Written by 10:29 Makanan & Minuman

10 Rekomendasi Butter (Mentega) Terbaik

Butter atau sebutan akrabnya mentega oleh orang Indonesia biasa dipakai untuk membuat kue. Berasal dari susu sapi, kambing, atau domba, butter dibedakan berdasarkan tipe salted dan tipe unsalted. Selain dicampurkan sebagai bahan dasar pembuatan kue, butter bisa pula dijadikan olesan roti hingga menumis makanan.

Selain dikemas plastik, ada juga butter berkemasan kaleng dan aluminium foil. Golden Churn, Wijsman, Anchor, dan Hollman mengeluarkan butter terbaik yang dapat Anda pilih dan gunakan. Sebelum memilih salah satunya, pastikan Anda pahami perbedaan antara butter, margarine, dan roombutter di bagian berikut. Simak secara tuntas, ya!

Jangan Keliru, Ini Bedanya Butter dan Margarine

Meskipun memiliki fungsi yang hampir sama, butter dan margarine terbuat dari bahan yang berbeda. Butter terbuat dari lemak hewani sedangkan margarine terbuat dari lemak nabati. Perbedan bahan baku tersebut memengaruhi hasil akhir. Butter terbuat dari susu yang dipasteurisasi memiliki tekstur lembut dan creamy. Sementara itu,  margarine yang dibuat dari minyak nabati memiliki tekstur lebih keras sebab melewati proses hidrogenasi.

Butter juga lebih mudah meleleh apabila dibiarkan di ruang terbuka, berbeda dengan margarine yang lebih keras dan akan meleleh jika dipanaskan. Perbedaan tekstur tersebut dapat digunakan untuk tujuan berbeda. Butter yang lembut dan harum sangat pas untuk membuat roti dan kue dengan tekstur halus dan lembut. Sedangkan margarine, bagus untuk mempertahankan struktur roti atau kue.

Dari segi warna, butter umumnya lebih berwarna kuning pucat sementara margarine lebih vibrant. Itulah perbedaan butter dan margarine. Di Belanda, butter biasa disebut roombutter. Produk ini sering dikaitkan dengan butter kalengan yang memiliki aroma lebih kuat. Namun pada dasarnya, butter dan roombutter adalah produk dengan karakteristik sejenis.

Cara Memilih Butter (Mentega)

Butter hadir dalam beberapa pilihan rasa, yaitu salted atau unsalted. Ukuran butter juga beragam, dari yang ukuran mini block sampai kiloan dapat Anda temukan di pasaran. Untuk memilih butter yang tepat, sederet poin perlu Anda perhatikan. Untuk penjelasan lebih lanjut akan kami bahas di bagian ini!

Pilih Jenis Butter berdasarkan Rasa dan Penggunaannya

Apakah Anda membutuhkan butter untuk memasak sayuran, membuat kue, atau sekadar sebagai olesan roti? Anda dapat menentukan hasil akhir rasa pada makanan dengan menyesuaikan penggunaan butter berdasarkan jenisnya, apakah light butter, salted butter, atau unsalted butter.

Light Butter: Rendah Kalori dan Lemak, Lebih Cocok untuk Olesan

Meskipun membuat makanan lebih nikmat, terlalu banyak mengonsumsi butter bisa menimbulkan efek buruk bagi tubuh sebab kandungan lemaknya yang cukup tinggi. Bila Anda khawatir soal ini, Anda bisa memilih light butter. Light butter memiliki kadar lemak lebih rendah, serta hanya mengandung setengah dari kalori butter biasa.

Rendahnya kalori pada light butter dikarenakan banyaknya kandungan air dan asam laktat di dalamnya. Dengan kandungan air mencapai 25%, light butter tidak cocok dimasak pada suhu panas karena akan cepat menguap. Di sisi lain, butter jenis ini sangat cocok Anda gunakan sebagai olesan roti atau muffin berkat tekstur lembutnya.

Salted Butter: Memiliki Rasa Lebih Gurih berkat Kandungan Garam

Salted butter adalah butter yang diberi bahan tambahan garam untuk mendapatkan rasa gurih dan asin. Karena cita rasanya yang gurih, salted butter lebih sering digunakan untuk olesan roti atau penambah rasa nikmat pada martabak. Bila Anda penyuka rasa asin, kami rekomendasikan untuk mengutamakan butter tipe ini.

Berbeda dengan light butter, mentega dengan tambahan garam ini lebih menoleransi panas. Oleh karena itu, sebagian orang mencampurkan salted butter pada tipe masakan yang ditumis. Salted butter termasuk salah satu jenis butter terkenal di Indonesia. Dengan demikian, Anda takkan sulit menemukan salted butter di pasaran!

Unsalted Butter: Karakteristik Rasa Tawar yang Pas untuk Membuat Kue

Sesuai dengan namanya, unsalted butter adalah butter yang tidak diberi tambahan garam. Karena tidak diperkaya garam, butter jenis ini mampu menonjolkan rasa asli susu. Karakteristik unsalted butter menjadikannya sering digunakan untuk pembuatan kue.

Pada umumnya, unsalted butter tersusun dari 80% lemak susu. Bagi Anda yang hendak melakukan diet mayo, unsalted butter patut dipertimbangkan sebagai teman diet. Bila sewaktu-waktu Anda ingin menambah cita rasa gurih pada makanan, Anda bisa tetap menggunakan unsalted butter dengan menambahkan garam sesuai selera.

Pilih Jenis Kemasan yang Mudah Disimpan

Tak hanya jenis butter yang beraneka ragam, kemasan butter juga hadir dalam beberapa pilihan. Dari mulai yang dibungkus aluminium foil, plastik, hingga kaleng atau container. Setiap jenis kemasan memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Cek lebih lanjut, yuk!

Aluminium Foil: Ukuran Ringkas dengan Harga Lebih Ekonomis

Aluminium foil dikenal sebagai material yang bagus dalam menjaga kesegaran makanan, tak terkecuali produk butter. Oleh sebab itu, aluminium foil sering dimanfaatkan sebagai pengemas butter ukuran kecil sekitar 100 – 350 gram. Memang ukuran rata-rata butter dalam kemasan aluminium foil tak sampai 0,5 kg.

Sering kali butter yang dikemas dalam aluminium foil cepat habis, bahkan ada yang langsung habis dalam sekali penggunaan. Bila Anda tidak ingin menyisakan butter untuk keperluan lain, akan lebih hemat dan praktis untuk memilih butter berkemasan aluminium foil.

Plastik: Utamakan Pilih yang Disertai Wadah dan Tutup

Jika Anda mencari butter untuk olesan roti, pilihlah butter dengan kemasan wadah plastik yang bisa dibuka tutup. Kemasan seperti ini akan memudahkan Anda menyimpan sisa butter tanpa harus membungkus layaknya pada kemasan aluminium foil. Hanya saja, Anda perlu menutup rapat plastik agar kesegaran butter terjaga.

Bila kesulitan mencari butter yang dapat ditutup kembali, sebaiknya Anda pindahkan sisa butter ke wadah tertutup. Hal ini akan membantu mempertahankan cita rasa dan tekstur butter setiap kali digunakan. Untuk ukurannya sendiri, rata-rata butter berkemasan plastik berkisar antara ukuran 5 – 250 gram.

Kaleng: Ukuran Lebih Besar untuk Penggunaan Berkali-kali

Butter berukuran ratusan gram hingga kilogram biasanya hadir dalam kemasan kaleng. Selain membuat kesegaran butter senantiasa terjaga sebelum dibuka, setelah dibuka pun keberadaan tutup kaleng akan membantu karakteristik butter pada kondisi terbaiknya.

Produsen kenamaan seperti Wijsman, Golden Churn, dan Royal Krone memproduksi butter yang dikemas dalam kaleng bertutup kedap udara. Jika Anda memerlukan cukup banyak butter, sebaiknya pilih butter yang disimpan dalam kemasan kaleng. Saat ada sisa pun, Anda tetap bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan lain.

Pilih Ukuran Isi Butter sesuai Kebutuhan Anda

Jika Anda berkecimpung dalam dunia kuliner dan membutuhkan butter dalam jumlah besar, akan lebih ekonomis bila Anda membeli butter ukuran di atas 800 gram. Sebaliknya, jika Anda hanya memerlukan butter untuk kegiatan memasak di rumah, membuat kue, atau sebagai olesan roti, pilihlah butter berukuran kurang dari 1 kg.

Selain itu, tersedia pula butter berukuran kecil atau mini block. Ukuran ini sangat cocok digunakan untuk perorangan seperti ketika ingin membawa bekal makan siang. Hotel dan penginapan juga lebih memilih butter ukuran mini untuk disajikan kepada tamu mereka.

Untuk Anda yang Sedang Berdiet, Perhatikan Kandungan Lemaknya

Butter terdiri dari lemak susu yang telah dipisah dari komponen susu lain. Butter memiliki banyak fungsi, misalnya untuk memberi rasa, melembutkan, mengembangkan kue, serta menurunkan efek gluten tepung. Sebab bercita rasa lezat dan bersifat multiguna, butter sering digunakan untuk memasak, membuat kue, dan sebagai olesan makanan.

Walau kandungan lemak dalam butter tergolong tinggi, pada studi tahun 2016 menerangkan korelasi antara tingkat konsumsi butter dengan penyebab kematian sangatlah kecil. Selain itu, butter juga tidak memiliki kaitan signifikan dengan peristiwa kardiovaskular berbahaya. Walau demikian, perlu diingat bahwa kalori butter bersumber dari lemak yang membawa dampak terhadap kenaikan kalori.

Pada 14 gram butter (1 sdm) mengandung 102 kalori dan 11,52 gram lemak. Dari jumlah lemak tersebut 7,29 gramnya berasal dari lemak jenuh. Total lemak jenuh tersebut sama dengan 35% dari jumlah harian asupan lemak jenuh yang direkomendasikan. Jadi, bagi Anda yang sedang melakukan program diet, perhatikanlah asupan lemak tubuh yang berasal dari butter.

10 Rekomendasi Butter (Mentega) Terbaik

Setelah memahami aspek peilihan butter yang tepat sesuai kebutuhan, berikut kami catutkan sepuluh produk butter terbaik untuk mempermudah Anda. Pilihlah mentega berdasarkan jenis, bentuk kemasan, ukuran, dan selalu perhatikan fakta nutrisi pada tabel kemasan produk. Mari tentukan pilihan Anda!

1. Elle & Vire Unsalted Gourmet Butter

Dengan kemasan tearproof yang menjamin kesegaran produk

Dengan kandungan lemak sebanyak 82%, butter tanpa tambahan garam dari Elle & Vire ini mampu menghadirkan rasa alami yang dimiliki oleh setiap bahan makanan. Di samping itu, butter ini juga membuat cita rasa roti dan selai atau slice daging terasa menyatu.

Tersedia dalam dua ukuran berbeda, Elle & Vire Unsalted Gourbet Butter dikemas aluminium foil yang tearproof. Kemasan tidak akan rusak, butter pun bisa Anda simpan kembali dalam kemasan yang sama. Apabila Anda ingin menghidangkan menu dengan tambahan saus, butter ini akan membuat cita rasa saus lebih nikmat!

Jenis butter Unsalted
Jenis kemasan Aluminium foil
Kandungan lemak 82 g (per 100 g)
Ukuran/isi 200 g
Kisaran harga Rp48.000

2. Golden Churn Salted Butter

Butter premium tanpa tambahan bahan pengawet sintetik

Dibuat secara tradisional, salted butter ini memiliki rasa yang rich dengan tekstur creamy. Golden Churn Salted Butter terbuat dari krim pasteurisasi (81% butterfat), air, dan garam. Mengandalkan garam sebagai pengawet alami, butter kalengan ini bisa tahan sampai 18 bulan tanpa harus dikulkas.

Dengan karakteristik rasa yang lezat, butter dengan kadar lemak 80 g per 100 g penyajian ini layak dipilih oleh Anda yang hobi baking maupun cooking. Selain itu, butter ini mengantongi sertifikasi Halal MUI dan pastinya lolos pengujian keamanan bahan produk penyusun.

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak 81 g (per 100 g)
Ukuran/isi 340 g
Kisaran harga Rp109.296

3. Orchid Butter Creamery Butter

Dilengkapi vitamin A dan E yang baik untuk tubuh

Butter keluaran brand Indofood satu ini dibanderol dengan harga relatif murah untuk ukuran mendekati setengah kilogram. Orchid Butter Creamery Butter tersusun atas susu murni yang diberi tambahan perasa alami untuk meningkatkan cita rasanya. Untuk kebutuhan lebih banyak, produk ini tersedia dala kemasan 2 kg juga, lho!

Sama dengan produk sebelumnya, Orchid Butter Creamery Butter juga berhasil memperoleh sertifikat Halal MUI dan BPOM. Butter ini cocok Anda andalkan untuk memanggang kue, roti, atau sebagai olesan juga bisa! Terlebih lagi, keberadaan vitamin A dan E yang tersemat memberikan dampak kesehatan lebih bagi tubuh Anda.

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak 80 g (per 100 g)
Ukuran/isi 340 g
Kisaran harga Rp63.000

4. Wijsman Dutch Butter

Terpercaya selama lebih dari ratusan tahun

Memproduksi butter sejak 1846, kualitas Wijsman Dutch Butter tak perlu Anda sangsikan lagi. Produk ini bahkan telah dieksor ke berbagai negara di penjuru dunia, Wijsman memastikan butter buatannya memiliki kualitas terbaik yang sanggup bertahan di daerah tropis seperti Indonesia.

Walau bukan produk asli Indonesia, Wijsman Dutch Butter dipastikan aman dan halal berkat lolos uji standar LPPOM-MUI Indonesia. Anda bisa menggunakan butter berkaleng merah glossy ini untuk membuat berbagai olahan kue, dari mulai kue kering hingga kue bolu. Pengin bikin martabak? Bisa juga, kok!

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak Tidak disebutkan
Ukuran/isi 454 g
Kisaran harga Rp127.500

5. Royal Palmia Butter Margarine

Multifungsi untuk dijadikan margarine ataupun butter

Tak hanya sebagai butter, Royal Palmia Butter Margarine juga berperan sebagai margarine. Dengan aroma khasnya, masakan yang biasa akan terasa begitu nikmat. Walau bukan butter murni, produk ini didukung 8 vitamin (A, B1, B2, B12, D,E, niasin, dan asam folat) yang menjadikannya berguna bagi kesehatan Anda.

Royal Palmia Butter Margarine hadir dalam dua pilihan kemasan, yakni kemasan plastik tebal tanpa tutup untuk ukuran 200 gram dan wadah plastik bertutup berukuran 250 gr. Harga yang ekonomis serta kemudahan menemukan produk menjadi nilai lebih salted butter ini.

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Plastik
Kandungan lemak 7 gram (per 67 g)
Ukuran/isi 200 g
Kisaran harga Rp7.500

6. Anchor Unsalted Butter

Produk impor berkualitas yang berlogo halal

Anchor Unsalted Butter menawarkan cita rasa yang rich dan lembut di lidah, meskipun tidak ditambahkan garam. Berkomposisikan 100% susu asli New Zealand, unsalted butter dari Anchor ini sangat sempurna menonjolkan rasa alami dari tiap masakan yang Anda buat, entahkah masakan manis maupun gurih.

Berkat tekstur lembut yang dimiliki, serta kemudahannya diratakan, Anchor Unsalted Butter mempersingkat waktu Anda setiap kali menyiapkan sarapan roti. Walaupun didatangkan langsung dari luar negeri, butter ini tetap memenuhi standarisasi produk berstatus halal, lho!

Jenis butter Unsalted
Jenis kemasan Aluminium foil
Kandungan lemak 82,9 g (per 100 g)
Ukuran/isi 227 g
Kisaran harga Rp48.000

7. Anchor Salted Butter

Mentega asin yang bebas bahan pengawet maupun pewarna

Satu lagi produk butter dari Anchor kami rekomendasikan kepada Anda. Berbeda dengan varian sebelumnya, Anchor Salted Butter adalah mentega asin yang diproses sederhana tanpa tambahan pengawet atau pewarna, serta melibatkan teknologi modern yang dijamin kebersihannya.

Bila Anda ingin belajar membuat martabak, Anchor Salted Butter menjadi salah satu produk yang tepat Anda pilih. Berkat kandungan lemak susu 81.1% dan garam 1.8%, butter ini menjadikan setiap baking-an bertekstur lembut dan berbentuk indah. Walau berukuran cukup besar, kemasan kaleng memastikan produk ini berdaya simpan panjang hingga 18 bulan.

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak 81,4 (per 100 g)
Ukuran/isi 454 g
Kisaran harga Rp96.000

8. Blue Triangle Pure Creamery Butter

Kemasan airtight menjamin kualitas butter tetap perfect!

Karakteristik tekstur lembut, rasa lezat, dan aroma nikmat menjadikan butter ini pantas Anda jadikan pilihan utama untuk baking. Bahan premium dari New Zealand, serta jaminan 100% bebas bahan pengawet, pewarna, dan perasa buatan memastikan Blue Triangle Pure Creamery Butter aman serta nikmat.

Tak hanya bebas zat aditif, unsalted butter yang juga aman untuk MPASI si kecil ini menyimpan nutrisi yang terdiri dari beberapa jenis vitamin. Dikemas dalam kaleng kedap udara, kesegaran butter di dalamnya akan bertahan lebih lama.

Jenis butter Unsalted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak 80 g (per 100 g)
Ukuran/isi 340 g
Kisaran harga Rp81.000

9. Royal Krone Butter Substitute

Masakan lebih lezat dengan aroma susu lebih kaya

Produk satu ini merupakan kombinasi margarin dan mentega. Meskipun bukan mentega murni, Royal Krone Butter Substitute mempunyai aroma susu khas butter lebih kuat dibandingkan butter pada umumnya. Aroma susu yang lebih terasa ini akan membuat sajian Anda menjadi lebih harum dan menggugah selera.

Proses pemanasan juga tidak akan menurunkan keharuman aroma. Oleh karena kelebihannya satu ini, banyak orang menjadikan butter ini sebagai salah satu pilihan utama untuk kebutuhan baking. Bila ingin menyediakan hidangan sederhana, cukup oleskan butter pada roti, lalu bakar dan nikmati hasilnya!

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak Tidak disebutkan
Ukuran/isi 2 kg
Kisaran harga Rp147.000

10. Hollman Butter

Aroma kuat, pemakaian pun hemat!

Hollman Butter terkenal akan kekuatan aroma susunya. Saking kuatnya aroma susu, Anda hanya memerlukan 30-50% butter dari jumlah butter yang tertulis pada resep. Dengan memilih produk ini, pastinya Anda akan menghemat pemakaian butter. Jadi, selain menguntungkan kantong, risiko kesehatan yang ditimbulkan akibat konsumsi lemak pun bisa diminimalisir.

Butter dari Hollman ini sangat cocok untuk Anda yang ingin membuat roti, cake, kue kering, maupun pastry. Bila kebutuhan Anda terhadap butter cukup banyak, Hollman mengeluarkan varian ukuran lain. Selain 800 gram, ada sediaan bucket besar berukuran 18 kg, atau kaleng medium 2,25 kg..

Jenis butter Salted
Jenis kemasan Kaleng
Kandungan lemak Tidak disebutkan
Ukuran/isi 800 g
Kisaran harga Rp155.000

Kesimpulan

Walau tampak sama, butter dan margarine adalah produk berbeda. Butter atau mentega memiliki warna kuning pucat dengan kandungan lemak jenuh lebih tinggi. Perhatikanlah tekstur butter ketika Anda ingin menggunakannya sebagai bahan pembuat kue. Gunakan jenis butter sesuai kebutuhan, salted butter untuk membuat makanan lebih gurih, dan unsalted butter akan mempertahankan rasa alami makanan.

Bila Anda menginginkan butter dengan kadar lemak lebih rendah, pilihlah light butter. Selalu perhitungkan kebutuhan Anda terhadap butter agar mempermudah pemilihan ukuran yang tepat. Di samping itu, jenis kemasan yang digunakan juga berpengaruh terhadap kesegaran butter di dalamnya. Jadi, butter manakah yang paling terbaik menurut Anda? Selamat memilih!

(Visited 392 times, 12 visits today)