Written by 06:27 Kosmetik & Kesehatan

10 Rekomendasi Obat Penghilang Rasa Sakit Terbaik

Joint Max

Rasa sakit banyak bentuknya, mulai dari sakit kepala, sakit gigi, sakit persendian, sakit akibat terbentur atau terjatuh, dan sebagainya. Untuk menghilangkan sakit dan nyeri, Anda bisa mengandalkan obat penghilang rasa sakit. Analgesik misalnya, obat ini bekerja meredakan rasa sakit, nyeri ringan, dan demam. Secara bebas, analgesik atau golongan obat pereda nyeri lain dijual, berbagai merek pun mudah ditemukan dengan fungsi, cara kerja, dan harga variatif.

Untuk Anda yang membutuhkan obat penghilang rasa sakit, pada artikel ini kami telah siapkan sepuluh produk terbaik. Sejumlah merek seperti Bodrex, Panadol, Proris, dan Paramex, termasuk yang best seller di Indonesia. Sebelum menentukan, lebih baik Anda pahami dulu beberapa poin pemilihan obat penghilang rasa sakit berikut. Bacalah ulasan kali ini dengan saksama, ya!

Cara Memilih Obat Penghilang Rasa Sakit

Pada dasarnya, rasa sakit dan nyeri berkaitan dengan kerusakan jaringan maupun sistem saraf. Penderita akan merasakan tidak nyaman pada beberapa bagian tubuh. Untuk mengurangi rasa sakit yang muncul, selain menjalan terapi non-obat, Anda bisa mengambil obat untuk menghilangkan rasa sakit.

Ada banyak golongan obat penghilang rasa sakit, seperti obat analgesik golongan parasetamol, aspirin (asetilsalisilat), asam mefenamat, antalgin, dan ibuprofen yang merupakan turunan asam propionat. Pemilihan obat harus mempertimbangkan kondisi dan gejala, penyakit lain yang diderta, dan obat lain yang dikonsumsi bersamaan. Selengkapnya akan kami bahas di section ini!

Zat yang Biasa Terkandung dalam Obat Pereda Nyeri

Obat-obatan yang dipergunakan untuk meredakan rasa sakit umumnya bersifat non-narkotik dan tidak memerlukan resep dokter. Dari sekian banyak merek, secara umum obat penghilang rasa sakit mengandung beberapa komponen utama, yaitu aspirin, ibuprofen, paracetamol, naproxen, dan sebagainya. Yuk, kita bahas satu per satu mekanisme dan fungsi kerja unsur-unsur tersebut!

Aspirin: Obat Tertua di Dunia yang Pertama Kali Digunakan Bangsa Sumeria dan Mesir

Aspirin Obat Tertua di Dunia yang Pertama Kali Digunakan Bangsa Sumeria dan Mesir

Tercatat bahwa aspirin menjadi salah satu obat tertua di dunia yang kali pertama dipakai oleh bangsa Sumeria dan Mesir untuk pengobatan sehari-hari, terutama menghilangkan rasa sakit. Dalam dunia farmasi, obat aspirin disebut juga asam asetilsalisilat, senyawa yang terdapat di banyak tumbuhan dengan mekanisme kerja menghambat produksi prostaglandin, yaitu zat dalam tubuh yang diproduksi tatkala terjadi peradangan.

Fungsi obat aspirin selain sebagai penghilang rasa sakit (analgesik) yang meredakan nyeri, juga mempunyai efek antipiretik, anti-inflamasi, dan anti-platelet. Aspirin mampu menurunkan panas demam, mengatasi sakit kepala termasuk migrain dengan memblokir prostaglandin, dan apabila diterapkan secara topikal (penggunaan luar), aspirin dapat menghilangkan jerawat dan bekas gigitan serangga pada kulit.

Ibuprofen: Salah Satu Zat Penting yang Menjadi Obat Dasar dalam Bidang Medis

Ibuprofen Salah Zat Penting yang Menjadi Obat Dasar dalam Bidang Medis

Obat golongan turunan asam propionat ini merupakan salah satu unsur penting obat dasar dalam dunia farmasi. Dikelompokkan sebagai non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID), ibuprofen umum dijumpai pada obat penghilang rasa sakit dan nyeri pada tubuh, seperti sakit gigi, sakit punggung, arthritis, nyeri haid, sakit dari luka ringan, influenza, dan demam.

Satu hal yang membuat ibuprofen banyak dipilih orang atau diresepkan dokter karena tidak mengakibatkan hilangnya kesadaran seperti kantuk. Cara kerja ibuprofen juga berbeda dengan obat analgesik lain semacam paracetamol. Kendati termasuk obat yang dapat dibeli secara bebas, Anda yang menderita asma, hipertensi, gangguan ginjal atau hati, stroke, lupus, dan penyakit Chron’s memerlukan pengawasan dokter dalam mengonsumsi ibuprofen.

Paracetamol (Acetaminophen): Obat Analgesik yang Tidak Memiliki Sifat Antiradang

Paracetamol Acetaminophen Obat Analgesik yang Tidak Memiliki Sifat Antiradang

Parasetamol atau asetaminofen populer digunakan untuk melegakan sakit kepala, sengal-sengal, dan sakit ringan, termasuk demam. Walau bersifat analgesik dan antipiretik, paracetamol tidak mempunyai sifat antiradang layaknya aspirin dan ibuprofen, menajdikannya tidak terkelompok dalam obat jenis non-steroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Parasetamol cenderung aman dalam dosis standar, namun karena mudah didapat, kasus overdosis baik sengaja ataupun tidak kerap terjadi. Pada dosis terukur (normal), paracetamol tidak menyakiti permukaan dalam perut atau mengiritasi lambung, memengaruhi koagulasi darah, dan tidak juga memengaruhi fungsi ginjal.

Naproxen: Obat yang Sering Diresepkan Dokter untuk Meredakan Gejala Arthritis

Naproxen Obat yang Sering Diresepkan Dokter untuk Meredakan Gejala Arthritis

Tergolong keluarga obat anti-inflamasi nonsteroid, naproxen lebih sering dianjurkan untuk untuk meringankan gejala arthritis (entah itu rheumatoid arthritis, osteoarthritis, ataupun arthritis pada anak-anak) seperti peadangan, nyeri sendi, dan bengkak kaku. Naproxen juga membantu meredakan peradangan yang memengaruhi sendi di tulang belakang.

Meski dikelompokkan sebagai NSAID, naproxen tidak menyembuhkan arthritis, melainkan hanya meringankan gejala selama terus digunakan. Untuk mengobati nyeri ringan sampai sedang, obat penghilang rasa sakit yang mengandung naproxen dapat pula digunakan, misalnya untuk meredakan encok akut, nyeri haid atau kram menstruasi, dan kondisi menyakit lain semacam bursitis dan tendonitis. Walau digolongkan dalam obat bebas, sebaiknya Anda berjumpa dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya, baik dalam sediaan tablet ataupun larutan.

Golongan Obat yang Penggunaannya Membutuhkan Resep Dokter

Golongan Obat yang Penggunaannya Membutuhkan Resep Dokter

Keluhan nyeri saat sakit gigi, pusing, dan badan pegal-pegal memang praktis diatasi oleh obat penghilang rasa sakit. Ada beberapa jenis obat anti nyeri yang penggunaannya memerlukan resep dokter, baik itu golongan NSAID ataupun golongan obat opioid. Untuk obat opioid sendiri benar-benar perlu pengawasan dokter, karena memiliki efek sangat kuat dan dapat menyebabkan kecanduan jika dikonsumsi berlebihan.

Berikut ini beberapa contoh obat penghilang rasa sakit yang mana membutuhkan resep dokter dalam penggunaannya:

  • Morfin. Obat ini kerap diberikan untuk menghilangkan rasa sakit, sebelum dan sesudah prosedur bedah besar.
  • Oksikodon. Obat jenis ini sering diresepkan sebagai penghilang rasa sakit tingkat sedang hingga berat.
  • Kodein. Obat ini biasa digunakan sebagai campuran parasetamol atau golongan obat penghilang rasa sakit non-opioid lain. Kodein mampu meredakan nyeri ringan hingga sedang.
  • Hidrokodon. Serupa dengan kodein, hidrokodon umumnya diresepkan dokter untuk mengatasi rasa sakit tingkat sedang sampai berat, di mana penggunaannya dicampurkan bersama parasetamol atau golongan obat non-opioid lain.

Anda perlu mengingat bahwa untuk mendapatkan obat golongan opioid tidaklah mudah. Peraturan yang sangat ketat mengikat pendistribusian obat jenis ini, sehingga Anda hanya bisa memperoleh atau membelinya dengan menyertakan resep asli dalam bentuk fisik, bukan salinan resep atau foto resep.

Pilihlah Obat yang Kandungannya Sesuai dengan Jenis Nyeri

Ingin nyeri cepat mereda dan bahkan hilang? Selain mengetahui apa saja kandungan utama dari sebuah obat, penting pula menyesuaikan obat penghilang rasa sakit dengan jenis nyeri yang mampu ditangani.

Karena tidak semua rasa nyeri sama, tentu obat yang digunakan pun memiliki intensitas kerja yang berbeda. Untuk memudahkan Anda, kami sudah merangkum beberapa jenis nyeri dan obat yang cocok dikonsumsi untuk meringankannya. Simak, yuk!

Nyeri Nosiseptif, Kelompok Nyeri yang Tergolong Ringan

Nyeri Nosiseptif Kelompok Nyeri yang Tergolong Ringan

Contoh dari kondisi tergolong nyeri nosiseptif adalah sakit kepala atau keseleo. Jenis nyeri ini disebabkan oleh kerusakan atau adanya cedera pada jaringan tubuh, dan memiliki level ringan. Anda bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen untuk meringankan rasa sakit pada nyeri nosiseptif.

Di apotik dan toko obat semacamnya banyak merek dagang obat pereda nyeri dengan dua kandungan tersebut. Obat-obatan tersebut bekerja menghambat pengiriman sinyal rasa sakit menuju otak sekaligus menurunkan demam dan meredakan peradangan pada tubuh. Akan tetapi, untuk nyeri yang disebabkan cedera parah seperti patah tulang, diperlukan obat pereda nyeri lebih kuat seperti morfin (perlu resep dokter).

Nyeri Neuropatik, Jenis Nyeri karena Adanya Kerusakan Sistem Saraf

Nyeri Neuropatik Jenis Nyeri karena Adanya Kerusakan Sistem Saraf

Untuk nyeri jenis ini muncul karena terjadi kerusakan pada sistem saraf. Berdasarkan pemicunya, obat penghilang rasa sakit yang dirancang untuk nyeri nosiseptif dan peradangan tidak efektif mengatasi nyeri neuropatik. Obat yang tepat mengatasi nyeri neuropatik umumnya berasal dari keluarga antidepresan.

Amitriptyline dan gabapentine adalah contoh obat golongan antidepresan yang bekerja meningkatkan kemampuan tubuh dalam menangkal rasa sakit, misalnya dengan ‘menciptakan benteng’ yang menghambat sinyal nyeri dari reseptor menuju sistem saraf pada tulang belakang.

Nyeri Migrain, Carilah Kandungan yang Bekerja Mempersempit Pembuluh Darah

Nyeri Migrain Carilah Kandungan yang Bekerja Mempersempit Pembuluh Darah

Apabila Anda membutuhkan obat untuk menghilangkan migrain, pilihlah obat yang di dalamnya tertera paracetamol, ibuprofen, aspirin, atau ergotamin. Komponen-komponen tersebut bekerja efektif menghilangkan rasa sakit pada migrain dengan mempersempit pembuluh darah dan mencegahnya melebar kembali.

Nyeri migrain sendiri ditandai dengan rasa sakit hanya pada salah satu sisi kepala. Kondisi ini bisa berlangsung selama beberapa jam, atau dalam kasus yang cukup parah hingga berhari-hari. Kebanyakan penderita migrain juga mengalami mual, muntah, dan lebih sensitif terhadap cahaya dan suara. Walau obat penghilang rasa sakit untuk migrain umumnya tergolong bebas, beberapa perlu pantauan dokter.

Nyeri Haid, Pastikan Mengandung Komponen Pereda Kram Perut

Nyeri Haid Pastikan Mengandung Komponen Pereda Kram Perut

Dismenore atau rasa nyeri saat haid tidak sedikit dialami wanita setiap bulannya. Pada kasus yang lebih parah, nyeri haid bisa menyebabkan penderitanya pingsan. Agar aktivitas tidak terganggu, Anda yang mengalami hal ini dapat mengambil obat pereda nyeri haid yang aman dan ampuh meredakan gejala, seperti ibuprofen, naproxen, dan pil KB.

Ibuprofen dan naproxen sodium bertindak mengurangi zat prostaglandin pemicu kram perut saat haid, dan pil KB juga membantu menipiskan lapisan rahim serta menurunkan hormon prostaglandin di dalam tubuh. Dengan demikian, menstruasi akan berjalan lebih lancar dan rasa nyeri pun ikut berkurang. Namun, tidak semua wanita diperkenankan mengonsumsi pil KB untuk menghilangkan nyeri haid, seperti penderita masalah koagulasi darah atau jenis kanker tertentu.

Nyeri Sakit Gigi, Pilihlah yang Diperkaya Bahan Penenang dan Berefek Analgesik Tinggi

Nyeri Sakit Gigi Pilihlah yang Diperkaya Bahan Penenang dan Berefek Analgesik Tinggi

Obat yang mengandung bahan penenang didukung efek analgesik tinggi akan membantu meringankan rasa sakit pada gigi yang berlubang atau sehabis dicabut. Kandungan berupa loxoprofen dan ibuprofen memiliki efek pereda nyeri gigi yang kuat.

Salah satu bahan penenang paling umum digunakan adalah allyl-isopropyl-acetyl urea. Kandungan tersebut berfungsi menekan rasa tidak nyaman yang muncul akibat nyeri berkelanjutan. Oleh karena sakit gigi cenderung menimbulkan nyeri dalam waktu lebih lama, Anda bisa mempertimbangkan obat penghilang rasa sakit yang mengandung bahan penenang di dalamnya.

Berapa Lama Reaksi Obat, dan Apakah Menyebabkan Kantuk?

Berapa Lama Reaksi Obat dan Apakah Menyebabkan Kantuk

Masing-masing obat penghilang rasa sakit menciptakan efek kerja dalam durasi berbeda-beda. Dikatakan instan apabila efeknya langsung terasa dalam ½ jam pertama, di mana obat yang bereaksi cepat semacam ini cocok untuk Anda minum ketika aktivitas harian cukup padat dan memerlukan fokus lebih.

Selain memperhatikan waktu proses kandungan obat dalam meredakan rasa sakit, perlu juga mengetahui efek yang ditimbulkan setelah menggunakan obat, terutama kantuk. Bagi Anda yang hendak atau sedang berkendara maupun memerlukan konsentrasi penuh saat bekerja, hindarilah obat yang memicu kantuk. Baca label dengan teliti untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya, ya!

10 Rekomendasi Obat Penghilang Rasa Sakit Terbaik dan Ampuh

Berikut kami akan memaparkan deskripsi dari masing-masing merek obat penghilang rasa sakit. Bandingkanlah produk secara saksama untuk mengetahui obat mana yang paling cocok dan aman untuk Anda. Mari siapkan budget dan selamat memilih!

1. Dumin Paracetamol Syrup

Dumin Paracetamol Syrup

Efektif menurunkan suhu demam dan meringankan keluhan nyeri ringan pada anak

Dumin adalah merek obat keluaran Actavis dengan kandungan utama paracetamol. Untuk varian satu ini, Dumin Syrup bagus diberikan pada anak yang sedang mengalami demam. Suhu panas pada tubuh anak ketika demam mampu diturunkan dengan baik oleh obat ini.

Dumin Paracetamol Syrup memiliki efek pengobatan lain, seperti penghilang rasa sakit di bagian gigi, kepala, dan meredakan keluhan nyeri ringan di bagian tubuh lain. Obat ini ditujukan untuk anak mulai usia 7 tahun ke atas di mana pemberiannya bisa bersama atau tanpa makanan.

Fungsi Meredakan sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam pada anak
Kandungan utama Paracetamol
Bentuk Sirop
Kisaran harga Rp29.000 per botol
Isi 60 ml

2. Bodrex Migra

Bodrex Migra 1

Aman dikonsumsi saat beraktivitas karena tidak bikin kantuk

Dikala migrain menyerang, rasa berdenyut di salah satu sisi kepala dapat menurunkan produktivitas Anda. Untuk mengatasi hal tersebut, Bodrex Migra hasil produksi PT. Tempo Scan Pacific cocok Anda jadikan pertolongan pertama sebagai obat penghilang rasa sakit di kepala.

Formulasi komposisi aktif paracetamol dan propifenazon bekerja mengatasi migrain dengan cepat. Menariknya lagi, Bodrex Migra disediakan dalam bentuk tablet yang bukan hanya praktis diminum, tetapi tidak menimbulkan kantuk sebab diperkaya caffeine.

Fungsi Meredakan sakit kepala pada migrain
Kandungan utama Paracetamol, Propyhenazone, Caffeine
Bentuk Tablet
Kisaran harga Rp2.200 per blister
Isi 4 butir

3. Dismeno

Dismeno

Telah terbukti melalui uji farmakologi meredakan nyeri haid dan gejala PMS

Kini, Dexa Medica membawa kabar baik untuk para wanita yang sedang memasuki fase datang bulan. Apakah Anda sedang mengalaminya dan cukup tersiksa oleh kram perut yang ditimbulkan? Pilihlah Dismeno sebagai obat penghilang rasa sakit ketika haid atau menstruasi tiba.

Mengandung DLBS1442 Phaleria macrocarpa, yaitu bahan hasil ekstraksi tanaman asli Indonesia yang efektivitas dan keamanannya telah teruji secara klinis mengurangi gejala dismenore (nyeri haid) primer. Dismeno juga aman dan ideal digunakan wanita dengan gejala pramenstruasi (PMS).

Fungsi Meredakan nyeri haid
Kandungan utama DLBS 1442 Phaleria macrocarpa
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp35.200 per strip
Isi 6 butir                    

4. Panadol Regular

Panadol Regular

Cepat meredakan sakit yang menerpa di sela-sela aktivitas Anda!

Baik sakit gigi dan sakit kepala, keduanya seringkali menghambat aktivitas sehari-hari. Supaya pekerjaan tetap beres, Anda perlu mencari solusi untuk mengatasi keluhan tersebut. Cobalah Panadol Regular, kaplet obat penghilang rasa sakit varian biru keluar GSK, obat ini efektif meredakan nyeri dan sakit yang menimpa Anda.

Pada satu blister tersedia 10 kaplet berwarna putih siap minum di mana setiap kapletnya mengandung paracetamol sebanyak 500 mg. Obat ini bereaksi cukup cepat meringankan rasa sakit. Komposisi Panadol Regular tidak mengandung gluten, laktosa, dan gula. Demikian juga bebas ibuprofen, menjadikannya tidak memberikan efek kantuk.

Fungsi Meredakan demam, sakit kepala, dan sakit gigi
Kandungan utama Paracetamol
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp8.000 per blister
Isi 10 butir

5. Proris Ibuprofen

Proris Ibuprofen

Turunkan demam anak serta menekan nyeri orang dewasa

Selain menyediakan kardus berdesain fun, Pharos Indonesia melengkapi produk ini dengan botol dan tutup plastik tambahan sebagai wadah saji. Jika Anda hendak berkendara jauh sembari membawa anak, jangan lupa siapkan obat ini di dalam tas atau mobil Anda.

Proris Ibuprofen dirancang khusus untuk meredam sakit kepala dan nyeri ringan lain saat anak terserang demam. Uniknya, konsentrasi komposisi obat penghilang rasa sakit ini juga efektif digunakan orang dewasa untuk mengatasi nyeri sendi akibat terkilir atau rematik.

Fungsi Menurunkan sakit kepala karena demam pada anak
Kandungan utama Ibuprofen
Bentuk Sirop
Kisaran harga Rp26.500 per botol
Isi 60 ml

6. Joint Max

Joint Max

Meredakan dan mencegah keluhan sakit pada peradangan sendi

Joint Max sangat ampuh digunakan untuk menyembuhkan sekaligus merawat kesehatan sendi. Produk ini cocok dikonsumsi oleh Anda yang sering mengalami kaku dan nyeri persendian. Cukup konsumsi 3 kali per hari masing-masing 1 kaplet, obat penghilang rasa sakit ini akan meningkatkan kemampuan dan ketahanan tulang terhadap tekanan.

Komposisi vital di dalam Joint Max antara lain glucosamine dan chondroitin sulfat. Glucosamine yang berasal dari cangkang kerang, tulang hewan, sumsum tulang, dan jamur bertindak mendorong produksi proteoglikan serta memaksimalkan penyerapan sulfur di tulang rawan artikular. Lalu, chondroitin sulfat-nya akan mengembalikan kealamian tulang supaya lebih kuat menahan tekanan.

Fungsi Meredakan nyeri pada sendi
Kandungan utama Chondroitin sulfat, Glukosamine, Methyl sulfonil methan, Vitamin C, Vitamin E, Zinc, Mangan sulfat, Magnesium gliserofosfat
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp42.500 per strip
Isi 6 butir

7. Cataflam Tablet

Cataflam Tablet

Kurangi sakit gigi yang muncul akibat adanya lubang dan pembengkakan gusi

Meskipun kecil, lubang pada gigi mendorong kemunculan infeksi bakteri yang berujung pada abses di gusi sekitar gigi berlubang sehingga timbullah rasa sakit yang menyiksa. Gigi sensitif, tumbuh gigi bungsu, atau penyakit gusi menjadi penyebab lain sakit gigi.

Menjadikan Cataflam Tablet obat penghilang rasa sakit gigi merupakan langkah yang perlu Anda pertimbangkan. Efek analgesik kalium diklofenak pada obat ini cukup ampuh dan cepat meredakan rasa sakit. Sekali minum, komposisi tersebut akan bekerja menghilangkan sakit selang waktu 10 – 30 menit. Karena tergolong obat keras, sebaiknya Anda berhati-hati, atau mintalah saran dokter sebelum mengambilnya.

Fungsi Meredakan nyeri dan kaku otot, nyeri punggung, osteoarthritis, rematik, sakit gigi, asam urat, dan nyeri haid
Kandungan utama Kalium diklofenak
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp7.555 per blister
Isi 10 butir

8. Paramex Nyeri Otot

Paramex Nyeri Otot 1

Mengantongi tiga peran dalam satu kali kerja

Setiap kaplet obat ini tercantum parasetamol 350 mg dan ibuprofen 200 mg. Berperan analgesik, Paramex Nyeri Otot sangat membantu mengatasi keluhan nyeri yang dialami penderita nyeri otot. Apabila Anda membutuhkan obat nyeri otot yang bekerja cepat, andalkanlah obat produksi Konimex ini.

Di samping bekerja dengan efek analgesik, obat ini juga bersifat antipiretik (pereda demam) dan anti-inflamasi (pereda radang). Dianjurkan memakai 3 – 4 kali sehari 1 tablet setiap kali minum, sesudah atau sebelum makan sesuai aturan tertera. Obat ini tidak direkomendasikan bagi wnita hamil atau ibu menyusui.

Fungsi Meredakan nyeri otot, nyeri sendi dan pegal linu
Kandungan utama Paracetamol, Ibuprofen
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp2.200 per strip
Isi 4 butir

9. Pamol Sirup

Pamol Sirup

Membuat anak tidak keberatan saat harus minum obat

Selama mematuhi aturan penggunaan, Pamol Sirup aman dikonsumsi oleh anak mulai usia 1 tahun. Pada sediaan sirop ini, Pamol mempermudah pengguna dalam ‘memakan’ obat. Anak-anak yang biasanya susah bila diberikan obat tablet akan antusias jika diberikan obat ini.

Pamol Sirup mengandalkan parasetamol sebagai bahan baku utama untuk memperlambat produksi zat pemicu rasa sakit pada tubuh yaitu prostaglandin. Obat penghilang rasa sakit ini tidak bertindak mengobati penyebab terjadinya sakit, melainkan hanya meringankan nyeri atau sakit, serta menurunkan sakit kepala akibat demam yang dialami anak.

Fungsi Meredakan sakit kepala, sakit gigi setelah pencabutan, nyeri otot, dan menurunkan demam setelah imunisasi
Kandungan utama Paracetamol
Bentuk Sirop
Kisaran harga Rp34.273 per botol
Isi 60 ml

10. Bodrex Herbal Sakit Kepala

Bodrex Herbal Sakit Kepala

Tersusun dari 100% bahan herbal alami yang efektif mengatasi sakit kepala

Bodrex Herbal Sakit Kepala direkomendasikan untuk Anda yang mengutamakan komponen alami pada sebuah obat paten. Obat ini terbukti secara ilmiah optimal meredakan sakit kepala. Sifat analgesik yang dimiliki hadir berkat willow bark extract, feverfew extract, dan guarana extract yang tersedia dalam ingredients-nya.

Bilamana Anda mengutamakan produk berlabel halal, Bodrex Herbal Sakit Kepala sudah melalui proses uji halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI). Poin plus lain yang mungkin Anda suka dari obat penghilang rasa sakit ini adalah tidak menyebabkan kantuk.

Fungsi Meredakan sakit kepala
Kandungan utama Tanacetum parthenium (Feverfew extract), Salix alba Cortex (Willow Bark extract), Paulllina cupana fructus (Guarana extract)
Bentuk Kaplet
Kisaran harga Rp9.300 per strip
Isi 8 butir

Alternatif Lain apabila Obat Penghilang Rasa Sakit Tidak Mempan

Alternatif Lain Apabila Obat Penghilang Rasa Sakit Tidak Mempan

Sudah meminum obat nyeri namun tidak mempan mengatasi rasa sakit yang Anda alami? Sebelum mencari solusi di jalur lain, waspadalah terhadap kondisi penyakit kronis yang kemunculan gejalanya terus-menerus, sehingga memerlukan obat pereda nyeri khusus untuk menyembuhkan keberlangsungan kondisi tersebtu.

Namun, untuk nyeri akut yang muncul tiba-tiba dan memerlukan waktu cukup singkat pengobatannya, Anda bisa menjadikan obat-obatan herbal atau topikal sebagai solusi alternatif. Obat dan suplemen herbal cukup membantu, tetapi pilihlah yang telah dibuktikan secara klinis mampu mengurangi rasa nyeri, agar mengoptimalkan obat nyeri untuk melawan rasa sakit.

  • Obat Herbal. Bahan alami semisal jahe dan kunyit terbukti sanggup meringankan gejala peradangan. Jika Anda berpikiran meminum obat atau suplemen herbal sebagai perawatan tambahan, diskusikan rencana Anda pada dokter untuk mengetahui keterkaitan antara obat penghilang rasa sakit yang Anda konsumsi dengan obat herbal tambahan ini.
  • Obat Topikal. Bagi Anda yang mengalami nyeri di bagian otot atau sendi, penggunaan obat-obatan topikal (dioles atau ditempel) bisa pula dijadikan alternatif. Pengobatan topikal hanya diaplikasikan di bagian tubuh yang sakit saja, baik itu untuk sediaan krim, salep, gel, koyo, plester, dan sebagainya.

Selain dua alternatif tersebut, masih tersedia opsi lain, yaitu melakukan akupunktur dan akupresur. Akupuntur dianggap mampu mengurangi rasa nyeri dan sakit yang dirasakan, sementara akupresur memanfaatkan stimulasi tekanan yang diberikan ke area tubuh yang bermasalah. Untuk kedua alternatif terakhir ini masih banyak diperdebatkan apakah pseudoscience atau tidak, sehingga Anda sebaiknya menanyakan kepastiannya terlebih dahulu pada ahli yang terkait.

Kesimpulan

Well, demikianlah pilihan obat penghilang rasa sakit yang kami rekomendasikan untuk mengatasi berbagai bentuk nyeri Anda. Selain memilih produk terbaik berdasarkan merek terpercaya, cara kerja, dan harganya, upayakan pula agar obat pilihan Anda mampu meredakan rasa sakit sesuai gejala atau penyebabnya.

Produk obat penghilang rasa sakit di atas tidak susah dibeli di apotik atau bahkan warung-warung kecil dan minimarket. Dari kesepuluh merek tersebut, manakah yang hendak Anda beli dan gunakan? Konsumsilah obat sesuai dosis dan anjuran pakainya, ya, agar menghindarkan efek samping yang mungkin muncul. Semoga lekas sembuh!

(Visited 4.860 times, 1 visits today)