Written by 02:52 Kosmetik & Kesehatan

10 Rekomendasi Obat Diare Terbaik

Neo Entrostop

Diare banyak menimpa penduduk dunia, baik pria dan wanita ataupun usia dewasa dan anak-anak. Kondisi feses encer membuat penderita diare sering buang air besar. Bagi Anda yang sedang menderita diare, cobalah meminum obat diare sesuai dengan gejala dan usia Anda. Merek-merek obat diare seperti Entrostop, Norit, dan Diapet dapat dibeli dengan mudah di apotik, minimarket, dan warung.

Karena setiap obat menceret (bentuk tidak baku: mencret) memiliki efek samping dan cara kerja berbeda, pastikan Anda memilih obat yang tepat. Tenang saja, kami akan bantu Anda menemukan produk yang bagus di sini. Sebelum melihat list-nya, ketahui dulu apa penyebab dan gejala diare beserta cara memilih obat diare yang ampuh berikut ini. Yuk, kita mulai pembahasannya! Check it out!

Mengenali Penyebab dan Gejala Diare

Mengenali Penyebab dan Gejala Diare

Infeksi virus pada usus besar menjadi penyebab umum seseorang mengalami diare. Adapun jenis virus yang biasa menginfeksi antara lain rotavirus (paling sering menyebabkan diare pada anak-anak), cytomegalovirus, norwalk, dan virus hepatitis.

Selain paparan virus, diare juga dapat disebabkan oleh:

  • Tegang, stres, dan kedinginan
  • Infeksi bakteri, contohnya Campylobacter, Salmonella, Shigella, Escherichia coli, dan Clostridum difficile
  • Infeksi parasit, seperti Giardia
  • Makanan yang mengandung pemanis buatan
  • Alergi dan keracunan makanan atau minuman
  • Intoleransi fruktosa dan laktosa
  • Baru menjalani operasi batu empedu
  • Efek samping obat-obatan, seperti obat antibiotik yang mengganggu keseimbangan bakteri baik di dalam usus

Pada kondisi diare yang kronis (berlangsung lama), pemicunya bisa dikarenakan radang pada saluran pencernaan, irritable bowel syndrome, dan menderita penyakit yang menyebabkan tubuh menolak protein gluten (celiac). Sementara simtom atau gejala diare umumnya berupa perut kembung atau kram, terasa mulas atau sakit, feses encer, dan terkadang mual atau muntah.

Gejala lain yang mungkin terjadi pada penderita diare adalah:

  • Penurunan berat badan
  • Sakit kepala
  • Feses berlendir, berdarah, atau bercampur makanan yang belum tercerna
  • Demam

Selain itu, keseringan buang air besar atau diare juga mengakibatkan tubuh mengalami dehidrasi, di mana tanda-tanda yang paling sering muncul antara lain pusing, mulut kering, lemas, urine sedikit dan berwarna gelap, serta rasa haus berlebih..

Sementara di usia bayi atau anak-anak, diare yang sudah mencapai fase tubuh mengalami dehidrasi dapat dikenali dengan gejala-gejala seperti:

  • Air mata sedikit saat menangis
  • Tidak ada urine di popok selama 3 jam atau lebih
  • Lebih sering menangis atau rewel
  • Mata, perut, serta pipi terlihat cekung

Anda perlu segera membawa anak ke dokter apabila mengalami diare selama 24 jam, terlebih jika disertai gejala diare dan demam melebihi 39oC, feses mengandung nanah, atau tinja berwarna hitam.

Cara Memilih Obat Diare yang Ampuh

Selanjutnya mari kita lihat bagaimana panduan memilih obat diare yang benar. Dengan memilih obat yang tepat, efek penyembuhannya pun semakin optimal. Di bawah ini uraian selengkapnya!

Pilih Obat Anti Diare dengan Mengetahui Cara Kerjanya

Pilih Obat Anti Diare dengan Mengecek Cara Kerjanya

Setelah membaca ulasan di bagian sebelumnya, pastinya banyak dari Anda yang berkesimpulan bahwa ketika diare, kondisi feses menjadi encer dan frekuensi buang air besar pun meningkat. Berdasarkan hal tersebut, obat untuk menyembuhkan diare biasanya bekerja dalam dua mekanisme, apa saja?

  • Memadatkan Feses yang Cair. Obat anti diare jenis ini bekerja menyerap zat-zat yang tak diperlukan tubuh untuk membuat feses keras dan padat. Dengan begitu, otomatis frekuensi buang air besar pun semakin berkurang dan kondisi diare bisa sembuh lebih cepat.
  • Mengurangi Frekuensi BAB. Untuk obat jenis ini cara kerjanya adalah dengan memperlambat gerakan peristaltik usus. Akibatnya, feses lambat keluar dan frekuensi BAB pun menurun. Ingat juga, efek samping obat bermekanisme semacam ini membuat perut menjadi kembung.

Walau dibedakan menjadi dua macam cara kerja, para produsen telah merancang obat dengan komponen yang bekerja ganda sekaligus dengan efek samping yang sedikit, contohnya loperamide. Senyawa loperamide akan membantu mengobati diare dengan memadatkan feses dan mengurangi frekuensi buang air besar.

Periksa Komponen Obat sesuai Pemicu Diare

Solusi terbaik untuk mengobati diare adalah menyediakan obat di rumah sebagai pertolongan pertama. Sewaktu mengonsumsi obat, pastikan obat tersebut bereaksi berdasarkan gejala yang Anda alami atau sesuai pendorong terjadinya diare.

Diare karena Stres, Tegang, dan Kedinginan

Diare karena Stres Tegang dan Kedinginan

Carilah obat yang bekerja menekan kontraksi usus, contohnya ekstrak Scopolia japonica atau Korean scopolia yang mereduksi gejala diare dan rasa sakit. Tetapi, bagi penderita glaukoma dan penyakit jantung sebaiknya hindari jenis kandungan tersebut.

Diare karena Masalah Pencernaan (Osmotik)

Diare karena Masalah Pencernaan

Untuk diare yang disebut sebagai diare osmotik, obat yang mengandung asam laktat atau Bifidobacterium akan membantu memperbaiki metabolisme usus. Disarankan pula mengambil obat yang efektif menormal gerak peristaltik usus dalam waktu singkat, seperti senyawa acrinol, berberine, creosote dari kayu, dan chlorine agent.

Diare karena Keracunan Makanan/Minuman

Diare karena Keracunan Makanan Minuman

Obat diare dengan efek sterilisasi, misalnya yang mengandung bakterisida seperti acrinol atau creosote dari kayu memiliki peranan menekan bakteri buruk di saluran cerna. Obat dengan zat astringen seperti albumin tannate bisa juga Anda pilih karena mampu mengendalikan kontraksi usus.

Gunakan Obat dengan Reaksi Cepat pada Situasi Genting

Gunakan Obat dengan Reaksi Cepat pada Situasi Genting

Diare dapat menyerang kapan saja, termasuk ketika kondisi genting, seperti di dalam transportasi umum, rapat kerja, atau sebelum presentasi. Untuk mengatasi keinginan buang air besar dalam situasi semacam itu, obat berkandungan loperamide hydrochloride akan langsung beraksi di dalam tubuh setelah Anda meminumnya

Namun, mekanisme obat tersebut adalah dengan menghambat pergerakan usus sehingga kurang dianjurkan untuk diare akibat infeksi bakteri. Obat diare dengan kandungan tersebut juga menimbulkan efek samping seperti sakit kepala, sehingga kurang direkomendasikan apabila penggunaannya terlalu sering.

Untuk Anak dan Ibu Hamil, Sebaiknya Konsultasi Dulu dengan Dokter

Untuk Anak dan Ibu Hamil Sebaiknya Konsultasi Dulu dengan Dokter

Menjadi tantangan tersendiri menghadapi anak yang rewel akibat terserang diare. Apabila Anda bermaksud memberikannya obat, beberapa obat bebas dapat Anda beli sesuai kebutuhan usia anak Anda. Meski demikian, tetap disarankan agar terlebih dahulu Anda meminta pendapat dokter untuk membantu pengobatan diare pada anak Anda.

Biasanya dokter akan mengecek kondisi anak untuk mengetahui keluhan dan penyebab diare, setelah itu dokter memberikan obat-obatan sesuai kebutuhannya. Beberapa jenis obat yang biasa diberikan antara lain antibiotik, anti diare seperti loperamide dan kaolin-pektin, paracetamol atau ibuprofen, dan probiotik.

Sedangkan untuk ibu hamil, akan lebih aman apabila membeli obat diare setelah memperoleh petunjuk dokter. Obat-obatan yang aman untuk ibu hamil seperti Kaopectate atau Imodium biasanya diberikan ketika diare yang dialami sudah cukup parah, tandanya seperti feses hanya berupa air. Apabila sampai tahap dehidrasi, ibu hamil perlu diberikan asupan cairan tambahan lewat infus di rumah sakit.

Pastikan Memilih Obat yang Paling Mudah Dikonsumsi

Jangan Lupa untuk Memilih yang Paling Mudah Dikonsumsi

Di samping memperhatikan efektivitas obat, Anda disarankan pula untuk memilih obat diare yang paling mudah dikonsumsi. Saat bepergian misalnya, obat dalam bentuk sirop tentu lebih mudah. Hanya saja, pastikan Anda membeli obat yang telah disediakan sendoknya. Obat diare berupa sirop juga umumnya disukai anak-anak karena memiliki beberapa pilihan rasa.

Bila Anda berencana menyiapkan obat diare untuk berjaga-jaga sebelum ujian atau rapat penting, pilihlah obat berwujud tablet mudah larut di dalam mulut. Jika Anda kurang menyukai cara meminum obat seperti itu, maka pilihan terakhir adalah obat berbentuk tablet yang bisa langsung ditelan hanya dengan beberapa tegukan air.

10 Rekomendasi Obat Diare Terbaik untuk Anak dan Dewasa

Penyakit diare dapat mengganggu produktivitas harian Anda. Oleh karena itu, atasilah sesegera mungkin dengan melakukan swamedikasi didukung pengonsumsian obat yang tepat berdasarkan penyebab dan gejala diare. Berikut ini kami paparkan sepuluh obat diare terbaik yang beredar luas di pasaran. Ayo temukan obat yang paling cocok untuk mengatasi diare Anda!

1. Diapet NR

Diapet NR

Tersusun dari bahan-bahan alamiah yang aman dan ampuh mengobati diare

Keseringan BAB sewaktu tertimpa diare memicu tubuh menyekresi cairan lebih banyak. Tanganilah kondisi ini dengan memperbanyak minum cairan serta bantu pengobatan dengan Diapet NR. Obat diare yang diproduksi Soho ini bekerja menyerap racun dengan mengandalkan activated carbon dan attapulgite di dalamnya.

Tidak hanya itu, Diapet NR dibekali komponen herbal lain seperti ekstrak daun dan beberapa macam bah untuk meningkatkan efektivitasnya menyembuhkan diare. Perut terasa mulas akibat sistem pencernaan terganggu akan mereda. Feses yang cair pun menjadi padat setelah mengonsumsi obat diare Diapet NR (Nyerap Racun).

Cara kerja obat Memadatkan feses yang cair
Komposisi Karbon Aktif, Attapulgite, Daun Jambu Biji, Kunyit, Buah Mojokeling, Kulit Buah Delima
Dosis Dewasa dan anak ≥ 5 tahun: 2 x per hari @2 kapsul

Untuk penyembuhan diare akut: 2 x per hari @2 kapsul

Kisaran harga Rp4.500
Isi 4 kapsul

2. Neo Kaolana Sirup

Neo Kaolana Sirup

Bereaksi lebih cepat dibandingkan obat tablet dan kapsul

Neo Kaolana adalah obat diare dalam bentuk cair produksi Sanbe. Anda bisa membeli obat ini di apotik terdekat dengan harga belasan ribu rupiah. Neo Kaolana Sirup mengandung senyawa khusus untuk menangani diare nonspesifik. Sedikit mirip dengan obat diare sebelumnya, hanya saja produk ini menyerap bakteri, racun, dan zat-zat lain yang tidak diperlukan saluran pencernaan.

Neo Kaolana Sirup dapat menjadi opsi terbaik untuk mengobati diare yang faktor utamanya adalah masalah pada saluran pencernaan. Apabila tubuh kesulitan mencerna jenis makanan tertentu atau intoleransi terhadap laktosa, maka diare lebih mudah muncul. Anda yang terbiasa travelling perlu menyiapkan obat diare sirup ini karena bisa diminum tanpa air.

Cara kerja obat Memadatkan feses yang cair
Komposisi Kaolin, Pectin
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 30 ml, maksimum 180 ml per hari

Anak 6-12 tahun: 15 ml, maksimum 90 ml per hari

Kisaran harga Rp17.000
Isi 120 ml

3. Neo Entrostop Herbal Anak

Entrostop Herbal Anak

Obat diare untuk anak-anak yang pertama di dunia!

Saat tertimpa diare, anak-anak lebih gampang rewel. Untuk meredakan kondisi yang dialami buah hati, Anda bisa berikan obat diare untuk anak produksi Kalbe Farma. Neo Entrostop Herbal Anak dirancang khusus dengan komposisi herbal yang aman dan ramah bagi sistem pencernaan anak.

Obat diare khusus anak-anak pertama di dunia ini mempercayai ekstrak daun jambu biji dan ekstrak daun teh sebagai bahan utama untuk menghentikan diare. Tak hanya itu, Neo Entrostop Herbal Anak juga mencegah sekresi air untuk menghindarkan tubuh anak dehidrasi. Ekstrak kunyitnya membantu meredakan perut mual, mulas, dan kembung.

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare
Komposisi Psidii Folium Leaf Extract, Curcuma Domestica Rhizoma Extract, Camellia Sinensis Leaves Extract, Zingiber Rhizoma Extract
Dosis Dewasa: 3 x per hari @2 sachet

Anak: 3 x per hari @1 sachet

Kisaran harga Rp3.000
Isi 10 ml

4. Neo Entrostop

Neo Entrostop

Dapat diminum sebelum atau sesudah makan

Sebelum memproduksi Neo Entrostop Herbal Anak, Kalbe Farma sudah terlebih dahulu meluncurkan Neo Entrostop dalam bentuk tablet. Obat untuk mengobati simtomatik diare nonspesifik ini akan meringankan gejala diare yang belum diketahui penyebabnya.

Jangan takut mengonsumsi obat ini selama Anda mengikuti aturan pakai. Apalagi, Neo Entrostop secara umum mampu ditoleransi dengan baik oleh segala usia.  Hanya saja, apabila tidak terasa efek penyembuhan setelah konsumsi obat ini selama 2 hari, segera hubungi dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Cara kerja obat Memadatkan feses yang cair
Komposisi Attapulgite Koloid Aktif, Pectin
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 2 tablet setiap x setelah diare, maksimum 12 tablet per hari

Anak 6-12 tahun: 1 tablet setiap x setelah diare, maksimum 6 tablet per hari

Kisaran harga Rp13.600
Isi 24 tablet

5. Orezinc Syrup

Orezinc Syrup

Menggantikan cairan tubuh anak yang hilang akibat diare

Orezinc Syrup dapat dikonsumsi sebagai terapi pelengkap untuk mengobati diare pada anak-anak. Produk ini menganund mengandung zat mikro yang berguna mengatasi kekurangan zinc saat tubuh anak mengalami diare. Selain mempercepat proses penyembuhan, kandungan tersebut turut meningkatkan sistem imun ynag mana secara aktif membantu mencegah keterulangan diare pada anak.

Dikemas dalam botol berisikan sirop, obat diare besutan Novell Pharmaeutical ini lebih dianjurkan pemakaiannya bersama pemberian cairan rehidrasi oral. Anda bisa memberikan obat ini 1 jam sebelum makan atau 2 jam sesudah makan. Mengonsumsi obat diare satu ini membantu anak kehilangan cairan tubuh berlebih yang berjung pada dehidrasi.

Cara kerja obat Terapi komplementer untuk cairan rehidrasi oral. mengganti cairan tubuh yang hilang. dan mencegah dehidrasi pada anak
Komposisi Zinc Sulfate Monohydrate
Dosis Bayi 2-6 bulan: 0.5 sendok takar (2.5 ml)  per hari, selama 10 hari walaupun diare sudah berhenti

Anak 6 bulan – 5 tahun: 1 sendok takar (5 ml) per hari, selama 10 hari walaupun diare sudah berhenti

Kisaran harga Rp42.000
Isi 60 ml

6. Norit

Norit

Ampuh menangani bermacam gangguan lambung dan pencernaan

Norit yang kami maksud merujuk pada merek obat diare, atau lebih tepatnya obat untuk penyakit perut, seperti pada kasus keracunan, perut kembung, dan sebagainya. Diproduksi oleh Cap Lang, Norit Activated Carbon membantu membuang racun dari dalam sistem pencernaan. Obat diare yang berasal dari karbon aktif tanaman ini memiliki kekuatan absorpsi kuat.

Apabila Anda sempat mengalami perut sakit atau melilit, Norit Activated Carbon bisa dikonsumsi untuk pertolongan pertama. Segala zat berbahaya dan zat asing di saluran pencernaan akan diserap dan dikeluarkan melalui feses. Selalu sediakan obat diare yang aman ini di kotak P3K Anda untuk mengatasi masalah perut yang muncul tiba-tiba, ya!

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare
Komposisi Carbo Activus
Dosis Maksimal 20 tablet hari per hari
Kisaran harga Rp16.900
Isi 40 tablet

7. Diatabs

Diatabs

Mengobati diare langsung dari penyebab utamanya!

Hadir dalam kemasan baru, Diatabs merupakan tablet untuk mengobati diare yang dibekali keutamaan activated attapulgite. Obat ini cukup sering diresepkan oleh dokter di Indonesia untuk meringankan kondisi diare. Untuk membelinya, selain di apotik, Diatabs mudah pula dijumpai di warung-warung kecil atau minimarket.

Setiap tablet obat Diatabs mengandung bahan aktif activated attapulgite 600 mg. Kandungan bernama lain magnesium aluminium phyllosilicate tersebut mempunyai sifat alami sebagai absorbent (penyerap). Melalui mekanisme pengikatan dan penyerapan asam, air, bakteri, racun, dan enterovirus di dalam lambung serta saluran pencernaan, obat ini meningkatkan konsistensi feses dan mengurangi kehilangan cairan akibat diare/

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare dan memadatkan feses
Komposisi Activated Attapulgite
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 2 tablet setiap x setelah diare, maksimum 12 tablet per hari

Anak 6-12 tahun: 1 tablet setiap x setelah diare, maksimum 6 tablet per hari

Kisaran harga Rp2.800
Isi 4 tablet

8. Loremid

Loremid

Mengurangi kontraksi usus sehingga frekuensi BAB berkurang, feses pun lebih padat

Loremid adalah obat dalam golongan keras yang diperuntukkan sebagai terapi diare akut dan kronis. Tablet obat berkandungan loperamide hydrochloride satu ini berperan penting mengurangi aktivitas myenteric plexus usus besar sehingga ritme kontraksi usus diperlambat. Hal tersebut membuat zat-zat tinggal lebih lama di dalam usus, memberikan banyak waktu untuk memadatkan feses cair serta menurunkan intensitas BAB.

Untuk Anda yang membutuhkan obat diare merek Loremid, minumlah banyak cairan selama mengonsumsi obat ini. Butuh waktu sekitar 48 jam sebelum frekuensi diare berkurang. Kemudian, obat ini juga menimbulkan kelelahan, mengantuk, atau pusing, sehingga tidak disarankan mengonsumsinya saat mengemudi atau mengoperasikan mesin.

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare dan memadatkan feses yang cair
Komposisi Loperamide
Dosis Dewasa: 1 x per hari @2 tablet, ditambah 1 tablet setiap habis buang air besar

Anak 4 – 8 tahun: 3 – 4 x per hari ½ tablet

Anak 9 – 12 tahun: 4 x per hari 1 tablet

Kisaran harga Rp20.000
Isi 10 setrip @10 tablet

9. Tay Pin San Puyer

Tay Pin San Puyer

Obat herbal untuk diare yang terkenal sejak 1935

Memiliki bentuk berbeda dengan obat diare lain, Tay Pin San hadir dalam wujud bubuk atau puyer dengan fungsi meredakan sakit perut, perut kembung, diare, mual, muntah, dan sering bersendawa karena masuk angin. Efek perut begah akibat konsumsi makanan berlebihan dan asam lambung tinggi bisa juga ditangani oleh obat diare ini.

Tay Pin San Puyer Cap Kupu-Kupu mengantongi bahan utama berbagai tanaman herbal yang terekstraksi. DIkemas dalam sachet berukuran 2 gram, obat ini cukup praktis diminum bersama air hangat. Selain ideal dikonsumsi orang dewasa, anak-anak aman pula mengonsumsi puyer ini selama mengikuti dosis yang dianjurkan.

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare
Komposisi Viticis Cannabifoliae Fructus, Coptidis Rhizoma, Menthae Herba, Elsholtziae Herba, dll
Dosis Dewasa: 3 x per hari @1 sachet

Anak-anak: 3 x per hari @½  sachet

Kisaran harga Rp35.400
Isi 12 sachet

10. Ya-Hom Powder

Ya Hom Powder

Sudah beredar di banyak negara Asia, menjadikannya semakin terpercaya!

Ya-Hom Powder tersusun atas resep turun-temurun yang mengandalkan ramuan herbal otentik asli Cina. Obat diare dalam bentuk bubuk ini tergolong ringan dan aman dikonsumsi mulai rentan usia anak hingga dewasa. Beraroma harum, obat ini sangat mudah dan nyaman dikonsumsi. Selain diminum, aroma wangi yang dimilikinya dapat Anda manfaatkan dengan mengoleskannya di bawah hidung untuk menyegarkan pikiran dan menghilangkan rasa lelah.

Sudah dipakai banyak sekali orang dan terdaftar resmi di BPOM, Anda tidak memerlukan alasan lain lagi untuk menolak obat diare dan menceret ini. Karena kesanggupannya mengatasi berbagai masalah perut, termasuk menghindari masuk angin, sebaiknya Anda membawa Ya-Hom Powder sebagai pertolongan pertama ketika mengalami sakit perut saat melakukan perjalanan.

Cara kerja obat Mengurangi frekuensi diare
Komposisi Agastache Radix, Acori Graminei Rhizoma, Cissus Folium, Citri Nobilis Cortex, Magnoliae Officinalis Cortex
Dosis Dewasa dan anak > 12 tahun: 1 bungkus per hari

Anak 6 – 12 tahun: ½ bungkus per hari

Anak 2 – 4 tahun ¼ bungkus per hari

Kisaran harga Rp24.500
Isi 12 sachet

Lihat juga rekomendasi obat sakit perut dan obat sembelit terbaik di sini!

Konstipasi atau sembelit merupakan keadaan yang berkebalikan dari diare. Ketika sembelit menyerang, Anda akan kesulitan buang air besar karena feses yang memadat. Untuk menangani masalah ini, diperlukan obat yang bekerja sebagai pencahar.

Sementara itu, gangguan perut seperti asam lambung, perut kembung, perut melilit, dan masalah pencernaan lain boleh jadi menerpa Anda di lain waktu. Sebagai pertolongan pertama, konsumsilah obat sakit perut berdasarkan gejala yang Anda alami. Baik obat sembelit maupun obat sakit perut telah kami rangkum pada artikel berikut. Silakan dibaca!

10 Rekomendasi Obat Sembelit Terbaik
10 Rekomendasi Obat Sakit Perut Terbaik

Kesimpulan

Sebenarnya, diare adalah kondisi yang dapat sembuh dengan sendirinya tanpa perlu pengobatan. Akan tetapi, rasanya akan lebih menyenangkan jika Anda bisa secepat mungkin memulihkan kondisi tubuh dari gangguan diare. Dengan mengonsumsi obat diare, gangguan pencernaan satu ini akan teratasi lebih dini.

Namun perlu Anda ingat bahwa obat diare hanyalah pertolongan pertama. Ketika setelah mengonsumsi obat tidak terasa perubahan signifikan, Anda perlu waspada akan kondisi lebih serius. Untuk itu, rencanakan pula kunjungan ke dokter supaya diare Anda dapat ditangani secara intensif oleh ahlinya. Kami ucapkan selamat mencoba, dan get well soon, ya!

(Visited 9.823 times, 35 visits today)