Written by 19:09 Olahraga

10 Rekomendasi Sepeda Polygon Terbaik

Polygon adalah salah satu produsen sepeda asal Indonesia yang namanya sudah diakui secara global. Berbagai macam jenis sepeda pun tersedia, dari level pemula sampai profesional sekalipun.

Dari sekian banyak pilihan, Anda mungkin bingung menentukan salah satunya. Maka itu, di artikel ini kami jabarkan cara memilihnya. Tak lupa, kami juga memilihkan sepuluh sepeda Polygon terbaik untuk memudahkan Anda. Ikuti sampai selesai, ya!

Cara Memilih Sepeda Polygon

Agar mengetahui sepeda Polygon mana yang paling cocok buat Anda, terdapat beberapa hal yang patut Anda pertimbangkan. Dari mulai jenis sepeda, kelengkapan komponen, geometri sesuai gender, hingga ukuran, semua perlu Anda perhatikan.

Tentukan Jenis Sepeda yang Anda Inginkan

Ada banyak jenis sepeda yang diproduksi Polygon. Mulai dari sepeda balap (road bike), sepeda gunung (mountain bike/MTB), sepeda urban, sampai sepeda anak-anak. Pastikan untuk memilih jenis sepeda yang sesuai dengan jenis pemakaian Anda, ya!

Road Bike: Performa Terbaik untuk Melesat di Jalan Raya

Jika pernah menonton kompetisi balap sepeda seperti Tour de France, Anda tentu sudah tidak asing dengan sepeda balap. Sepeda balap atau road bike adalah sepeda yang dirancang untuk pemakaian pada kecepatan tinggi di jalanan rata.

Bobot sepeda balap cenderung ringan, memiliki geometri frame yang menunduk, dan ban bertapak kecil. Untuk orang yang belum terbiasa, posisi mengendarai sepeda ini mungkin terasa canggung. Tak heran, sepeda balap memang lebih disukai oleh antusias sepeda yang punya komitmen lebih.

Pada dasarnya, ada dua jenis sepeda balap, yakni performance bike dan endurance bike. Performance bike punya desain yang mengutamakan aerodinamika untuk mencapai kecepatan setinggi-tingginya, sedangkan endurance bike mengedepankan kenyamanan untuk perjalanan jarak jauh.

Polygon punya beberapa seri sepeda balap, Di kelas entry level sampai menengah ada seri Strattos dan Bend yang harganya berkisar dari 6 sampai 29 jutaan. Di atasnya, terdapat seri Helios yang berkisar di angka 34 sampai 39 jutaan.

Mountain Bike: Untuk Petualang yang Gemar Off-road

Kalau road bike dirancang untuk aspal mulus perkotaan, sepeda gunung atau mountain bike dirancang untuk medan off-road yang tidak ramah. Frame-nya dilengkapi suspensi untuk menyerap goncangan dari jalanan yang tak rata. Geometrinya yang sejajar pun menghasilkan postur bersepeda yang lebih mantap.

Sepeda gunung terbagi ke dalam beberapa jenis sesuai peruntukkan treknya. Ada sepeda gunung trail untuk trek off-road yang ringan, cross country (XC) pada medan semi-ekstrem, enduro untuk trek ekstrim, dan downhill buat menuruni gunung dalam kecepatan tinggi.

Katalog sepeda gunung Polygon cukup lengkap. Mulai dari yang harganya terjangkau seperti RAYZ, Cleo, Cascade, dan Premier. Varian trail seperti Xtrada 6 dan 5, Siskiu D5, D7, T7 dan T8. Jenis cross country di seri Syncline. Terakhir ada tipe Enduro berupa Xtrada 7, Siskui N9, dan seri XQUAREONE.

Urban Bike: Pilihan Nyaman Untuk Mendukung Mobilitas Harian

Sepeda urban alias city bike adalah sepeda yang dirancang untuk penggunaan dalam kota yang jarak tempuhnya dekat. Umumnya dipakai untuk mendukung mobilitas harian. Itulah sebabnya sepeda ini juga sering dilengkapi rak atau keranjang buat menaruh barang agar makin fungsional.

Polygon menyediakan banyak sekali pilihan sepeda urban. Kelas harganya pun tidak jauh beda. Beberapa di antaranya ada yang termasuk jenis hybrid, yakni mengombinasikan karakter sepeda gunung dan balap untuk menciptakan performa seimbang.

Junior Bike: Teman Setia untuk Petualangan Si Kecil

Bersepeda adalah kegiatan yang tidak hanya sehat, tetapi juga menyenangkan. Biasakanlah seluruh anggota keluarga, termasuk si kecil, untuk rutin bersepeda. Selain berguna buat pulang-pergi ke sekolah, sepeda juga bermanfaat untuk pergaulan. Anak dapat berbagi hobi ini dengan teman-temannya yang lain.

Polygon menyediakan katalog sepeda anak yang lengkap, termasuk yang rodanya empat untuk anak yang baru mau belajar. Banyak orang tua yang membelikan anaknya sepeda dengan ukuran kebesaran karena memperhitungkan pertumbuhan anak yang cepat. Alhasil, anak kerap kesulitan menguasai sepeda karena kakinya tidak sampai.

Agar tidak merusak kesenangan anak, sebaiknya tetap belikan sepeda yang ukurannya pas dengan tinggi badan anak saat membeli. Jangan khawatir, nilai jual kembali dari sepeda Polygon tetap tinggi, kok. Jadi, begitu sepedanya sudah kekecilan untuk anak, Anda tinggal jual yang lama untuk modal beli yang baru!

Sesuaikan Kelengkapan Komponen Sepeda dengan Budget Anda

Setelah menentukan jenis sepeda, Anda bakal dihadapkan dengan beberapa alternatif pilihan. Untuk menyeleksinya, sesuaikan kelengkapan komponen sepeda dengan budget yang Anda miliki. Adapun dua komponen esensial yang perlu dipertimbangkan, terutama pada jenis road dan mountain bike, adalah material frame dan tipe groupset.

Material Frame: Alloy atau Karbon?

Frame atau bodi sepeda merupakan komponen yang sangat penting karena seluruh komponen yang lain terhubung ke sini. Material pembentuknya pun harus kokoh supaya frame-nya tidak mudah patah dan membahayakan pesepeda. Modern ini, material yang umum dipakai adalah alloy alias alumunium dan karbon.

Alloy adalah material yang paling umum dipakai. Tidak hanya harganya lebih murah, ia juga kokoh dan jauh lebih ringan dibanding baja pendahulunya. Masih ada anggapan lama bahwa alloy lebih tebal dan kaku, tetapi manufaktur modern telah menjadikan alloy jauh lebih ramping.

Karbon merupakan material yang terbuat dari campuran fiber karbon dan resin. Materi ini unggul di segala sisi seperti bobotnya ringan, kokoh, dan—karena tidak terdiri dari bagian-bagian terpisah yang disambung dengan las—tidak menyisakan sisa pengelasan yang mengganggu estetika. Wajar saja harganya pun jadi lebih mahal.

Baik alloy maupun karbon sama-sama baik. Penentunya adalah besar budget Anda. Kalau budget Anda banyak, tidak masalah ambil karbon. Tetapi kalau tak sampai, alloy pun merupakan alternatif yang optimal. Di Polygon, frame karbon terdapat pada sepeda balap dan gunung di level profesional, seperti seri Helios dan Collosus.

Seleksi Tipe Groupset Berdasarkan Kebutuhan Performa

Groupset adalah komponen-komponen penggerak sepeda yang terdiri dari shifter, crankset, bottom bracket, derailleurs depan dan belakang, rantai, cassette, dan terkadang rem. Shimano adalah perusahaan manufaktur groupset yang paling banyak dipakai oleh produsen sepeda, termasuk Polygon.

Biasanya, groupset sebuah sepeda terintegrasi dalam satu tipe yang sama, misalnya Polygon Helios LT8 yang pakai Shimano Ultegra R8000 dan Siskiu N9 yang pakai Shimano Deore XT M8100. Di sisi lain, terdapat juga sepeda yang tiap komponennya berasal dari groupset yang berbeda-beda, terutama pada sepeda di level entry. Tujuannya agar performa dapat dimaksimalkan sambil tetap menekan harga.

Dalam konteks sepeda balap, makin bagus groupset-nya, maka makin mudah sepedanya diajak lari di kecepatan tinggi. Sedangkan di sepeda gunung, semakin tinggi maka semakin tangguh performanya untuk menaklukkan medan yang ekstrim.

Semakin tinggi performa yang ingin Anda raih, maka semakin tinggi pula level groupset yang Anda butuhkan. Groupset yang lebih bagus membuat harga sepeda menjadi lebih mahal, bahkan di seri yang sama. Temukanlah keseimbangan antara performa yang mau didapat dengan budget yang tersedia.

Tersedia juga Sepeda Polygon yang Dirancang Khusus untuk Perempuan!

Sepeda khusus perempuan bukan gimmick belaka, lho. Terdapat perbedaan pada geometri sepeda yang disesuaikan dengan postur tubuh perempuan kebanyakan. Panjang stem dan top tube dari frame dipangkas, menyesuaikan batang tubuh perempuan yang umumnya lebih pendek.

Sebaliknya, head tube dibuat lebih tinggi untuk menghasilkan postur bersepeda yang lebih tegak. Sekaligus mengikuti proporsi kaki perempuan yang diklaim lebih panjang. Sedangkan setang dibuat lebih sempit, sesuai lebar pundak perempuan yang tidak selebar laki-laki.

Selain beberapa aspek tadi, terdapat juga penyesuaian minor di bagian-bagian lain. Meski begitu, penyesuaian-penyesuaian tersebut relatif hanya menguntungkan perempuan yang badannya kecil. Bagi perempuan yang posturnya tinggi, kemungkinan tetap akan lebih nyaman pakai sepeda regular.

Pada akhirnya, yang menentukan adalah ukuran badan dan preferensi Anda sendiri. Karena dalam hal ini ukuran adalah faktor yang krusial, jangan lupa untuk melakukan bike fitting. Selengkapnya akan di bahas pada poin selanjutnya.

Sebelum Membeli, Jangan Lupa Bike Fitting!

Bike fitting adalah pengukuran dan analisis postur tubuh untuk menemukan ukuran dan bentuk sepeda yang paling pas. Pengukuran ini mengandalkan program komputer khusus yang dioperasikan oleh fitter yang berlisensi. Bike fitting bisa dilakukan di beberapa toko sepeda yang bagus.

Bike fitting sangat bermanfaat untuk mengetahui dengan pasti sepeda seperti apa yang paing cocok dengan Anda. Bila Anda perempuan, berkaitan dengan poin sebelumnya, bike fitting bisa menjadi penentu apakah lebih baik ambil sepeda khusus perempuan atau yang regular saja.

Apabila Anda periksa situs resmi Polygon, Anda bisa menemukan panduan ukuran sepeda yang basisnya berdasarkan tinggi badan. Pengkategoriannya berbeda-beda pada tiap jenis sepeda. Sesuaikanlah hasil bike fit Anda dengan ukuran yang cocok pada jenis sepeda yang Anda inginkan.

10 Rekomendasi Sepeda Polygon Terbaik

Setelah memahami caranya memilih, sekarang Anda tinggal tentukan pilihan. Kami sudah mengumpulkan sepuluh pilihan sepeda Polygon yang barangkali juga dapat menjadi kesukaan Anda. Selamat menentukan!

1. Polygon Siskiu T7

Sepeda trail andal untuk petualang sejati

Siskiu T7 adalah sepeda gunung trail yang andal. Berkat pengimplementasian suspensi faux bar, sepeda ini sanggup meintasi medan ekstrim yang keras dalam kecepatan tinggi.

Dari segi desain, Siskiu T7 terlihat trendi dengan perpaduan warna biru, hijau, dan hitam. Tersedia dua varian yang bisa Anda pilih, yakni yang ukuran rodanya 27.5 atau 29 inci. Tinggal sesuaikan dengan tinggi badan Anda.

JenisMountain trail bike
FrameALX Trail 150mm / 140mm Travel Frame
GroupsetShimano Deore M6100
UkuranS, M (27,5”), M, L, XL (29”)
Kisaran hargaRp22.500.000

2. Polygon RAYZ ONE

Sepeda gunung murah meriah dengan dua suspensi

Budget Anda terbatas tapi mau sepeda gunung? RAYZ ONE solusinya! Di harganya yang hanya 4 juta kurang sedikit, Anda sudah mendapat sepeda gunung full suspensi. Dibekali pula seat tube-nya yang kokoh sehingga tetap nyaman dibawa ke medan off-road ringan.

Di atas aspal pun performanya mantap, pas dipakai untuk mobilitas harian. Meskipun hanya satu ukuran, sepeda ini tidak terlalu besar sehingga nyaman juga dipakai anak remaja dan perempuan.

JenisMountain enduro bike
FrameAL6 Alloy Dual Suspension Frame
GroupsetShimano Tourney
UkuranS, M, L, XL
Kisaran hargaRp3.900.000

3. Polygon Cleo 2

Ideal buat perempuan yang bertinggi badan 145 sampai 165 cm

Ini dia sepeda gunung Polygon yang dirancang khusus untuk pesepeda perempuan. Geometrinya lebih nyaman dengan postur tubuh perempuan. Meski begitu, jangan remehkan performanya. Mau di jalanan kota ataupun off-road ringan, Cleo 2 selalu dapat diandalkan.

Produk ini dirancang untuk perempuan yang tingginya 145 sampai 165 cm. Kalau Anda perempuan yang tinggi badannya lebih dari itu, sepeda ini mungkin kurang ideal.

JenisMountain bike
FrameAlutech XC Sport 27.5”
GroupsetShimano Acera RD-M360, Shimano Altus SL-M310, Alloy Crankset 40x30x22T, Shimano Altus CS-HG31 8-Speed 11-32T
UkuranXS, S
Kisaran hargaRp4.100.000

4. Polygon Helios LT8

Sepeda balap Polygon nomor wahid untuk saat ini

Untuk saat ini, Helios LT8 merupakan sepeda balap Polygon nomor wahid. Dengan bobot ringan yang dipadukan dengan penggerak Shimano Ultegra R8000, sepeda ini mampu melesat di atas trek sambil tetap menjaga handling stabil.

Kalau Anda ingin pengereman yang lebih responsif dengan rem cakram, Anda bisa pilih Helios LT8 Disc yang harganya lebih mahal 5 juta setengah. Yang mana pun, performa yang diberikan Helios LT8 dijamin setimpal dengan harganya!

JenisRoad bike
FrameACX Carbon Performance Road Frame
GroupsetShimano Ultegra R8000
UkuranXS, S, M, L, XL, XXL
Kisaran hargaRp34.000.000

5. Polygon Strattos S3

Menunjang mobilitas harian, tapi tetap jago diajak ngebut

Pada sepeda balap kelas menengah ke bawah, Polygon menyediakan Strattos S3 yang harganya hanya 8 jutaan. Mobilitas harian jadi lancar karena sebagai sepeda balap, tentu produk ini bisa diajak mengebut.

Frame-nya terbuat dari material ALX alloy sehingga hanya menghasilkan bobot 10 kg. Memang bukan yang paling ringan, terutama jika dibandingkan dengan alloy ACX yang biasa dipakai pada varian di atasnya. Tetapi di kelasnya, ini sudah cukup ringan, kok!

JenisRoad bike
FrameALX All-Round
GroupsetShimano Sora RD-R3000
UkuranS, M, L, XL
Kisaran hargaRp8.000.000

6. Polygon Path E5

Tidak perlu lagi takut dengan tanjakan!

Ketika sepeda digunakan untuk mobilitas harian, mungkin ada kalanya Anda sedang capek atau malas mengayuh sepeda. Apalagi kalau rute yang dilewati banyak tanjakan, Path E5 dapat menjadi solusi. Sepeda ini melaju memanfaatkan pedal elektrik, memadukan tenaga kayuh pesepeda dengan energi listrik.

Hasilnya, tenaga yang perlu Anda keluarkan untuk membuat sepeda melaju cepat jadi berkurang. Besaran energi pembantunya dapat Anda sesuaikan sendiri dalam tiga mode. Selain itu, Path E5 juga tersedia dalam dua geometri sesuai gender.

JenisUrban e-bike
FrameAL6 Pavement, 10x135mm O.L.D., Is Mount, Internal Shifting Route
GroupsetShimano Deore
UkuranS, M (Lady), M, L, XL (Gent)
Kisaran hargaRp22.500.000

7. Polygon Sierra Deluxe Sport Lady

Bersepeda pakai rok? Tidak masalah!

Perempuan yang sehari-harinya senang memakai rok akan suka dengan sepeda ini. Pada varian geometri untuk perempuan, top tube-nya selain lebih pendek juga dibuat melengkung ke bawah. Rok pun tidak tersingsing, dan pesepeda tidak perlu mengangkat kaki tinggi-tinggi saat naik-turun sepeda.

Sierra Deluxe Sport Lady juga fungsional karena terdapat rak belakang yang dapat dimanfaatkan untuk membawa barang. Selain itu, jika Anda laki-laki tapi juga naksir dengan aura vintage sepeda ini, Polygon juga menyediakan Sierra Deluxe Sport Gent sebagai pilihan.

JenisUrban bike
FrameAL6 City, 10X135mm
GroupsetShimano Altus RD-M310, Shimano Tourney ST-EF41, Shimano FC-TY501 48x38x28T 170mm, Shimano Tourney MF-TZ21 14-28T
UkuranS, M, L
Kisaran hargaRp4.600.000

8. Polygon Oosten 26

 

Sepeda urban yang berestetika vintage Eropa

Sepeda satu ini sangat kental nuansa vintage khas Eropanya. Bentuknya mengingatkan kita pada sepeda ontel. Lengkap dengan keranjang rajut di bagian depan yang terpasang di setang, bukan head tube.

Masih ada lagi rak belakang biar makin leluasa membawa barang. Meski terlihat seperti sepeda perempuan karena top tube-nya melengkung ke bawah, sepeda ini juga cocok dipakai laki-laki karena ukurannya yang all size.

JenisUrban bike
FrameAL6 City, 9X135mm
GroupsetShimano Altus RD-M310, Shimano Tourney SL-RS47, Steel Crank 36T, 165MM, Shimano Altus CS-HG31 8-Speed 11-32T, Shimano Tourney MF-TZ21 14-28T
UkuranAll size
Kisaran hargaRp3.600.000

9. Polygon Zeta 2

Sepeda mini velo yang dibekali Shimano Tiagra

Mini velo adalah sepeda ukuran penuh yang dipasangkan dengan roda ukuran 20 inci. Belakangan ini sepeda jenis mini velo memang sedang menjamur. Polygon pun tidak mau ketinggalan dan merilis Zeta 2 ini.

Frame-nya terlihat unik dan mengeluarkan kesan urban yang kental. Ukuran bannya yang kecil juga membuat penyimpanannya hemat tempat. Performanya pun jempolan berkat implementasi groupset Shimano Tiagra.

JenisUrban bike mini velo
FrameAL6 Minivelo Frame 20″
GroupsetShimano Tiagra
UkuranAll size
Kisaran hargaRp7.000.000

10. Polygon RELIC24

Cocok sebagai hadiah untuk anak usia 10 tahun

RELIC24 adalah sepeda gunung buat anak umur 10 tahun ke atas. Walaupun buat anak-anak, kemampuannya jangan dianggap remeh. Diajak touring bersama orang dewasa pun sanggup.

Walaupun tidak terdapat suspensi tengah, RELIC24 sudah dilengkapi rem cakram depan belakang. Frame alloy-nya pun enteng sehingga handling-nya nyaman buat si kecil.

JenisJunior mountain bike
FrameAL6 Rigid Frame, 10x135mm, IS Mount
GroupsetShimano Tourney RD-TX800, Shimano SL-RS45, Prowheel A105PP 32T, Shimano CS-HG200-8 12-32T
UkuranOne size
Kisaran hargaRp2.800.000

Tabel Perbandingan Sepeda Polygon

ProdukPolygon Siskiu T7Polygon RAYZ ONEPolygon Cleo 2Polygon Helios LT8Polygon Strattos S3Polygon Path E5Polygon Sierra Deluxe Sport LadyPolygon Oosten 26Polygon Zeta 2Polygon RELIC24
JenisMountain trail bikeMountain enduro bikeMountain bikeRoad bikeRoad bikeUrban e-bikeUrban bikeUrban bikeUrban bike mini veloJunior mountain bike
FrameALX Trail 150mm / 140mm Travel FrameAL6 Alloy Dual Suspension FrameAlutech XC Sport 27.5”ACX Carbon Performance Road FrameALX All-RoundAL6 Pavement, 10x135mm O.L.D., Is Mount, Internal Shifting RouteAL6 City, 10X135mmAL6 City, 9X135mmAL6 Minivelo Frame 20″AL6 Rigid Frame, 10x135mm, IS Mount
GroupsetShimano Deore M6100Shimano TourneyShimano Acera RD-M360, Shimano Altus SL-M310, Alloy Crankset 40x30x22T, Shimano Altus CS-HG31 8-Speed 11-32TShimano Ultegra R8000Shimano Sora RD-R3000Shimano DeoreShimano Altus RD-M310, Shimano Tourney ST-EF41, Shimano FC-TY501 48x38x28T 170mm, Shimano Tourney MF-TZ21 14-28TShimano Altus RD-M310, Shimano Tourney SL-RS47, Steel Crank 36T, 165MM, Shimano Altus CS-HG31 8-Speed 11-32T, Shimano Tourney MF-TZ21 14-28TShimano TiagraShimano Tourney RD-TX800, Shimano SL-RS45, Prowheel A105PP 32T, Shimano CS-HG200-8 12-32T
UkuranS, M (27,5”), M, L, XL (29”)S, M, L, XLXS, SXS, S, M, L, XL, XXLS, M, L, XLS, M (Lady), M, L, XL (Gent)S, M, LAll sizeAll sizeOne size
Kisaran hargaRp22.500.000Rp3.900.000Rp4.100.000Rp34.000.000Rp8.000.000Rp22.500.000Rp4.600.000Rp3.600.000Rp7.000.000Rp2.800.000
Periksa ketersediaan

Kesimpulan

Adakah produk rekomendasi di atas yang membuat Anda tertarik? Supaya mendapatkan sepeda Polygon yang paling cocok, Anda memang perlu mempertimbangkan beberapa hal. Mulai dari jenis sepedanya, kelengkapan komponen, geometrinya sesuai gender, dan ukuran.

Kalau Anda masih pemula dan tidak ke medan off-road, pilihlah sepeda Polygon jenis urban. Sepeda urban paling cocok dimanfaatkan untuk mobilitas harian sekaligus olahraga di waktu luang. Semoga Anda bisa cocok dengan sepeda Polygon pilihan Anda, ya!

Referensi

This is why it’s time to stop buying cheap carbon bikes
https://www.bikeradar.com/features/this-is-why-its-time-to-stop-buying-cheap-carbon-bikes/ diakses pada 13 Februari 2021

Mountain bike groupsets: everything you need to know
https://www.bikeradar.com/advice/buyers-guides/mountain-bike-groupsets-everything-you-need-to-know/ diakses pada 13 Februari 2021

Road bike groupsets: everything you need to know
https://www.bikeradar.com/advice/buyers-guides/road-bike-groupsets-everything-you-need-to-know/ diakses pada 13 Februari 2021

Do I need a women’s bike?
https://www.bikeradar.com/features/do-i-need-a-womens-bike/ diakses pada 13 Februari 2021

Is ‘women’s specific geometry’ still relevant in 2020?
https://www.cyclingweekly.com/fitness/bike-fit/custom-bikes-womens-specific-geometry-381525 diakses pada 13 Februari 2021

Five reasons you need a fresh bike fit
https://www.cyclingweekly.com/fitness/reasons-you-need-a-bike-fit-388045 diakses pada 13 Februari 2021

Bike Sizing Guide
https://www.polygonbikes.com/bike-sizing-guide/ diakses pada 13 Februari 2021

(Visited 142 times, 5 visits today)