasi terhadap beragam situasi di perjalanan.

Ketika berada di temperatur ekstrem, molekulnya membentuk lapisan pelindung di sekitar komponen mesin. Tak heran, Shell Helix HX8 diklaim memberikan perlindungan 40 persen lebih banyak dari oli mesin lainnya.

4 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Viskositas rendah membuat mobil lebih cepat hidup di posisi dingin.
  • Efektif mencegah timbulnya endapan dan kerak di dalam mesin.
  • Bisa meningkatkan efisiensi bahan bakar.
  • Cocok buat mobil berbahan bakar bensin maupun diesel.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 5W-30
Jenis Sintetis
Standar API SN Plus
Ukuran kemasan 4 L
Kisaran harga Rp450.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

2. Shell Helix Eco 0W-20

blank

Sumber: Shell.co.id

Oli yang dirancang khusus untuk mobil LCGC

Apakah Anda pengendara mobil Low Cost Green Car (LCGC)? Jika demikian, Shell punya oli mesin yang dirancang khusus untuk kebutuhan mobil jenis ini. Tidak seperti mobil biasa yang kapasitas olinya 4 liter ke atas, kapasitas oli mesin mobil LCGC hanya sekitar tiga literan. Sebab itulah kemasan terbesar produk ini berukuran 3,5 liter. Alhasil, sisa oli yang dipakai menjadi minim atau malah tidak ada.

Dari segi formulasi, Helix Eco dirancang dengan penguapan rendah. Artinya, meskipun kekentalan rendah, volume oli tetap terjaga karena penguapan yang minim. Nilai viskositasnya yang rendah ini pun sangat cocok untuk tipe pemakaian mobil LCGC yang memang dirancang untuk jarak dekat di daerah perkotaan.

2 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Mesin lebih bersih berkat teknologi Active Cleansing.
  • Takaran isi yang lebih pas membuat tidak adanya/lebih sedikit oli terbuang.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 0W-20
Jenis Sintetis
Standar API SN
Ukuran kemasan 3,5 L
Kisaran harga Rp387.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

3. Valvoline Synpower 5W-30

Melindungi mesin turbo dari masalah LPSI

Valvoline Synpower 5W-30 merupakan oli sintetis yang performanya didongkrak oleh campuran zat aditif canggih. Teknologi terbaru ini lantas membuatnya memenuhi standar API SN Plus. Standar ini menandakan bahwa oli dapat melindungi mesin dari Low Speed Pre-Ignition (LPSI), yakni masalah pembakaran yang kerap muncul pada mobil bermesin turbo.

3 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Oli lebih cepat naik berkat viskositas rendah di suhu rendah.
  • Daya pembersihan sangat baik dalam menyingkirkan endapan.
  • Mendongkrak performa mesin dengan akselerasi yang mantap.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Harganya mungkin relatif agak mahal buat beberapa orang.
Nilai viskositas 5W-30
Jenis Sintetis
Standar API SN Plus
Ukuran kemasan 4 L
Kisaran harga Rp400.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

4. Valvoline All Fleet Premium Heavy Duty Diesel

Dirancang khusus untuk mesin diesel

Ini adalah oli yang dirancang khusus buat mobil bermesin diesel. Dengan viskositas tinggi, oli ini menghasilkan performa yang baik saat mesin bekerja berat.

Biar begitu, oli ini juga cepat naik ke mesin saat cold start berkat Rapid Flow Technology. Uniknya lagi, Valvoline All Fleet Premium juga kompatibel dengan mobil yang mengonsumsi bahan bakar biodiesel.

3 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Bekerja memaksimalkan durabilitas mesin.
  • Efisiensi baik membuat oli bertahan lebih lama.
  • Resistansi tinggi terhadap oksidasi di temperatur tinggi.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 10W-30, 15W-40, 20W-50
Jenis Semi-sintetis
Standar API CI-4/SL
Ukuran kemasan 5 L
Kisaran harga Rp370.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

5. Castrol GTX Ultraclean 5W-30

Oli untuk mobil LCGC dengan viskositas lebih tinggi

Satu lagi oli mesin yang dirancang untuk mobil LCGC. Dengan viskositas tinggi, oli ini memastikan performa mesin tetap terjaga di suhu panas sekalipun. Selain itu, kandungan Double Action Formula-nya bekerja menyingkirkan sludge dan kotoran lainnya. Lalu, dengan formula yang sama, oli ini juga melindungi agar sludge dan kotoran lainnya tidak menumpuk lagi.

2 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Ukuran kemasan 3,5 liter lebih sesuai buat kapasitas oli kebanyakan mobil LCGC.
  • Viskositas lebih tinggi membuat performa mesin lebih terjaga di temperatur panas di kemacetan.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 5W-30
Jenis Sintetis
Standar API SN
Ukuran kemasan 3,5 L
Kisaran harga Rp280.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

6. Castrol Magnatec 10W-40

Molekul cerdas yang senantiasa melekat di mesin

Dibanding oli mesin biasa, Castrol Magnatec memiliki molekul yang cerdas. Pasalnya, molekul oli ini diformulasikan khusus untuk selalu melekat pada komponen mesin, bahkan dalam kondisi mati.

Itu berarti, mesin mobil Anda langsung mendapatkan perlindungan instan tiap menghidupkan mesin di pagi hari. Hal ini juga membuat pemanasan jadi lebih cepat. Keausan mesin pun berkurang secara signifikan.

4 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Harga lebih terjangkau.
  • Cocok digunakan untuk mesin mobil tua.
  • Minim getaran dan membuat suara mesin jadi lebih halus.
  • Minim mengalami penguapan.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 10W-40
Jenis Sintetis
Standar API SN Plus
Ukuran kemasan 4 L
Kisaran harga Rp290.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

7. Mobil Delvac 1 5W-40

blank

Sumber: Mobil.com

Dirancang khusus untuk mesin diesel dengan tugas berat

Mobil Delvac 1 adalah oli untuk mesin diesel dengan kinerja berat. Oli ini memiliki durabilitas luar biasa sehingga walaupun pemakaiannya berat, masa penggantiannya lebih lama.

Jika Anda mencari oli yang tepat untuk mobil dan truk yang beroperasi di pekerjaan berat seperti pertambangan, konstruksi, dan angkutan barang, maka produk ini adalah salah satu pilihan terbaik!

3 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Penggantian lebih lama, masih aman sampai 25.000 km.
  • Membuat suara mesin lebih halus.
  • Performa mesin lebih mulus.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Karena memang untuk mobil performa tinggi, harganya relatif agak mahal.
Nilai viskositas 5W-40
Jenis Full sintetis
Standar API CI-4 Plus
Ukuran kemasan 1 L
Kisaran harga Rp187.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

8. Mobil Super 2000 5W-30

blank

Sumber: Mobil.co.id

Oli semi-sintetis untuk yang ber-budget tipis

Untuk Anda yang budget-nya terbatas, kami sangat merekomendasikan Mobil Super 2000 5W-30. Oli ini semi-sintetis sehingga harganya lebih terjangkau dibanding oli yang sepenuhnya sintetis.

Tak perlu khawatir, performa yang ditawarkannya sama sekali tidak murahan. Formulasi produk ini memiliki berfriksi rendah yang efeknya meningkatkan efisiensi kerja mesin sekaligus menghemat konsumsi bahan bakar.

4 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Melindungi mesin dari keausan.
  • Bisa dipakai untuk mobil berbahan bakar bensin maupun diesel.
  • Penguapan minim.
  • Harga terjangkau.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

Relatif tidak ada.

Nilai viskositas 5W-30
Jenis Semi-sintetis
Standar API SN/CF-4
Ukuran kemasan 4 L
Kisaran harga Rp270.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

9. Amsoil Signature Series 5W-30 Synthetic Motor Oil

blank

Sumber: Amsoil.com

Perlindungan mesin 75 persen lebih tinggi

Menurut klaim, Amsoil Signature Series memberikan perlindungan mesin 75 persen lebih banyak dibanding oli lainnya. Formulanya terbukti efektif untuk melindungi mesin dari LSPI.

Di samping itu, oli ini juga punya daya pembersihan yang tinggi. Aditif deterjennya memproduksi penetralisir asam 30 persen lebih banyak. Alhasil, mesin menjadi lebih bersih untuk waktu yang lebih lama.

3 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Membikin mesin lebih adem, mulus, dan bersuara lebih halus.
  • Performa baik di suhu tinggi.
  • Cocok buat mobil tua.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Harganya mungkin agak mahal buat beberapa orang.
Nilai viskositas 5W-30
Jenis Full sintetis
Standar API SN
Ukuran kemasan 1 L
Kisaran harga Rp220.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

10. Liqui Moly Leichtlauf High Tech 5W-40

Oli performa tinggi buat mobil mewah Anda!

Buat Anda yang memiliki mobil mewah, Liqui Moly Leichtlauf High Tech 5W-40 adalah oli yang kami rekomendasikan. Kombinasi antara formula sintetis dengan teknologi aditif terbaru membuat performanya sangat tinggi. Pelumasannya cepat, bahkan efektif mengurangi konsumsi bahan bakar. Durabilitasnya yang tinggi pun membuat oli ini awet dipakai hingga 40.000 km!

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Performa jempolan di temperatur rendah maupun tinggi.
  • Penguapan sangat minim.
  • Mesin bekerja lebih mulus dan bersuara lebih pelan.
  • Dapat dicampur dengan oli merek lain untuk sedikit menghemat.
  • Cocok untuk mobil berbahan bakar bensin maupun diesel.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Harganya relatif mahal.
Nilai viskositas 5W-40
Jenis Sintetis
Standar API SN
Ukuran kemasan 5 L
Kisaran harga Rp1.070.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

Tabel Perbandingan Oli Mesin Mobil

Produk Shell Helix HX8 Shell Helix Eco 0W-20 Valvoline Synpower 5W-30 Valvoline All Fleet Premium Heavy Duty Diesel Castrol GTX Ultraclean 5W-30 Castrol Magnatec 10W-40 Mobil Delvac 1 5W-40 Mobil Super 2000 5W-30 Amsoil Signature Series 5W-30 Synthetic Motor   Oil Liqui Moly Leichtlauf High Tech 5W-40
blank blank blank blank blank blank blank blank blank blank
Nilai viskositas 5W-30 0W-20 5W-30 10W-30, 15W-40, 20W-50 5W-30 10W-40 5W-40 5W-30 5W-30 5W-40
Jenis Sintetis Sintetis Sintetis Semi-sintetis Sintetis Sintetis Full sintetis Semi-sintetis Full sintetis Sintetis
Standar API SN Plus SN SN Plus CI-4/SL SN SN Plus CI-4 Plus SN/CF-4 SN SN
Ukuran kemasan 4 L 3,5 L 4 L 5 L 3,5 L 4 L 1 L 4 L 1 L 5 L
Kisaran harga Rp450.000 Rp387.000 Rp400.000 Rp370.000 Rp280.000 Rp290.000 Rp187.000 Rp270.000 Rp220.000 Rp1.070.000
Periksa ketersediaan Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli

Gantilah Oli Mesin Mobil Anda secara Rutin

blank

Sebaik apa pun kualitasnya, pada akhirnya oli mesin mobil tetap harus diganti secara rutin. Seiring berjalannya waktu, kekentalan oli akan terus berkurang. Kalau dibiarkan terus, mesin mobil Anda jadi tak terlumasi dengan baik. Hal ini lantas dapat berujung pada berbagai jenis masalah dan kerusakan, mulai dari penumpukan sludge, mesin lebih cepat panas dan kinerja menurun, boros bahan bakar, dan sebagainya.

Interval waktu penggantian oli untuk masing-masing mobil dan jenis oli itu sendiri berbeda-beda. Periksalah buku manual mobil Anda untuk mengetahui interval penggantian yang dianjurkan. Umumnya, oli mineral perlu diganti setiap 4.000 sampai 6.000 km, sementara sintetis tiap 10.000 sampai 15.000 km. Tapi, sangat disarankan untuk mengganti oli dua kali dalam setahun, sekalipun jumlah kilometer ini belum tercapai.

Kesimpulan

Jadi, manakah dari oli mesin di atas yang mau Anda percaya untuk melumasi mesin mobil Anda untuk beberapa waktu ke depan? Sebelum menjatuhkan pilihan, pastikan Anda telah menyeleksinya berdasarkan aspek-aspek yang telah kami jelaskan di bagian cara memilih.

Jenis dan nilai viskositas yang paling cocok buat mobil Anda biasanya sudah dijelaskan di buku manual mobil. Buku manual ini sebenarnya sudah memuat segala informasi yang Anda perlukan. Sebab itu, jika Anda merasa bingung, pastikan untuk memeriksa buku manual. Semoga Anda segera menemukan oli mesin yang cocok, ya!

Referensi

Engine Oil 101: Everything You Need to Know
https://www.repairsmith.com/i/blog/engine-oil-101-everything-you-need-to-know/ diakses pada 30 September 2021

Oil Categories
https://www.api.org/products-and-services/engine-oil/eolcs-categories-and-classifications/oil-categories diakses pada 30 September 2021

How to Pick the Right Motor Oil for Your Car
https://www.popularmechanics.com/cars/car-technology/a53/what-oil-does-my-car-take/ diakses pada 30 September 2021

Should You Use Synthetic Oil in Your Car?
https://www.consumerreports.org/car-maintenance/should-you-use-synthetic-oil-in-your-car-a9220487946/ diakses pada 30 September 2021

Yes, You Can Put Synthetic Oil in a Classic or Just Plain Old Car
https://www.caranddriver.com/news/a34762175/synthetic-oil-classic-cars/ diakses pada 30 September 2021

Is Synthetic Motor Oil Bad For Old Cars?
https://www.youtube.com/watch?v=pPFSR-2lhxY diakses pada 30 September 2021

How to choose your motor oil?
https://eg.totalenergies.com/en/news-blog/blog/how-choose-your-motor-oil diakses pada 30 September 2021

Engine Oil 101: Choosing the right oil for your car
https://www.mobil.com/en/sap/personal-vehicles/car/understanding-engine-oil/choosing-the-right-oil-for-your-car diakses pada 30 September 2021

You may also like

Comments are closed.