Aksesori & Lainnya

10 Rekomendasi Webcam Terbaik

Kalau Anda rutin rapat online bersama rekan bisnis, Anda memerlukan webcam yang mampu memproduksi video berkualitas tinggi. Hal yang sama juga berlaku untuk Anda yang berprofesi sebagai streamer/content creator. Webcam internal bawaan laptop kurang bisa diandalkan soal ini. Anda butuh webcam eksternal yang lebih kompeten.

Merek webcam yang berkualitas ada banyak, misalnya Logitech, Razer, dan AVerMedia. Agar tidak keliru, kami akan mengupas tips memilihnya di artikel ini. Tak sampai situ, kami pun telah merangkum sepuluh webcam terbaik yang beredar di pasaran saat ini. Selamat membaca!

Cara Memilih Webcam

Memilih webcam tidak sesederhana kedengarannya. Terdapat banyak hal yang memengaruhi kualitas sebuah webcam. Mulai dari resolusi, frame rate, field of view, jenis fokus, spesifikasi minimum, dan fitur tambahan dari setiap produk.

Minimal Pilih yang Resolusinya 720p

Dalam konteks webcam, resolusi merujuk pada ukuran video yang mampu diproduksi. Diukur dalam jumlah piksel pada dimensi horizontal dan vertikal (width x height) sebuah frame. Semakin besar resolusinya, maka semakin tajam dan mendetail video yang dihasilkan.

Sebaiknya, pilih webcam yang paling tidak beresolusi 1280 x 720 piksel (720p). Setelah ditotal, resolusi ini menghasilkan 921.600 piksel di seluruh permukaan frame. Hasilnya, ketika Anda sedang bicara, seluruh peserta teleconference dapat melihat wajah Anda dengan jelas. Saat Anda menunjukkan teks atau gambar ke kamera pun, apa yang mau Anda tunjukkan lebih jelas terlihat.

Hal yang sama juga berlaku untuk streamer. Malah, resolusi 720p akan terasa lebih tajam lagi karena ketika live streaming, ukuran facecam tidak perlu terlalu besar. Prinsipnya, ukuran facecam harus cukup besar agar wajah dan ekspresi Anda dapat terlihat jelas oleh audiens, tanpa menutupi screen utama. Sehingga, gameplay atau apapun yang Anda siarkan tidak terhalang.

Jika Anda memiliki budget tambahan, tentu kami lebih menyarankan webcam beresolusi 1080p untuk kualitas yang makin baik. Di atas itu, ada pula resolusi 4K yang mungkin dapat dipakai oleh content creator video di YouTube, demi mendapatkan video mentah lebih tajam dan tak kehilangan kualitas meski diperbesar berkali-kali dalam proses editing. Di luar itu, webcam 1080p lebih dari cukup.

Perhatikan juga Frame Rate-nya, Lebih Tinggi Lebih Baik

blank

Anda mungkin sudah paham bahwa video pada hakikatnya adalah kumpulan gambar diam yang digerakkan dengan cepat hingga menghasilkan ilusi seolah gambarnya bergerak sungguhan. Masing-masing gambar diam ini disebut frame, dan jumlah frame yang bergerak pada tiap detik disebut frame rate, yang kemudian diukur dalam satuan frames per second (FPS).

Untuk menciptakan ilusi pergerakan tadi, minimal 15 frame harus bergerak tiap satu detik (15 FPS). Jika frame rate-nya di bawah itu, video akan terlihat patah-patah. Sebaliknya, jika lebih banyak, videonya akan terlihat makin mulus.

Dalam konteks webcam, frame rate menunjukkan jumlah frame yang dapat ditangkap tiap detik. Modern ini, semua webcam memiliki frame rate paling tidak 30 FPS. Kebanyakan video yang kita konsumsi berada di frame rate ini, seperti tayangan televisi, video YouTube, dan banyak lagi. Sebab itu, webcam yang memiliki frame rate 30 FPS sudah sangat cukup untuk segala kebutuhan Anda.

Namun, webcam dengan 60 FPS dapat menjadi pilihan untuk Anda yang berprofesi sebagai live streamer. FPS yang lebih tinggi ini akan lebih memanjakan mata audiens Anda. Kendati begitu, menggunakan webcam 60 FPS hanya efektif untuk beberapa tipe konten saja. Misalnya, live vlogging, mukbang, atau varian konten lainnya yang menempatkan tangkapan webcam sebagai screen utama.

Sedangkan untuk gaming dan konten live stream sejenis yang tidak menyajikan facecam sebagai fokus utama audiens, peningkatan kualitas webcam ke 60 FPS takkan begitu terasa. Hal yang sama juga berlaku untuk Anda yang hanya menggunakannya untuk teleconference. Apalagi mengingat fakta bahwa kebanyakan aplikasi teleconference hanya mendukung video 30 FPS saja.

Perlu diingat juga bahwa FPS yang lebih tinggi akan makan lebih banyak bandwidth. Jadi, apabila Anda memang butuhkan webcam ber-frame rate di atas 30 FPS, pastikan koneksi internet Anda mampu menunjang pengimplementasiannya, ya!

Sesuaikan Besar Field of View dengan Luas Viewing Angle yang Diinginkan

blank

Field of view (FOV) adalah luas bidang pandang yang mampu ditangkap kamera. Semakin besar derajatnya, maka makin luas bidang yang dapat ditangkap oleh kamera. Aspek ini menjadi penting dalam memilih webcam karena menjadi faktor penentu besar viewing angle Anda.

Jika Anda menginginkan viewing angle yang terbatas pada diri Anda, sehingga ruang di belakang Anda tidak banyak terlihat, maka pilih FOV yang kecil, yakni 60 sampai 78 derajat. Sebaliknya, jika Anda menginginkan ruang di belakang Anda terlihat lebih banyak, pilih FOV 78 sampai 90 derajat. Di tingkat ini ruang yang tersedia cukup lapang untuk memuat dua orang duduk bersebelahan.

Apabila Anda memerlukan tampilan yang lebih besar—misalnya karena harus menampilkan objek lain seperti papan tulis—pilihlah webcam dengan FOV 90 derajat ke atas. FOV ini lebih sering digunakan untuk level meeting profesional yang lebih formal. Karena FOV ini membuat ruang kerja Anda lebih terekspos, jangan lupa untuk selalu memerhatikan kerapiannya sebelum memulai meeting.

Autofocus vs Fixed Focus

blank

Aspek selanjutnya yang perlu diperhatikan dalam memilih webcam adalah tipe fokus yang terimplementasi. Sebagian webcam—terutama di kelas harga rendah—memakai fixed focus. Artinya, lensa webcam perlu disetel secara manual untuk fokus pada diri Anda. Alhasil, ketika Anda berpindah tempat, fokusnya harus disesuaikan lagi.

Sementara itu, sebagian webcam lainnya mengimplementasikan autofokus. Seperti namanya, lensa mengatur fokus secara otomatis sesuai jarak diri Anda dari kamera. Ketika Anda berpindah tempat, webcam akan kembali menyesuaikan fokus agar penampakan diri Anda selalu jelas.

Dari sini, Anda tentu berpikir bahwa webcam dengan autofokus lebih baik, bukan? Kenyataannya tidak sesederhana itu. Ingat, ketika teleconference atau live streaming, kemungkinan besar Anda hanya akan duduk di depan komputer sampai selesai. Di situasi seperti ini, maka fixed focus saja cukup.

Malah, kalaupun webcam yang Anda gunakan ada autofokusnya, sangat disarankan untuk mematikannya agar fokusnya tidak tiba-tiba pindah ke objek lain di ruangan.

Di samping itu, autofokus hanya dapat bekerja dengan baik jika mendapat pencahayaan yang cukup. Di kondisi ruangan yang kurang pencahayaan, autofokus akan kesulitan bekerja, sehingga lagi-lagi lebih baik dimatikan saja.

Kesimpulannya, autofokus bukan fitur yang semutlak itu. Kecuali bila Anda bakal banyak bergerak dan berpindah tempat. Lalu, agar autofokusnya bekerja dengan baik, pastikan untuk selalu menyediakan pencahayaan yang cukup di dalam ruangan. Bila perlu, buatlah lighting setup tersendiri. Selengkapnya soal ini akan kami bahas di poin selanjutnya.

Pastikan PC Anda Memenuhi Spesifikasi Minimum yang Diminta

blank

Sebelum membeli, jangan lupa memperhatikan spesifikasi minimum yang diminta oleh webcam pilihan Anda. Pastikan PC yang mau Anda gunakan bersama webcam ini memenuhi spesifikasi tersebut.

Jika Anda mempertimbangkan untuk menggunakan webcam yang resolusinya tinggi, seperti 1080p atau 4K, maka spesifikasi yang dibutuhkan akan lebih tinggi pula. Perhatikan pula sistem operasi apa yang kompatibel dengannya, terutama bila Anda memakai OS selain Windows, atau masih menggunakan seri Windows lama.

Ini Fitur-fitur Tambahan yang Barangkali Anda Butuhkan

blank

Fitur-fitur berikut ini, meski tak esensial barangkali dapat menjadi daya tarik tambahan buat Anda. Terutama bila masing-masing opsi yang menarik buat Anda memiliki spesifikasi yang mirip. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • HDR (High Dynamic Range), untuk membuat warna video lebih hidup dan akurat.
  • Integrasi dengan Windows Hello supaya Anda dapat masuk ke komputer lewat deteksi wajah.
  • Noise cancellation jika Anda menggunakan mikrofon internal webcam. Sehingga tidak perlu menjalankan program noise cancellation tambahan.
  • Auto light correction agar kamera beradaptasi dengan kondisi pencahayaan secara otomatis.

Kalau Perlu, Siapkan Dana Lebih untuk Membuat Sistem Pencahayaan yang Baik

blank

Pencahayaan yang buruk dapat membuat webcam terbaik terlihat biasa saja. Sementara itu, pencahayaan yang baik menjadikan webcam yang biasa saja jadi terlihat luar biasa.

Aspek pencahayaan patut diberi perhatian lebih agar Anda terlihat lebih profesional dalam pertemuan bisnis virtual Anda. Aspek ini bahkan menjadi lebih penting lagi bagi para streamer sebagai bagian dari production value, yang ikut andil membentuk brand Anda.

Sebab itu, jangan ragu buat mempersiapkan dana lebih untuk membuat sistem pencahayaan yang baik di ruang kerja atau studio Anda. Sekadar mengandalkan lampu ruangan jelas tidak cukup.

Sistem pencahayaan yang paling umum adalah 3-point setup. Jika Anda ingin mengimplementasikan konfigurasi ini, maka Anda perlu menyiapkan dana lebih untuk membeli tiga buah lighting. Pilihan lighting-nya pun banyak, ada soft box, ring light, dan seterusnya. Harganya variatif, tinggal sesuaikan dengan budget Anda. Lebih lanjut, Anda dapat mencari pembahasannya di internet.

10 Rekomendasi Webcam Terbaik

Apakah Anda sudah memahami penjabaran kami di atas? Bila sudah, maka Anda telah memiliki amunisi yang cukup untuk untuk berburu webcam terbaik di pasaran. Sebelum ke mana-mana, mari cek dulu sepuluh webcam terbaik rekomendasi kami di bawah ini, yuk!

1. Logitech C920 HD Pro Webcam

blank

Sumber: Logitech.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Dilengkapi automatic light correction untuk menjaga kualitas di segala pencahayaan

Logitech C920 adalah webcam beresolusi 1080p yang ideal untuk segala kebutuhan. Dibekali oleh teknologi RightLight 2 yang membuat webcam dapat beradaptasi sendiri sesuai tingkat pencahayaan yang tersedia. Hasilnya, walaupun ruangan Anda agak gelap, video yang dihasilkan tetap terlihat jelas dengan noise minimal.

Di samping itu, dua mikrofon stereo internal yang juga dibekali di produk ini menjadikan suara Anda terdengar lebih natural dan jelas berkat angle tangkapannya yang luas. Fitur ini makin bermanfaat lagi bila Anda sering bepergian karena tak perlu lagi membawa mikrofon eksternal.

7 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Hasil gambar jernih, tajam, penuh detail.
  • Angle luas berkat FOV 78°.
  • Autofokus responsif yang cepat beradaptasi.
  • Mount yang mantap dan fleksibel dengan permukaan monitor.
  • Dilengkapi mount untuk tripod.
  • Program pendukung yang menyediakan konfigurasi lengkap.
  • Harga kompetitif.

Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Kualitas audio biasa saja.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Auto
FOV 78°
Kisaran harga Rp1.051.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

2. Logitech C922 Pro HD Stream Webcam

blank

Sumber: Logitech.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Salah satu kamera yang paling sering direkomendasikan untuk streamer

Logitech C922 merupakan salah satu webcam yang paling direkomendasikan untuk live streamer. Tentu bukan tanpa alasan. Webcam ini tak hanya memiliki resolusi 1080p yang tajam, tetapi juga kemampuan memproduksi video 60 FPS di resolusi 720p. Wajar saja Youtuber besar tanah air seperti Reza Arap juga memakai webcam ini.

Dari segi fitur, C922 pada dasarnya adalah versi lebih canggih dari C920, yang juga kami rekomendasikan di nomor sebelumnya. Selain mendukung frame rate 60 FPS, peningkatan lainnya ada pada fitur background removal yang dapat bekerja dengan atau tanpa green screen.

7 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Memiliki kemampuan penerimaan cahaya yang lebih baik dari Logitech C920.
  • Tersedia pilihan untuk streaming dalam resolusi 1080 dengan 30 FPS, atau 720p dengan 60 FPS. Tinggal disesuaikan dengan prioritas dan kemampuan PC dan jaringan internet.
  • Build quality apik dengan mount kokoh dan fleksibel yang sama dengan C920.
  • Meski pencahayaan buruk, gambar tetap jernih, tajam dan minim noise.
  • Didukung program khusus yang memudahkan kostumisasi.
  • Paket penjualan sudah termasuk tripod mini dan lisensi premium XSplit (program pendukung live stream) selama tiga bulan.
  • Harga kompetitif.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Background removal bekerja kurang rapi jika tidak pakai green screen, juga memerlukan pencahayaan yang cukup.
  • Kualitas audio biasa saja.
  • Ketajaman gambar berkurang pada 60 FPS.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 30 FPS (1080p), 60 FPS (720p)
Tipe fokus Auto
FOV 78°
Kisaran harga Rp1.370.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

3. Logitech Brio Ultra HD Pro Business Webcam

blank

Sumber: Logitech.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Blibli Cek harga di Tokopedia

Salah satu webcam terbaik yang beredar hari ini

Inilah webcam buatan Logitech terbaik saat ini. Brio berada di jajaran webcam yang menghasilkan video dengan kualitas nyaris setara kamera DSLR. Resolusinya mencapai 4K dengan frame rate hingga 90 FPS pada resolusi 720p. Dengan resolusi sebesar ini, tak hanya video call atau live streaming, produksi video pun bisa!

Menariknya lagi, FOV webcam ini dapat diubah ke dalam tiga tingkatan, yakni 65, 78, dan 90 derajat. Fitur ini sangat bermanfaat karena membebaskan Anda untuk menentukan luas angle perlu melakukan zoom digital—yang dapat menurunkan ketajaman dan detail gambar. Tak heran, streamer sekaliber Ninja dan xQC pun memakai webcam ini.

8 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Resolusi ekstra besar.
  • Frame rate 90 FPS bisa dipakai untuk memproduksi video slow motion yang mulus.
  • Terdapat fitur HDR yang memberikan komposisi warna terbaik, terlepas dari bagaimanapun kondisi pencahyaaan ruangan.
  • Auto correction light lebih baik berkat teknologi RightLight 3.
  • Kualitas audio lebih baik dibanding webcam kebanyakan. Walau memang tak bisa dibandingkan dengan mikrofon eksternal.
  • Bisa masuk ke komputer dengan face recognition Windows Hello.
  • Didukung program yang mendukung kostumisasi lengkap.
  • Ada privacy shutter supaya privasi Anda tetap aman jika webcam kena retas.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Gambar 4K yang dihasilkan tidak setajam 4K dari kamera DSLR.
  • Harganya mungkin terlalu mahal untuk beberapa orang.
Resolusi 4K
Frame rate maksimum 30 FPS (4K), 60 FPS (1080p), 90 FPS (720P)
Tipe fokus Auto
FOV 90°/78°/65°
Kisaran harga Rp3.297.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Blibli Cek harga & diskon di Tokopedia

4. Razer Kiyo Pro

blank

Sumber: Razer.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Webcam 1080p premium dengan fitur lengkap

Kiyo Pro webcam Razer berkualitas premium. Sebagaimana webcam premium lainnya, produk ini telah dilengkapi HDR dan frame rate hingga 60 FPS, bahkan di resolusi 1080p. Walaupun tidak mendukung resolusi 4K, gambar 1080p yang dihasilkan sudah cukup tajam. Sudah begitu, berkat sensornya yang besar, Kiyo Pro memiliki kemampuan menangkap cahaya yang sangat baik di tempat gelap.

Serupa dengan Logitech Brio, webcam ini juga memiliki FOV yang adjustable. Namun, bila Brio hanya sampai 90 derajat, Kiyo Pro memberikan angle terluas sampai 103 derajat. Artinya, produk ini menjadi opsi yang lebih tepat jika Anda perlu menampilkan lebih banyak ruang di video Anda.

6 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Bodi kokoh dan berbobot dengan build quality apik.
  • Memakai lapisan Gorilla Glass 3 yang tahan lecet dan tak mudah pecah.
  • Mount bisa dicopot.
  • Fitur HDR yang kompeten mengembalikan warna natural bila gambar terlihat pucat karena kelebihan cahaya.
  • Konfigurasi setelan memakai Razer Synapse yang terintegrasi untuk semua perangkat Razer.
  • Ada tutup lensa yang menjaga privasi sekalipun webcam diretas.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Masih belum mendukung 4K di kelas harganya.
  • HDR hanya bisa berjalan di 30 FPS.
  • Harganya mungkin kemahalan untuk beberapa orang.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 60 FPS
Tipe fokus Auto
FOV 103°, 90°, 80°
Kisaran harga Rp3.299.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

5. Razer Kiyo

blank

Sumber: Razer.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Alternatif lebih murah Kiyo Pro yang dilengkapi ring light bawaan

Jika Kiyo Pro ada di luar budget Anda, Razer telah menyiapkan varian Kiyo yang harganya nyaris setengah kali lebih murah. Tentu fiturnya pun tidak selengkap versi Pro. Kendati begitu, produk ini juga memiliki resolusi 1080p, dengan frame rate hingga 60 FPS pada resolusi 720p.

Di sisi lain, produk ini memiliki fitur unggulan tersendiri yang tidak ada di Kiyo Pro, yaitu ring light bawaan yang menjadi bezel di sekeliling lensa. Berkat fitur ini, kualitas video tetap maksimal sekalipun Anda tak memiliki sumber pencahayaan yang memadai.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Kualitas gambar cukup baik di kelas harganya.
  • Intensitas cahaya dari ring light dapat diatur sesuai kebutuhan.
  • Meski tak ada HDR, komposisi warna bisa diatur sebaik mungkin secara manual lewat Razer Synapse.
  • FOV lebih lebar dari webcam lain di kelas harganya.
  • Build quality apik dan mendukung penggunaan di waktu yang lama.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Hanya mendukung 30 FPS di resolusi 1080p.
  • Mikrofon pelan.
  • Harganya sedikit lebih mahal dibanding produk lain di kelas harganya.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 60 FPS
Tipe fokus Auto
FOV 81,6°
Kisaran harga Rp1.849.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

6. AVerMedia Live Streamer CAM PW513

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Dilengkapi dynamic range yang lebih besar dibanding pesaingnya

Anda mungkin baru pertama kali mendengar nama AVerMedia. Namun, jangan salah sangka, brand ini memproduksi salah satu webcam yang paling direkomendasikan saat ini: PW513. Webcam ini setara dengan dua produk premium dari Logitech dan Razer yang telah kami bahas di atas, kalau tidak lebih baik.

Keunggulan utama PW513 ada pada dynamic range-nya yang besar. Akurasinya dalam mengukur detail gelap atau terang sangat baik. Hasilnya, warna kulit Anda terlihat lebih natural, tidak kelewat putih atau hitam. Inilah sebabnya mengapa—tak seperti kompetitor di kelasnya—webcam ini tidak dibekali HDR, karena memang tidak butuh.

9 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Viewing angle luas berkat FOV yang besar.
  • Bodi besar yang kokoh dan stabil.
  • Penyesuaian angle sangat mudah.
  • Penyesuaian angle sangat mudah berkat swivel 360 derajat yang fleksibel dan intuitif.
  • Mendukung frame rate hingga 60 FPS pada 1080p.
  • Dynamic range besar yang menyamai pesaingnya yang dilengkapi HDR sekalipun.
  • Tinggal plug & play tanpa perlu instal driver.
  • Dilengkapi penutup lensa untuk melindungi privasi.
  • Dilengkapi dedicated software untuk memudahkan konfigurasi.

2 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Harganya mungkin terlalu mahal untuk beberapa orang.
  • Spesifikasi sistemnya mungkin agak berat untuk komputer lama.
Resolusi 4K
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Auto
FOV 94°
Kisaran harga Rp3.850.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

7. Ausdom AW635

blank

Sumber: Ausdom.com

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Fitur lengkap, harga murah meriah!

Ausdom AW635 menjadi opsi menarik bagi Anda yang budget-nya terbatas. Meski murah, webcam di bawah 500 ribu ini dilengkapi fitur yang apik dan lengkap. Mulai dari resolusi 1080p agar hasil tangkapan tajam, automatic light correction untuk memaksimalkan kualitas gambar di pencahayaan buruk, serta mikrofon yang telah dilengkapi noise reduction bawaan.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Build quality tak terasa murahan.
  • Di pencahayaan bagus, kualitas gambar lumayan bagus, serta dapat menangkap gerakan dengan cukup mulus.
  • Kompatibel untuk Windows, macOS, ChromeOS, bahkan Android.
  • Ada dedicated software untuk memudahkan konfigurasi. Sayangnya hanya untuk Windows.
  • Tinggal plug & play tanpa perlu instal driver.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Viewing angle sempit karena FOV hanya 60 derajat.
  • Tidak ada autofokus.
  • Tidak ada penutup lensa untuk menjaga privasi.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Fixed
FOV 60°
Kisaran harga Rp375.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

8. Microsoft LifeCam Studio for Business

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Produk rilisan lama yang tetap disukai sampai sekarang

Microsoft LifeCam Studio sebenarnya merupakan produk lama yang rilis pada 2011 lalu. Kendati demikian, webcam ini masih digemari banyak orang hingga hari ini. Bukan tanpa alasan, kinerjanya yang hebat membuatnya mampu bersaing dengan webcam keluaran terbaru sekalipun.

Spesifikasinya serupa dengan webcam lain di kelas harga yang sama. Beresolusi 1080p, frame rate 30 FPS, dan autofokus. Keunggulannya terletak pada teknologi TrueColor yang berfungsi mengatur eksposur secara otomatis untuk menghasilkan gambar dengan warna cerah dan natural.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • TrueColor bekerja baik dalam beradaptasi dengan berbagai kondisi pencahayaan.
  • Kualitas suara mikrofon cukup kencang dan jelas, walau agak bergema.
  • Tidak perlu instal software tambahan. Konfigurasi bisa dilakukan di program kamera bawaan Windows.
  • Ukurannya kecil. Tidak terasa canggung saat digunakan di notebook sekalipun.
  • Ada mount untuk tripod.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Autofokus tidak begitu responsif.
  • Video call hanya mentok di resolusi 720p, kecuali bila memakai aplikasi third-party.
  • Ada produk yang lebih baik di kelas harganya.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Auto
FOV Tidak disebutkan
Kisaran harga Rp1.499.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

9. NYK Nemesis A90 Everest

blank

Sumber: Nyk.co.id

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Webcam 1080p murah meriah

NYK Nemesis A90 adalah opsi lain untuk Anda yang ingin membeli webcam 1080p tanpa bikin kantong kering. Kualitasnya cukup baik dengan auto exposure white balance yang bisa diandalkan. Menariknya, meski hanya dibanderol di bawah 500 ribu, produk ini sudah memakai lensa dari kaca. Hasilnya, gambar lebih tajam dan jelas dari produk lain di kelasnya yang umumnya memakai lensa plastik.

4 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Build quality tidak terasa murahan.
  • Bisa diputar 360 derajat.
  • Face recognition dari autofokusnya cukup responsif.
  • Harga sangat kompetitif.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Tidak ada dedicated software. Harus instal aplikasi third-party untuk memudahkan konfogurasi.
  • Viewing angle tak seberapa besar.
  • Bodi webcam cukup besar. Mungkin terasa canggung saat digunakan di laptop/notebook.
Resolusi 1080p
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Auto
FOV Tidak disebutkan
Kisaran harga Rp460.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

10. NYK Nemesis A95 Albatros

blank

Sumber: Nyk.co.id

Cek harga di Shopee Cek harga di Lazada Cek harga di Blibli

Harga tetap murah, tapi resolusinya mencapai 2K!

Jika merasa kurang mantap dengan A90 Everest, Anda dapat memilih A95 Albatros yang menawarkan beberapa peningkatan dengan selisih harga yang tak terlalu jauh. Salah satunya resolusi yang ditingkatkan menjadi 2K. Makanya jangan heran kalau hasil gambarnya makin tajam. Di samping itu, terdapat penutup lensa untuk melindungi privasi Anda.

5 Alasan untuk Membeli Produk:

  • Gambar lumayan tajam asal pencahayaan baik.
  • Ada auto light correction sehingga kualitas gambar saat gelap tetap optimal, walaupun banyak noise.
  • Resolusi 2K cukup berguna untuk merekam video. Meski memang kurang aplikatif untuk streaming atau video call.
  • Privasi terjaga berkat penutup lensa.
  • Harga sangat kompetitif.

3 Pertimbangan sebelum Membeli Produk:

  • Tidak ada aplikasi bawaan untuk mengkonfigurasi webcam.
  • Dynamic range rendah.
  • Viewing angle relatif sempit.
Resolusi 2K
Frame rate maksimum 30 FPS
Tipe fokus Auto
FOV 65° – 70°
Kisaran harga Rp470.000
Cek harga & diskon di Shopee Cek harga & diskon di Lazada Cek harga & diskon di Blibli

Tabel Perbandingan Webcam

Produk Logitech C920 HD Pro Webcam Logitech C922 Pro HD Stream Webcam Logitech Brio Ultra HD Pro Business Webcam Razer Kiyo Pro Razer Kiyo AVerMedia Live Streamer CAM PW513 Ausdom AW635 Microsoft LifeCam Studio for Business NYK Nemesis A90 Everest NYK Nemesis A95 Albatros
blank blank blank blank blank blank blank blank blank blank
Resolusi 1080p 1080p 4K 1080p 1080p 4K 1080p 1080p 1080p 2K
Frame rate maksimum 30 FPS 30 FPS (1080p), 60 FPS (720p) 30 FPS (4K), 60 FPS (1080p), 90 FPS (720P) 60 FPS 60 FPS 30 FPS 30 FPS 30 FPS 30 FPS 30 FPS
Tipe fokus Auto Auto Auto Auto Auto Auto Fixed Auto Auto Auto
FOV 78° 78° 90°/78°/65° 103°, 90°, 80° 81,6° 94° 60° Tidak disebutkan Tidak disebutkan 65° – 70°
Kisaran harga Rp1.051.000 Rp1.370.000 Rp3.297.000 Rp3.299.000 Rp1.849.000 Rp3.850.000 Rp375.000 Rp1.499.000 Rp460.000 Rp470.000
Periksa ketersediaan Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Blibli Cek diskon di Tokopedia Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli Cek diskon di Shopee Cek diskon di Lazada Cek diskon di Blibli

Kesimpulan

Perlu kami ingatkan bahwa sebagus apapun sebuah webcam, kualitasnya takkan setara dengan kamera DSLR atau mirrorless. Paling tidak dengan teknologinya saat ini. Sebab, pada dasarnya webcam adalah alternatif lebih murah dan praktis dari kedua kamera tadi. Jadi, atur ekspektasi Anda supaya tidak kecewa, ya!

Kalau masih bingung harus pilih yang mana, kami sarankan untuk menjatuhkan pilihan di antara Logitech C920 atau C922. Pasalnya, selain paling laris, kedua webcam ini memberikan keseimbangan antara kualitas dan harga. Semoga Anda segera menemukan webcam yang cocok, ya!

Referensi

720p vs. 1080i vs. 1080p
https://www.lifewire.com/720p-1080i-1080p-explained-3276378 diakses pada 28 Mei 2021

Do you really need a 4K webcam?
https://www.windowscentral.com/do-you-really-need-4k-webcam diakses pada 28 Mei 2021

What Are Webcam Frame Rates?
https://www.lifewire.com/webcam-frame-rates-2640479 diakses pada 28 Mei 2021

Buying Guide: Comparing Field of View When Buying a Conference Room Video Camera
https://www.videoconferencegear.com/blog/buying-guide-comparing-field-of-view-when-buying-a-conference-room-video-camera/ diakses pada 28 Mei 2021

How to Buy the Best Webcam in 2021
https://sea.pcmag.com/webcams/40941/how-to-buy-the-best-webcam-for-2021 diakses pada 28 Mei 2021

What You Need to Know Before You Buy a Webcam
https://www.lifewire.com/before-you-buy-a-webcam-2640480 diakses pada 28 Mei 2021

How to choose a webcam
https://www.newegg.com/insider/webcam-buying-guide-how-to-choose/ diakses pada 28 Mei 2021

How to upgrade your at-home videoconference setup: Lighting edition
https://techcrunch.com/2020/05/29/how-to-upgrade-your-at-home-videoconference-setup-lighting-edition/ diakses pada 28 Mei 2021

You may also like

Comments are closed.