Written by 01:30 Makanan & Minuman

10 Rekomendasi Tepung Terigu Terbaik untuk Roti

Tepung terigu merupakan salah satu bahan yang umum digunakan dalam dunia bakery. Namun, tak sedikit yang masih mengira semua jenis roti bisa dibuat dengan sembarang tepung terigu. Padahal, adonan roti sempurna bisa didapatkan salah satunya dari penggunaan jenis tepung terigu yang tepat.

Pemilihan jenis tepung akan memengaruhi adonan, baik dari segi tekstur, warna, maupun rasanya. Anda mungkin sudah familier dengan merek seperti Bogasari, Bungasari, dan Sriboga. Dalam artikel ini, akan dibahas cara memilih tepung terigu yang tepat untuk roti sekaligus rekomendasi produk terbaiknya untuk Anda. Mari disimak!

Perbedaan Tepung Terigu dengan Jenis Tepung Lain

Dilihat dari bahan baku pembuatannya, tepung umumnya dibagi menjadi tiga, yaitu tepung maizena, tepung tapioka, dan tepung terigu. Sebelum lebih jauh membahas mengenai tepung terigu, mari kita membahas perbedaannya dengan jenis tepung lain.

Tepung maizena terbuat dari biji jagung yang dikeringkan, kemudian digiling hingga menjadi bulir tepung. Alih-alih digunakan sebagai bahan baku utama roti, tepung maizena lebih sering digunakan sebagai bahan tambahan. Maizena berfungsi untuk membuat adonan lebih lembut dan hasil roti lebih renyah.

Tepung tapioka biasa disebut tepung singkong atau tepung kanji. Tepung ini terbuat dari bahan baku singkong yang dihaluskan kemudian diendapkan. Tepung tapioka sering dijumpai pada olahan makanan kenyal, seperti bakso aci dan pempek.

Sementara itu, tepung terigu terbuat dari hasil penggilingan biji gandum. Tepung terigu yang tidak melalui proses pemutihan (unbleached flour) relatif lebih sehat karena nutrisi dari biji gandumnya tetap terjaga. Selain itu, unbleached flour juga bebas dari zat kimia tambahan seperti benzoil peroksida dan potasium bromat.

Cara Memilih Tepung Terigu untuk Roti

Pada bagian ini, kami akan membahas cara memilih tepung terigu yang tepat untuk roti. Apa saja kiat-kiatnya, ya?

Kenali Perbedaan Tepung Terigu Berdasarkan Kadar Proteinnya

Kadar protein dalam tepung terbagi menjadi protein tinggi, sedang, dan rendah. Untuk bahan baku roti, tepung dengan kandungan protein sedang hingga tinggi adalah pilihan yang ideal. Simak pembahasan lengkap mengenai ketiga tepung tersebut, di bawah ini.

Kadar Protein Tinggi: Menghasilkan Adonan yang Lebih Elastis

Kadar protein dalam tepung ini berada di kisaran 14 – 16%. Kandungan protein yang tinggi ini akan menghasilkan adonan yang lebih lembut, kenyal, dan elastis. Tepung jenis ini cocok digunakan untuk membuat donat, roti tawar, burger buns, kue sus, dan roti lain yang membutuhkan tekstur kenyal.

Selain roti, tepung tinggi protein juga ideal sebagai bahan baku pembuatan mi basah dan kulit martabak. Kekurangan tepung tinggi protein adalah makanan akan lebih cepat basi dan berjamur. Ini disebabkan karena kandungan glutennya yang tinggi sehingga lebih cepat berubah menjadi asam.

Kadar Protein Sedang: Tepung Serbaguna untuk Berbagai Adonan

Terigu protein sedang adalah jenis tepung yang paling banyak ditemui di pasaran. Kandungan proteinnya berkisar antara 11 – 13%. Tekstur adonan yang dihasilkan lebih balance, tidak terlalu kenyal atau terlalu kering. Oleh sebab itu, tepung ini sering disebut juga sebagai tepung serbaguna.

Tepung serbaguna memiliki range tekstur adonan yang luas. Brownies, bolu, dan pancake yang bertekstur lembut hingga waffle dan puff pastry yang teksturnya lebih kering, cocok menggunakan tepung ini. Tepung berprotein sedang juga sering digunakan sebagai bahan tambahan pada adonan gorengan.

 Kadar Protein Rendah: Lebih Cocok untuk Membuat Kue Kering

Bagi Anda yang lebih senang membuat kue kering, tepung protein rendah adalah pilihan ideal untuk adonan Anda. Kadar protein dibawah 10% membuat daya serap airnya sangat rendah sehingga menghasilkan kue yang renyah. Kukis lebaran seperti kaastengels, cocok menggunakan tepung jenis ini.

Kelebihan lain terigu protein rendah ada pada keawetannya. Tepung jenis ini membuat kue Anda dapat bertahan 1 – 6 bulan tergantung jenis kue yang dibuat. Selain kukis, tepung ini juga bisa digunakan sebagai bahan baku pancake, kue lapis surabaya, atau kue apem.

Pilih Tepung Terigu yang Sudah Tersertifikasi Badan Kesehatan

Poin yang tak kalah penting ketika memilih produk pangan adalah jaminan keamanannya untuk dikonsumsi. Utamakan memilih tepung terigu yang telah mengantongi sertifikasi dari badan kesehatan nasional. Di Indonesia, kewajiban ini dipegang oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Namun, ada juga beberapa produk tepung yang menerapkan standar keamanan internasional. Produk ini biasanya akan menyematkan label Good Manufacturing Practice (GMP) dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) pada kemasannya. Selain menilik dari segi keamanan, jangan lupa untuk mengecek label halal MUI bagi Anda yang muslim.

Supaya Lebih Sehat dan Tinggi Nutrisi, Pilihlah yang Terbuat dari Gandum Utuh

Gandum utuh (whole wheat) dikenal mengandung nilai gizi lebih tinggi dibandingkan tepung terigu biasa. Gandum utuh kaya akan serat yang baik untuk pencernaan dan dapat membuat Anda kenyang lebih lama. Selain itu, gandum utuh juga mengandung vitamin dan mineral seperti vitamin E, zinc, dan magnesium.

Namun, pastikan tubuh Anda tidak memiliki alergi terhadap gluten sebelum memutuskan untuk mengonsumsi tepung terigu. Gluten merupakan protein yang banyak terkandung pada gandum dan sejumlah serealia lainnya. Sebelum membeli tepung terigu, sebaiknya periksa kandungan glutennya terlebih dahulu.

Cek Langsung Kualitas Tepung Sebelum Membeli

Agar lebih yakin dengan kualitas tepung terigu yang akan dibeli, Anda juga bisa mencermati produknya secara langsung. Tepung berkualitas baik memiliki warna cerah, tidak menggumpal, dan tidak berbau apek. Dari segi tekstur, tepung berkualitas terasa halus ketika dipegang dan lebih mudah menempel di tangan.

Selain tampilan dan tekstur, periksa juga kondisi kemasannya. Pastikan tepung yang Anda beli kemasannya dalam keadaan baik dan masih tersegel. Bagaimana dengan pembelian via marketplace? Untuk mengetahui kualitas produk yang dijual online, Anda bisa menyiasatinya dengan melihat rating produk dan membaca review pembeli.

10 Rekomendasi Tepung Terigu Terbaik untuk Roti

Pada bagian ini, kami akan membantu Anda memilih tepung terigu terbaik dengan memberikan 10 rekomendasi produk dari berbagai merek. Check this out!

1. Bogasari – Segitiga Biru

Sumber: Bogasari.com

Tepung serbaguna berkualitas yang mudah didapatkan

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan varian Bogasari Segitiga Biru. Produk ini masuk dalam kategori tepung protein sedang. Tepung ini dapat menjadi bahan baku yang ideal untuk berbagai jenis roti. Resep roti lunak atau keras tak menjadi masalah dengan tepung serbaguna ini.

Segitiga Biru juga diperkaya dengan kandungan nutrisi seperti vitamin B1, B2, zat besi, dan magnesium yang baik untuk kesehatan. Selain itu, tepung terigu satu ini relatif lebih mudah didapatkan. Hal ini karena Segitiga Biru merupakan salah satu produk tepung terigu yang cukup populer di tengah masyarakat.

Kadar protein Sedang, 11 – 12.5%
Sertifikasi SNI, BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Bolu, brownies, cake, dsb
Pilihan ukuran 500 gr, 1 kg, 25 kg
Kisaran harga Rp10.500 (ukuran 1 kg)

2. Bungasari – Golden Eagle

Diproses dengan teknologi canggih hasilkan roti kualitas premium

Jika adonan roti yang kenyal dan mengembang adalah tujuan Anda, produk ini akan sayang dilewatkan. Bungasari Golden Eagle mengandung kadar gluten yang tinggi sehingga akan menghasilkan adonan yang merekah dan menggugah selera.

Golden Eagle diproses menggunakan teknologi terkini sehingga tak heran sertifikasi keamanannya sudah berstandar internasional. Selain itu, produk ini terbuat dari biji gandum terbaik untuk menghasilkan roti dan mi kualitas premium.

Kadar protein Tinggi, >13%
Sertifikasi FSSC 22000, ISO 9001, SNI, BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Roti dan mi
Pilihan ukuran 1 kg
Kisaran harga Rp12.000

3. Sania Tepung Terigu Serbaguna

Harganya terjangkau, cocok untuk berbagai sajian kue

Merek Sania lebih dikenal dengan produk minyak gorengnya. Namun, selain minyak goreng, Sania juga mengeluarkan produk lain berupa tepung terigu protein sedang. Tepung ini diperkaya nutrisi tambahan yang baik untuk memperkuat sistem imun tubuh seperti vitamin B1, B2, dan B9.

Berada di range harga terjangkau, Anda bisa mempertimbangkan tepung ini jika ingin menghemat budget. Tepung terigu Sania menjanjikan adonan roti yang lembut dan mengembang untuk sajian kue muffin, bakpia, hingga jajanan pasar buatan Anda.

Kadar protein Sedang, 10 – 11%
Sertifikasi BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Bakpia, muffin, jajanan pasar, dsb
Pilihan ukuran 1 kg
Kisaran harga Rp9.000

4. Tepung Terigu Nippon Komachi

Sumber: Shopee.co.id

Kualitas impor untuk roti lebih lembut dan merekah

Nippon Komachi merupakan merek tepung terigu dari Jepang yang populer digunakan di Indonesia. Kandungan proteinnya tinggi, cocok untuk membuat roti yang membutuhkan kekenyalan tinggi seperti donat dan bakpau. Hasil akhirnya, roti akan mengembang sempurna dengan pori-pori yang lebih halus.

Selain untuk bahan baku roti, Nippon Komachi juga ideal untuk membuat pasta atau mi. Tepung ini akan membuat mi Anda tidak mudah lembek karena teksturnya yang padat. Meski kemasan resminya hanya hanya ukuran 25 kg, saat ini sudah banyak dijual versi repack ukuran 500 gr dan 1 kg.

Kadar Protein Tinggi, 13 – 14%
Sertifikasi SNI, BPOM
Cocok untuk Donat, bakpau, roti gulung, dsb
Pilihan ukuran 25 kg
Kisaran Harga Rp426.000

5. Sriboga Double Zero

Andal untuk sajian menu roti ala Eropa

Jika Anda penggemar roti ala Eropa seperti croissant dan bagel, produk akan menjadi teman baking yang tepat. Sriboga Double Zero memiliki tekstur sedikit kasar dengan kadar abu rendah. Tepung ini cocok untuk membuat roti khas Eropa yang relatif lebih keras daripada roti Asia pada umumnya.

Dari segi keamanan, Sriboga Double Zero telah mengantongi beberapa sertifikasi standar lokal maupun internasional. Sebut saja ISO, FEBP, SNI, dan BPOM. Jadi, Anda dapat mempercayakan adonan roti Anda pada produk ini.

Kadar protein Sedang, > 11,5%
Sertifikasi ISO, UNICEF, FEBP, USW, SNI, BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Roti Eropa, pasta, pizza, pastry, dsb
Pilihan ukuran 1 kg
Kisaran harga Rp12.000

6. Tepung Serbaguna Kompas

Pasangan yang cocok untuk adonan roti beragi

Tepung Kompas cocok untuk membuat roti yang diberi tambahan bahan pengembang ragi. Roti manis dan cake adalah spesialisasi tepung ini. Selain itu, Tepung Serbaguna Kompas juga bagus digunakan sebagai bahan baku mi yang membutuhkan tingkat kekenyalan sedang.

Meski namanya belum begitu populer, kualitas Tepung Kompas tak kalah baiknya dengan merek pesaing. Jaminan mutunya juga terjamin karena telah lolos uji SNI dan BPOM. Menariknya lagi, Tepung Kompas berada di kisaran harga yang masih tergolong ramah di kantong, lho!

Kadar protein Sedang, > 11,5%
Sertifikasi SNI, BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Roti manis, cake, roti beragi, martabak , dsb
Pilihan ukuran 1 kg
Kisaran harga Rp9.800

7. Bogasari Cakra Kembar Emas – Roti Oriental

Sumber: Bogasari.com

Sajikan hidangan roti oriental dengan cita rasa orisinal

Produk ini cocok untuk menjadi bahan baku roti khas oriental. Roti oriental merupakan jenis roti yang banyak digemari karena rasanya yang khas. Cakra Kembar Emas Roti Oriental menjanjikan hasil roti dengan crumb berwarna cerah dan memiliki waktu simpan lebih lama.

Kenikmatan roti oriental sangat bergantung pada tekstur dan penampilannya. Dengan persentase gluten yang tinggi, produk ini mampu membuat tekstur roti lebih soft. Selain itu, kadar abu yang rendah menghasilkan warna tepung roti ini lebih putih.

Kadar protein Tinggi, 13.6 – 14,3%
Sertifikasi BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Roti khas Jepang, Korea, Taiwan; roti tawar, roti manis
Pilihan ukuran 5 kg
Kisaran harga Rp56.000

8. Bungasari – Kabuki Gold

Tepat untuk adonan lembut seperti roti khas Jepang

Roti Jepang dikenal memiliki tekstur yang lembut dan fluffy. Bungasari Kabuki Gold terbuat dari gandum premium yang lembut dan berwarna putih bersih layaknya roti Jepang. Tepung ini cocok untuk Anda yang hobi membuat roti plain tanpa rasa macam-macam.

Bagi Anda yang memiliki usaha bakery, Anda bisa memilih Kabuki Gold kemasan 25 kg. Untuk penggunaan rumahan, Anda bisa membeli kemasan yang lebih handy berukuran 1 kg.

Kadar protein Sedang, ≥ 11,5
Sertifikasi FSSC 22000, ISO 9001, SNI, BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Bread, pastry, sweet bread
Pilihan ukuran 1 kg, 25 kg
Kisaran harga Rp25.000 (ukuran 1 kg)

9. Bogasari – Atta Flour Taj Mahal

Sumber: Bogasari.com

Menggunakan gandum utuh untuk roti lebih bernutrisi

Jika Anda tengah mencari tepung terigu dari gandum utuh, Atta Flour Taj Mahal adalah salah satu produk yang patut dipertimbangkan. Tepung dari gandum utuh menyediakan nutrisi lebih lengkap dibandingkan tepung terigu biasa. Ia juga lebih kaya serat.

Produk ini cocok untuk membuat roti gandum dan berbagai jenis cake. Dengan menggunakan produk ini, roti buatan Anda akan memiliki aroma dan rasa yang khas dari whole wheat flour. Selain itu, roti juga lebih kaya protein, serat, dan vitamin yang bermanfaat untuk tubuh.

Kadar Protein Sedang, ≥ 11,5
Sertifikasi BPOM, Halal MUI
Cocok untuk Whole wheat cakes, whole wheat bread
Pilihan ukuran 2 kg
Kisaran Harga Rp28.000

10. Kotobuki Cake Flour

Kandungan gluten rendah, cocok untuk kue dan cookies

Kotobuki Cake Flour cocok untuk membuat cake dengan tekstur lebih kering seperti sponge cake dan chiffon cake. Jika Anda gemar membuat kukis, tepung ini juga pas untuk bahan baku kue kering. Tepung ini memiliki kandungan gluten rendah sehingga roti dan kukis Anda relatif lebih tahan lama.

Sebagian orang tidak terlalu menyukai roti bertekstur padat karena dapat menimbulkan rasa enek. Jika Anda adalah salah satunya, roti yang terbuat dari tepung rendah gluten dapat menjadi pilihan. Meskipun impor, Katobuki Cake Flour telah mendapatkan izin BPOM sehingga Anda tak perlu ragu menggunakan produk satu ini.

Kadar Protein Rendah, 8.5%
Sertifikasi SNI, BPOM
Cocok untuk Sponge cake, chiffon cake, dsb
Pilihan ukuran 25 kg
Kisaran Harga Rp460.000

Rahasia Tepung Tahan Lama Ada di Cara Penyimpanannya

Setelah membeli tepung terigu, Anda mungkin tidak menghabiskannya sekaligus dalam sekali pembuatan roti. Terutama jika tepung yang dibeli memiliki ukuran di atas 5 kg. Agar tepung Anda tetap awet, Anda perlu menyimpan tepung dengan tepat.

Tepung yang tidak disimpan dengan baik akan mengalami penurunan kualitas seiring waktu, meski tanggal kedaluwarsanya masih lama. Tanda-tandanya antara lain, tepung berbau apek dan menggumpal. Hasil adonan roti tidak akan maksimal bila menggunakan tepung seperti ini.

Untuk mencegahnya, Anda bisa melakukan beberapa cara. Pertama, simpan tepung di tempat yang kering dan tidak terkena sinar matahari langsung. Kedua, masukkan tepung ke dalam freezer selama 48 jam sebelum disimpan, untuk menghambat perkembangan bakteri dan jamur.

Selanjutnya, pisahkan penyimpanan tepung baru dan tepung lama agar tepung yang lebih fresh tidak terkontaminasi. Ketika hendak menggunakan tepung simpanan, gunakan sendok kering dan segera tutup kembali dengan rapat. Kontak dengan udara dapat memperpendek usia simpan tepung.

Kesimpulan

Penggunaan tepung pada adonan roti akan sangat menentukan tekstur, rasa, dan aroma roti. Selain memperhatikan jenis tepung, perhatikan juga label keamanannya. Pastikan tepung yang Anda gunakan telah memiliki izin edar dari BPOM. Akan lebih baik lagi jika Anda mengecek kondisi tepung secara langsung.

Akhir kata, kami berharap artikel ini dapat memudahkan Anda untuk mendapatkan tepung terigu ideal sesuai kebutuhan. Pastikan roti Anda dibuat menggunakan tepung terigu yang tepat agar rasanya lebih istimewa. Happy baking!

(Visited 168 times, 1 visits today)